>> Home Home Arsip BERITA UTAMA Mobil Ringsek Diamuk Massa
Kekurangan 136.049 Rumah
PALEMBANG – Angka kekurangan rumah (backlog) hingga 2018 diperkirakan Dinas ...Readmore
Kelilingi Bukit Siguntang
PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Waisak 2557 BE, ribuan umat Buddha men...Readmore
Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013
PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrima FN akhirnya terpilih se...Readmore
Konser Musik, Bertabur Artis
PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pemkot menyiapkan berbagai&...Readmore
Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M
JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin akhirnya ...Readmore
  • Kekurangan 136.049 Rumah

    PALEMBANG – Angka kekurangan rumah (backlog) hingga...

  • Kelilingi Bukit Siguntang

    PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Waisak 2557 B...

  • Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013

    PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrim...

  • Konser Musik, Bertabur Artis

    PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pe...

  • Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M

    JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Mobil Ringsek Diamuk Massa

Banyuasin – Nahas nasib yang dialami Briptu Iwan, anggota Direktorat Sabhara Polda Sumsel, mobil Daihatsu Xenia yang dikendarainya bersama temannya Ali (warga sipil), menjadi bulan-bulanan amuk massa. Beruntung kedua korban, berhasil menyelamatkan diri. Informasinya, mobil
tersebut merupakan mobil dinas salah seorang pejabat dilingkungan Pemkab Banyuasin.
Kejadiannya, Briptu Iwan bersama Ali diajak Rusli (Mantan Kades Merante Kecamatan Suak Tapeh) menghadiri acara resepsi pernikahan, dirumah milik Rahman, warga Desa Merante Kecamatan Suak Tapeh yang digelar Minggu (10/6) malam.
Entah apa penyebabnya, Iwan terlibat keributan kecil dengan An dan Aw (Keduanya warga Desa Suak Tapeh). Diduga masih menyimpan dendam, An dan Aw bersama rekan mereka lainnya berencana mencegat Iwan usai acara hiburan malam selesai Senin (11/6) pukul 00.30 Wib.
Niat jahat ini ternyata bukan sekedar omong kosong, saat korban meninggalkan lokasi hajatan, beberapa pemuda langsung membuntuti menggunakan sepeda motor. “ Aku cuma mendengar, kejar. “ kata salah seorang warga Desa Merante meminta namanya tidak dikorankan.
Aksi kejar – kejaran berhenti di Desa Tanjung Laut Kecamatan Suak Tapeh, kedua korban berhamburan keluar dari rumah sembari berteriak minta tolong, sementara mobil dinas plat merah yang mereka kendarai langsung menjadi bulan-bulanan massa.
Kaca mobil bagian depan, tengah dan belakang hancur berantakan, dua ban mobil bagian depan lepas. Pelaku juga diduga akan membakar mobil tersebut. Pasalnya dijok mobil bagian tengah terlihat bekas terbakar.
Sekdes Tanjung Laut, Herman mengaku tidak tahu pasti penyebab amuk massa ini. Menurutnya, lokasi kejadian memang di Desa Tanjung Laut, namun akar permasalahannya di Desa Merante.
“ Kejadiannya depan rumah aku nian, tapi aku tidak tahu apa penyebabnya. Malam itu, yang kedengaran cuma teriakan minta tolong. Pas aku keluar, warga sudah rame, kami diminta jangan mendekat ke mobil, lalu oleh massa mobil dipukul hingga hancur seperti ini. “ tuturnya.
Hal senada diungkapkan Rahman (pemilik hajatan). Menurutnya, acara pernikahan anaknya memang dilakukan siang malam dan sudah mendapatkan izin keramaian. “ Untuk menambah pengamanan, kami minta bantuan tiga orang anggota TNI. “ jelasnya.
Soal keributan antara Iwan dan warga Desa Merante, Rahman mengaku tidak tahu. “ Kalau tempat kami aman – aman bae dan tidak ada masalah, tapi sekitar tiga Km dari sini, tepatnya di Desa Tanjung Laut memang ada keributan, katanya awalnya dari sini (lokasi hajatan). Tapi aku tidak tahu masalah sebenarnya. “ beber  Rahman.
Kapolres Banyuasin AKBP Agus Setiyawan Sik didampingi Kapolsek Betung AKP Ali Rojikin dan Kasat Reskrim AKP Suhardiman membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Banyuasin. “ Karena dia anggota, korban juga diperiksa oleh piket Propam. “ katanya.
Soal pelaku, dikatakan Kapolres, pihaknya sudah mengantongi beberapa nama pelaku pengrusakan. “ Kita masih melakukan pengembangan, anggota juga masih melakukan pengejaran dilapangan. “ tukasnya. (Ayi)



Add this to your website
 

--------------------------------------------------

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailGoyang Gergaji Mantan Klub
23 Feb 2013

PALEMBANG - Gelandang sayap Sriwijaya FC M Fahrudin akan kembali bersua menghadapi Arema Cronous, mantan klub yang membesarkan namanya. Pada laga Minggu (24/2), Fahrudin mengaku kalau dirinya ingin [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078