Jum10242014

Last update01:24:17 AM

Back Anda disini: Home

Artikel

Selalu Optimistis, Suka Gaya Bendol

PALEMBANG – Musim lalu, Alan Martha gagal bersinar. Sepanjang kompetisi Indonesia Super League (ISL), gelandang kidal itu hanya bisa tampil lima kali, itu pun dari bangku cadangan.

Meski demikian, tidak membuatnya berkecil hati.Mantan pemain Sriwijaya FC U-21 ini tetap optimistis menatap musim depan sekalipun Sriwijaya FC bakal diarsiteki pelatih anyar, Benny Dollo.  “Harus selalu optimis, selalu berusaha tunjukkan yang terbaik, baik itu latihan maupun pertandingan,” ujarnya, kemarin.
    Pemain asal Sumatera Barat ini menyambut baik kedatangan Bendol, sapaan akrab Benny Dollo, sebagai suksesor Subangkit. “Bendol pelatih yang keras dan tegas, itu juga kan demi mendongkrak kedisiplinan para pemain. Saya rasa itu baik,” lanjut pemilik jersey 11 ini.
    Striker berpostur 157 cm itu dipastikan tetap ber-jersey Laskar Wong Kito. “Ya, musim depan masih di Sriwijaya, karena saya juga masih ada kontrak selama dua musim lagi,” bebernya.
    Hanya informasi, bakat Alan sudah terlihat sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Sampai sekolah menengah pertama (SMP), dirinya dimasukkan oleh orang tuanya ke Sekolah Sepak Bola (SSB) Pauh, Pariaman (2006).  Ketika kelas 2 SMP, dia sudah masuk skuat Persepar Padang Pariaman dan membantu membawa timnya meraih peringkat tiga.
    Setelah itu, Alan mulai diperhitungkan dan masuk skuat tim Sumbar pada Piala Suratin (2006) di Bengkulu. Ketika itu, Alan membawa Sumbar sampai ke semifinal dan menjadi pencetak gol terbanyak atau top scorer dengan torehan 10 gol. Penampilan yang gemilang di usia belia membawa Alan menjadi bagian dari 25 pemain muda SAD Indonesia yang disekolahkan ke Uruguay.
    Ketika di Uruguay, Alan sempat tiga kali membela Timnas Indonesia, (U-16, U-17, dan U-19). Pengalaman pertama di Timnas U-16 adalah saat Pra-Piala AFF 2007. Ketika itu, Alan membawa Garuda Muda keluar sebagai runner up setelah bermain melawan Jepang, Vietnam, Hongkong, dan Kamboja. Setelah selesai berlatih di Uruguay, 2010, Alan pulang ke Indonesia dan memperkuat Persija. Lalu pada musim 2012, huni skuat Sriwijaya FC U-21.  (cj11/ion/ce4)