>> Home Metropolis Kabut Tebal, 16 Pesawat Delay
Cemas Omzet Turun
PALEMBANG – Kebijakan pemerintah pusat menggratiskan biaya obat-obatan, khus...Readmore
Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya
INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas timur, Palembang-Prabumul...Readmore
Kurang Sebulan, Catat 150 SPK
BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon baik dari publik Tanah Air....Readmore
Pembagian Buku Manasik Tertunda
PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji dan umrah kiriman Kementeri...Readmore
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
  • Cemas Omzet Turun

    PALEMBANG – Kebijakan pemerintah pusat menggratiska...

  • Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya

    INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas ...

  • Kurang Sebulan, Catat 150 SPK

    BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon ba...

  • Pembagian Buku Manasik Tertunda

    PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji da...

  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Kabut Tebal, 16 Pesawat Delay

PALEMBANG - Cuaca benar-benar tak menentu. Setelah diguyur hujan deras berjam-jam, kemarin pagi giliran kabut tebal menyelimuti metropolis. Akibat kabut radiasi atau kabut embun itu, sedikitnya 16 maskapai penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II delay parah, bahkan ada yang ditunda terbang hingga tiga jam.
Pesawat yang mengalami penundaan keberangkatan itu, antara lain Garuda Indonesia GA 111 rute Palembang-Jakarta. Seharusnya terbang pukul 06.00 ditunda hingga 08.35. Pesawat lain, Lion Air JT 331 rute Palembang-Jakarta dijadwalkan mengudara pukul 06.00 menjadi 08.26, Sriwijaya Air SJ 081 rute Palembang-Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 06.00 baru bisa terbang 08.16, dan Wings Air WI 1297 rute Palembang-Batam pukul 07.00 baru bisa berangkat pukul 08.45.
Delay juga dialami Lion Air JT 1341, Garuda Indonesia GA 113, dan Sriwijaya Air SJ 880 rute Palembang-Pangkal Pinang. Garuda Indonesia GA 111 rute Palembang-Jakarta 09.40 berangkat 11.48, Pesawat Merpati tujuan Lampung M2 3968 09.05 09.34 dan pesawat Silk Air MI 161 dijadwalkan berangkat ke Singapura pukul 08.25 take off pukul 11.09.
Selain itu, kabut radiasi juga mengganggu enam jadwal kedatangan pesawat ke Bandara Internasional SMB II. Yaitu, pesawat Garuda GA 110 yang dijadwalkan mendarat pukul 06.55 menjadi pukul 09.30, pesawat Lion Air JT 134 pukul 06.25 menjadi 09.10, kemudian pesawat Sriwijaya Air SJ 082 dijadwalkan tiba pukul 07.50 menjadi 09.30.
Menyusul pesawat GA 112 seharusnya tiba pukul 08.55 menjadi pukul 11.26, Lion Air JT 330 yang seharusnya datang pukul 10.05 jadi tiba pukul 10.38, dan Silk Air MI 162 dari Singapura seharusnya tiba pukul 08.35 namun baru landing pukul 10.21 WIB.
“Semua maskapai yang datang dan pergi pagi hari ini (kemarin pagi, red) mengalami penundaan terbang (delay), ini akibat kabut embun yang menutupi jarak pandang (visibility) sampai 50 meter,” kata sumber koran ini di terminal inspeksi sistem Bandara Internasional SMB II, kepada koran ini, kemarin.
Sementara itu, di ruang tunggu kedatangan tampak para penjemput gelisah karena cukup lama menunggu. Misalnya, mereka menanti kedatangan kerabatnya yang naik pesawat Silk Air MI 162 dari Singapura. Dijadwalkan tiba pukul 08.35, namun hingga pukul 09.30 belum juga ada kepastian datang.
"Pesawat dari Singapura belum juga datang ya, Dek. Belum ada kepastian kapan tibanya?" tanya Iren kepada petugas di Information Center Bandara Internasional SMB II. Dia tampak gelisah sambil melirik jam hingga beberapa kali.
Terpisah, Arif Triono ST, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II SMB II Palembang, mengatakan, pilot tidak berani menerbangkan pesawatnya karena kabut tebal menyelimuti area Bandara Internasional SMB II dan sekitarnya. Kabut ini memang agak berbeda dari hari-hari sebelumnya. Kabut tebal sudah terjadi sejak Subuh. Pelan-pelan baru bisa berkurang setelah terkena sinar matahari pukul 07.30. Itu pun belum bisa langsung menerbangkan pesawat.
Kejadian seperti ini masih berpotensi terjadi beberapa hari ke depan, mengingat cuaca masih berubah-ubah. Fenomena ini harus diwaspadai. Setelah hujan deras disertai angin kencang, muncul embun tebal di pagi hari. Siangnya malah panas terik yang menyengat.
“(Kabut sangat tebal, red) ini akibat hujan deras seharian yang mengguyur Palembang Jum’at (1/6), sehingga pada Sabtu pagi terjadi pendinginan dan menguap menjadi kabut. Peristiwa seperti ini terjadi terakhir pada bulan April lalu,” kata Arif.
Akibat kabut ini, jarak pandang di jalanan Kota Palembang hanya 10 meter. Di bandara sendiri, pilot hanya mampu menembus kabut dengan jarak pandang hanya 50 meter. Pasti hal ini membuat beberapa maskapai penerbangan menunda keberangkatannya. “Berdasarkan visibility horisontal jarak pandang untuk take off dan landing minimal 1.000 meter,” pungkasnya. (cj9/ce1)


Add this to your website
 

ALL SPORT

article thumbnailPercepat Jalur Juara
23 Feb 2013

LONDON - Manchester United akan bertandang ke markas Queens Park Ranger dalam lanjutan Premier League yang akan dilangsungkan Sabtu (23/2). Pertandingan yang rencananya disiarkan Global TV mulai pu [ ... ]


Berita lain

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailKim-Vali Masih Tanda Tanya
23 May 2013

JAKARTA - Besok (24/5), Persiwa Wamena menjamu Sriwijaya FC di Stadion Pendidikan, Wamena. Namun, tim berjuluk Badai Pegunungan itu masih pusing menyiapkan komposisi terbaik untuk menjamu juara ber [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078