Back Anda disini: Home

Artikel

Tentara di Australia Kecewa dengan Gaji Mereka

Ribuan Tentara Nasional Australia menyatakan ketidakpuasannya soal tawaran gaji, yang diajukan dengan Pemerintah Federal.
 
Tribunal Remunasi Angkatan Bersenjata Australia (DFRT) akan mempertimbangkan kesepakatan soal kenaikan gaji sebesar 1,5 persen per tahun. Tawaran ini akan berlaku selama tiga tahun ke depan. Mereka juga mempertimbangkan soal tawaran cuti. 
 
David Jamison dari Asosiasi Kesejahteraan Angkatan Bersenjata Australia (DFWA) mengatakan tawaran kenaikan gaji tersebut berada di bawah inflasi. Mereka menilai para pasukan akan mengalami kerugian.
 
Jamison mengatakan ribuan anggota tentara telah menentang tawaran tersebut.
 
"Pemerintah telah melakukan 'pemerasan', pada saat yang sama semakin banyak yang dikirim ke negara lain untuk berperang," ujar David.