>> Home Metropolis Kecamatan PKL Bawah Ampera Dibiarkan
Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya
INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas timur, Palembang-Prabumul...Readmore
Kurang Sebulan, Catat 150 SPK
BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon baik dari publik Tanah Air....Readmore
Pembagian Buku Manasik Tertunda
PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji dan umrah kiriman Kementeri...Readmore
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
Demo BBM Meluas
SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (...Readmore
  • Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya

    INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas ...

  • Kurang Sebulan, Catat 150 SPK

    BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon ba...

  • Pembagian Buku Manasik Tertunda

    PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji da...

  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

  • Demo BBM Meluas

    SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan h...

NEWS UPDATE

Stop
Play
PKL Bawah Ampera Dibiarkan

KH AZHARI – Beralasan masih menunggu selesainya renovasi Pasar 10 Ulu, pihak Kecamatan Seberang Ulu (SU) I membiarkan pedagang kaki lima (PKL) berjualan di bawah Jembatan Ampera di kawasan 7 Ulu. “Untuk sementara, belum kami relokasi, karena masih menunggu selesainya pembangunan Pasar 10 Ulu,” ujar Camat SU I, HM Thabrani Rizki, kemarin. Namun pihaknya berjanji, setelah renovasi Pasar 10 Ulu selesai, maka kawasan tersebut akan dibersihkan dari PKL.
Pasalnya, kawasan eks Pasar 7 Ulu tersebut bakal dijadikan taman kota. Saat ini, pembangunannya masih terus dikerjakan. ”Nanti taman itu berfungsi sebagai tempat bersantai dan ruang udara terbuka bagi warga sekitar,” ungkapnya seraya mengatakan, keberadaan taman tersebut diharapkan akan membuat kawasan di bawah Jembatan Ampera di wilayah Seberang Ulu semakin asri dan enak dipandang.
Amir, salah seorang PKL, mengatakan, apabila penertiban benar-benar dilakukan, ia berharap, lokasi pemindahan di Pasar 10 Ulu, para PKL tidak menumpuk. Pasalnya, saat ini sudah banyak pedagang lain yang berjualan di Pasar 10 Ulu.
“Kami harap, pemerintah bisa mengatur keberadaan para PKL dengan baik karena kami hanya memanfaatkan lahan yang kosong yang berada di bawah jembatan untuk berjualan,” terangnya. (roz/ce4)



Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078