Back Anda disini: Home

Artikel

Selewengkan Bangub, Sanksi Pidana Menunggu

PAGARALAM –Tahap demi tahap penggelontoran bantuan keuangan kelurahan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, atau bantuan gubernur (Bangub) senilai Rp.100 juta setiap kelurahan mulai berjalan.

Seperti Kamis (27/2) bertempat di Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan (BPMK) Kota Pagaralam, para lurah dan camat mengikuti sosialisasi penelitian terkait rencana yang ditampung dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan (DURK).

Kepala BPMK Kota Pagaralam Drs. Syamsul Bahri Burlian, didampingi Kabid Pemerintahan Kelurahan Mirhanul Karim mengatakan, saat ini proses untuk pencairan bantuan keuangan dari Pemprov Sumsel bertahap dilakukan. “Hari ini Kamis (27/2) kita teliti semua rencana usulan kegiatan untuk penggunaan bantuan selama setahun. Diantaranya untuk kegiatan ekonomi produktif, karang taruna dan PKK,” ujar Syamsul.

Ditambahkannya, bantuan ini jangan sampai disimpangkan atau  diselewengkan karena sanksi pidana menunggu. Selain itu penggunaannya jangan menyalahi serta harus mengacu pada teknis aturan yang ada. Untuk itu perlu adanya pengawasan, tidak hanya dari BPMK juga monitoring dari pihak kelurahan dan kecamatan.

Bantuan ini katanya, tidak dipergunakan untuk pembelian seragam, baik itu untuk PKK atau LMPK. Pun untuk ekonomi produktif, ditujukan untuk kegiatan yang bisa menghasilkan. Dengan kata lain yang benar-benar memberikan kontribusi pendapatan, sehingga bantuan ini bisa dikembangkan untuk usaha guna kepentingan kelompok.

“Yang jelas, untuk belanja kegiatan harus sesuai dengan rencana yang sudah ditampung dalam DURK. Tidak boleh di luar rencana. Jika dilakukan di luar rencana, merupakan pelanggaran,” ucapnya. Mengenai pencairannya,
jika tidak ada halangan sekitar Juni mendatang. “Nantinya akan dilakukan
penandatanganan rencana kegiatan oleh Walikota Pagaralam, selanjutnya akan kita serahkan ke Biro Pemerintahan Pemprov Sumsel,” terangnya.

Yang jelas, pencairan bantuan ini langsung ke rekening kelurahan, dengan penggunaan dananya berdasarkan per item kegiatan. “Kita harapkan, nantinya penggunaan bantuan keuangan kelurahan ini benar-benar dimanfaatkan sebagaimana mestinya, pada akhirnya dinikmati masyarakat di kelurahan masing-masing,” pungkasnya. (ald)