>> Home Sumatera Ekspres OKU Timur Raih Tiga Penghargaan
Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya
INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas timur, Palembang-Prabumul...Readmore
Kurang Sebulan, Catat 150 SPK
BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon baik dari publik Tanah Air....Readmore
Pembagian Buku Manasik Tertunda
PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji dan umrah kiriman Kementeri...Readmore
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
Demo BBM Meluas
SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (...Readmore
  • Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya

    INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas ...

  • Kurang Sebulan, Catat 150 SPK

    BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon ba...

  • Pembagian Buku Manasik Tertunda

    PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji da...

  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

  • Demo BBM Meluas

    SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan h...

NEWS UPDATE

Stop
Play
OKU Timur Raih Tiga Penghargaan

MARTAPURA - Kabupaten OKU Timur berhasil menyandingkan tiga penghargaan sekaligus, Piala Adipura, Adiwiyata, dan Penghargaan Terminal Terbaik Nasional Ke-3 untuk kabupaten/kota se-Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, besok (5/6), bersamaan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Bupati OKU Timur, H Herman Deru SH MM, mengungkapkan rasa syukur atas diterimanya tiga penghargaan dari pemerintah pusat tersebut. Dengan begitu, kabupaten hasil pemekaran ini mampu bersaing di tingkat nasional. “Keberhasilan kita semua, baik masyarakat, pemerintah, legislatif, dan semua elemen lain,” ujar pria yang dipastikan bakal maju pada Pemilihan Gubernur Sumsel 2013 mendatang.
Untuk Piala Adipura sendiri, merupakan satu-satunya kabupaten pemekaran di Sumsel yang mendapatkannya. Bahkan, empat kali berturut-turut. Ini menjadi sejarah penting Kabupaten OKU Timur untuk terus berkarya dan mendharmabaktikan diri kepada daerah. “Masyarakat kita punya semangat besar dan etos kerja yang luar biasa. Ini yang patut dibanggakan.”
Bentuk keberhasilan dalam meraih kembali Piala Adipura ini tertuang dalam surat Kementerian Lingkungan Hidup RI Nomor B.5665/Dep.IV/LH/PDAL/06/2012. Untuk Piala Adiwiyata yang diraih SDN 20 Martapura berdasarkan surat Nomor B.5643/Dep.VI/LH/PPM/08/2012. Sementara itu, Penghargaan Terminal Terbaik Ke-3 Tingkat Nasional untuk kabupaten/kota se-Indonesia tertuang dalam surat Nomor B.5666/Z/IV/LH/PDAL/06/2012.
Masih kata Herman Deru, untuk mendapatkan predikat kota terbersih secara nasional, tentunya tak mudah. Bahkan, setiap tahun persaingan dengan daerah lain kian ketat. Tetapi kabupaten ini optimis dengan dibuktikan kerja nyata dan terus berbuat dalam hal peduli lingkungan. “Kita targetkan mendapat Piala Adipura Kencana. Dan ini dapat kita raih dengan peran serta semua pihak,” katanya.
Sementara, Kepala Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kabupaten OKU Timur, Nursiwan Amin SH MHum, menambahkan, dalam sistem penilaian ketiga penghargaan ini, tak lagi memakai titik pantau. Tim Adipura melakukan penilaian secara acak, dengan memantau zona perkantoran, sekolah, jalan, sungai, TPA, pasar, terminal, stasiun, rumah sakit, pengomposan hingga biofori.
Pada tahun ini, ada inovasi baru Melalui Gerakan Wanita Menanam, gotong royong kemudian Program Jumpa Bersama (Jumat Pagi, Bersihkan Sampah dan Alirkan Air). Selanjutnya, komitmen dalam menjaga keseimbangan lingkungan dengan mengedepankan penghijauan serta mempertahankan resapan air. “Pastinya mempertahankan lebih sulit untuk mendapatkan,” ucap Nursiwan.
Tentunya, masyarakat juga memberikan apresiasi besar kepada SD Negeri 20 Martapura yang berhasil meraih Piala Adiwiyata tingkat nasional. Apalagi, piala ini cermin kepedulian komponen sekolah dalam menjaga lingkungan yang bersih, sehat dan indah. Mengedepankan pendidikan karakter dan peduli lingkungan sejak dini dengan berbudaya.
Berikutnya, kata dia, keberhasilan Terminal Kotabaru Martapura yang menduduki urutan ke-3 kategori Terminal Terbaik Nasional untuk kabupaten/kota se-Indonesia. Sebagai bagian dari titik pantau Adipura, tentunya telah membuktikan keberhasilannya. Bahkan, bersaing dengan terminal yang ada di Indonesia. Dimana, Terminal Kotabaru Martapura sejak 2009 sudah masuk dalam titik pantau Adipura. Terminal ini mampu menjaga kebersihan, penghijauan, keindahan dan pengelolaan terbaik lingkungan. Selain itu, terdapat sistem pengomposan, bifori, penyediaan tempat sampah organik dan anorganik hingga tempat uji emisi kendaraan. “Yang menjadi kebanggaan kita juga adalah tetap menjaga kebersihan Sungai Komering yang hingga kini aman dikonsumsi,” katanya. (asa/ce1)



Add this to your website
 

ALL SPORT

article thumbnailPercepat Jalur Juara
23 Feb 2013

LONDON - Manchester United akan bertandang ke markas Queens Park Ranger dalam lanjutan Premier League yang akan dilangsungkan Sabtu (23/2). Pertandingan yang rencananya disiarkan Global TV mulai pu [ ... ]


Berita lain

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailKim-Vali Masih Tanda Tanya
23 May 2013

JAKARTA - Besok (24/5), Persiwa Wamena menjamu Sriwijaya FC di Stadion Pendidikan, Wamena. Namun, tim berjuluk Badai Pegunungan itu masih pusing menyiapkan komposisi terbaik untuk menjamu juara ber [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078