>> Home Gelora Sriwijaya All Sport Kabut Tebal, 16 Pesawat Delay
Tangkal Badai Pegunungan
PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke markas Persiwa Wamena di...Readmore
Jual 15 Unit per Bulan
PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- Main Dealer Honda Palemban...Readmore
Putusan Sesuai Perintah MK
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang segera mengeluarkan surat kepu...Readmore
Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi
PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahun  bulan 4, yang bebas t...Readmore
Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga
Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung di bawah tiap tenda tida...Readmore
  • Tangkal Badai Pegunungan

    PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke...

  • Jual 15 Unit per Bulan

    PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- M...

  • Putusan Sesuai Perintah MK

    PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang seger...

  • Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi

    PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahu...

  • Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga

    Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Kabut Tebal, 16 Pesawat Delay

PALEMBANG - Cuaca benar-benar tak menentu. Setelah diguyur hujan deras berjam-jam, kemarin pagi giliran kabut tebal menyelimuti metropolis. Akibat kabut radiasi atau kabut embun itu, sedikitnya 16 maskapai penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II delay parah, bahkan ada yang ditunda terbang hingga tiga jam.
Pesawat yang mengalami penundaan keberangkatan itu, antara lain Garuda Indonesia GA 111 rute Palembang-Jakarta. Seharusnya terbang pukul 06.00 ditunda hingga 08.35. Pesawat lain, Lion Air JT 331 rute Palembang-Jakarta dijadwalkan mengudara pukul 06.00 menjadi 08.26, Sriwijaya Air SJ 081 rute Palembang-Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 06.00 baru bisa terbang 08.16, dan Wings Air WI 1297 rute Palembang-Batam pukul 07.00 baru bisa berangkat pukul 08.45.
Delay juga dialami Lion Air JT 1341, Garuda Indonesia GA 113, dan Sriwijaya Air SJ 880 rute Palembang-Pangkal Pinang. Garuda Indonesia GA 111 rute Palembang-Jakarta 09.40 berangkat 11.48, Pesawat Merpati tujuan Lampung M2 3968 09.05 09.34 dan pesawat Silk Air MI 161 dijadwalkan berangkat ke Singapura pukul 08.25 take off pukul 11.09.
Selain itu, kabut radiasi juga mengganggu enam jadwal kedatangan pesawat ke Bandara Internasional SMB II. Yaitu, pesawat Garuda GA 110 yang dijadwalkan mendarat pukul 06.55 menjadi pukul 09.30, pesawat Lion Air JT 134 pukul 06.25 menjadi 09.10, kemudian pesawat Sriwijaya Air SJ 082 dijadwalkan tiba pukul 07.50 menjadi 09.30.
Menyusul pesawat GA 112 seharusnya tiba pukul 08.55 menjadi pukul 11.26, Lion Air JT 330 yang seharusnya datang pukul 10.05 jadi tiba pukul 10.38, dan Silk Air MI 162 dari Singapura seharusnya tiba pukul 08.35 namun baru landing pukul 10.21 WIB.
“Semua maskapai yang datang dan pergi pagi hari ini (kemarin pagi, red) mengalami penundaan terbang (delay), ini akibat kabut embun yang menutupi jarak pandang (visibility) sampai 50 meter,” kata sumber koran ini di terminal inspeksi sistem Bandara Internasional SMB II, kepada koran ini, kemarin.
Sementara itu, di ruang tunggu kedatangan tampak para penjemput gelisah karena cukup lama menunggu. Misalnya, mereka menanti kedatangan kerabatnya yang naik pesawat Silk Air MI 162 dari Singapura. Dijadwalkan tiba pukul 08.35, namun hingga pukul 09.30 belum juga ada kepastian datang.
"Pesawat dari Singapura belum juga datang ya, Dek. Belum ada kepastian kapan tibanya?" tanya Iren kepada petugas di Information Center Bandara Internasional SMB II. Dia tampak gelisah sambil melirik jam hingga beberapa kali.
Terpisah, Arif Triono ST, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II SMB II Palembang, mengatakan, pilot tidak berani menerbangkan pesawatnya karena kabut tebal menyelimuti area Bandara Internasional SMB II dan sekitarnya. Kabut ini memang agak berbeda dari hari-hari sebelumnya. Kabut tebal sudah terjadi sejak Subuh. Pelan-pelan baru bisa berkurang setelah terkena sinar matahari pukul 07.30. Itu pun belum bisa langsung menerbangkan pesawat.
Kejadian seperti ini masih berpotensi terjadi beberapa hari ke depan, mengingat cuaca masih berubah-ubah. Fenomena ini harus diwaspadai. Setelah hujan deras disertai angin kencang, muncul embun tebal di pagi hari. Siangnya malah panas terik yang menyengat.
“(Kabut sangat tebal, red) ini akibat hujan deras seharian yang mengguyur Palembang Jum’at (1/6), sehingga pada Sabtu pagi terjadi pendinginan dan menguap menjadi kabut. Peristiwa seperti ini terjadi terakhir pada bulan April lalu,” kata Arif.
Akibat kabut ini, jarak pandang di jalanan Kota Palembang hanya 10 meter. Di bandara sendiri, pilot hanya mampu menembus kabut dengan jarak pandang hanya 50 meter. Pasti hal ini membuat beberapa maskapai penerbangan menunda keberangkatannya. “Berdasarkan visibility horisontal jarak pandang untuk take off dan landing minimal 1.000 meter,” pungkasnya. (cj9/ce1)


Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078