>> Home Home Arsip SLIDE NEWS Massa Bakar Mobil Polisi
Tangkal Badai Pegunungan
PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke markas Persiwa Wamena di...Readmore
Jual 15 Unit per Bulan
PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- Main Dealer Honda Palemban...Readmore
Putusan Sesuai Perintah MK
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang segera mengeluarkan surat kepu...Readmore
Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi
PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahun  bulan 4, yang bebas t...Readmore
Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga
Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung di bawah tiap tenda tida...Readmore
  • Tangkal Badai Pegunungan

    PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke...

  • Jual 15 Unit per Bulan

    PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- M...

  • Putusan Sesuai Perintah MK

    PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang seger...

  • Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi

    PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahu...

  • Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga

    Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Massa Bakar Mobil Polisi

EMPAT LAWANG – Ratusan warga Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) ngamuk. Mereka membakar mobil APV hitam dengan nopol B 8241 GX milik anggota Polsek Paiker, Briptu AG (35). Oknum polisi itu, ditangkap warga Desa Air Mayan pukul 01.00 WIB dini hari, Selasa (22/5).
Lho apa pasal? Kuat dugaan tersangka Briptu AG menjadi penadah kambing hasil curian. Saat itu, 3 ekor kambing disembunyikan di belakang rumah warga. Nahasnya, perbuatan tersangka diketahui warga dan langsung menghakiminya.
Untungnya, aksi main hakim warga tak berlanjut. Tersangka diamankan Kades Air Mayan. "Kalu dak katek Pak Kades, mungkin tersangka sudah tewas, karena warga sudah sangat kesal,” ujar Bambang, warga Kecamatan Paiker.Tersangka kemudian diserahkan ke Polsek Paiker dan langsung diamankan ke Mapolres Lahat. Selasa (22/5), pukul 15.00 WIB, seluruh kades, Camat Paiker, pihak Polsek Paiker dan Polres Lahat melakukan pertemuan mencari solusi menyelesaikan masalah ini.Hanya, barangkali warga telanjur kesal, mereka tetap marah dan rapatpun tak membuahkan hasil. Warga mendatangi rumah kades dan mengeluarkan mobil oknum polisi tersebut dari garasi serta membuka paksa pintu mobil. Selanjutnya, mobil langsung mereka bakar.‘’Mungkin massa sudah geram, apalagi melihat banyak bulu kambing dalam mobil oknum polisi tersebut," kata Kepala Desa (Kades) Padang Gelai Ismail, kepada wartawan.Dikatakan Ismail, kekesalan warga dipicu karena seringkali melaporkan kasus pencurian kambing ke Polsek Paiker yang diduga dilakukan oknum anggota Polsek Paiker, namun tak ada tindak lanjutnya. “Makanya mereka kesal,” tukasnya.  Terpisah Kapolsek Pasemah Air Keruh Iptu Horas P membenarkan kejadian tersebut. ‘’Saat ini oknum AG sudah diamankan di Mapolres Lahat untuk melakukan pemeriksaan dan mungkin kasus ini dalam pengusutan lebih lanjut,” katanya. (irw/ce2)


Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078