Back Anda disini: Home

Artikel

Pencuri Motor Nyaris Tewas Dimassa

Tersangka Jon KenediMUSI RAWAS - Unit Reskrim Polsek Muara Kelingi berhasil meringkus dua orang yang diduga pelaku perampokan yang juga diketahui DPO dan residivis di tempat terpisah. Keduanya yakni Jon Kenedi (25), petani, warga RT 8, Kelurahan Talang Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Timur dan Feriyansyah (21), warga Desa Lubuk Rumbai, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Mura.


Tersangka Jon Kenedi diamankan setelah aksinya dengan dua orang pelaku lain yang kini buron kepergok ketika hendak membawa kabur motor hasil curian dari dalam garasi di samping rumah milik korbannya yakni Sarno (45), warga Dusun IV, Desa SP 3 Petran Jaya, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Mura, sekitar pukul 02.00 WIB. Bahkan tersangka Jon Kenedi nyaris tewas dihajar massa yang menangkapnya.   

Kapolres Mura, AKBP Nurhadi melalui Kapolsek Muara Kelingi, Iptu Dedi mengatakan modus pelaku yakni masuk ke garasi milik korban yang berada di samping rumah dengan cara merusak gembok dan mengambil sepeda motor korban Honda Beat warna merah BG 2778 GG menggunakan kunci T.  

"Korban tahu, pelaku sudah membawa sepeda motor. Korban dan warga langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku, pelaku pun terjatuh dari sepeda motor karena menabrak portal jalan yang memang sudah ditutup oleh warga," jelas Dedi.  

Kemudian, warga langsung menghakimi pelaku kemudian pelaku dan barang bukti sepeda motor serta pisau yang digunakan oleh pelaku diserahkan ke Polsek Muara Kelingi. Setelah menerima LP dari korban dan dilakukan pemeriksaan, diketahui juga tersangka Jon Kenedi merupakan DPO kasus curas pada 2013 lalu diwilayah hukum Polsek Muara Lakitan.   

"Tersangka Jon merupakan DPO kasus curas atau penodongan tahun 2013 di wilayah hukum Polsek Muara Lakitan. saat ini pihak Polsek Muara Lakitan melaksanakan BAP di Mapolsek Kelingi," jelasnya.

Sementara tersangka Feriyansyah (21), warga Desa Lubuk Rumbai, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten yang diketahui baru sebulan keluar dari LP Lubuklinggau, kembali berurusan dengan Polisi. Tersangka diamankan karena kedapatan membawa sajam yang diduga akan dipakai untuk melakukan aksi perampokan dijalan raya Desa Lubuk Rumbai, Senin (13/10) sekitar pukul 00.30 WIB.  

Dedi mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka bermula ketika anggotanya berpakaian preman tengah melakukan patroli dilokasi yang memang rawan tindak pencurian dengan kekerasan (Curas) tersebut. Lantaran curiga, polisi lalu melakukan pemeriksaan dan menggeledah tersangka.       

"Saat anggota memeriksa dan menggeledah, pelaku memiliki dan menyimpan sajam yang bukan hak dan profesinya sebagaimana Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12," kata Dedi. (wek)