Gali Aspirasi via Puisi

20 Mar 2017
106 kali dibaca

PUISI, 1 kata, 3 makna, dan 4 tujuan. Sebab, puisi mampu mengekspresikan beragam perasaan dalam satu arti. Karena itu, sajak ataupun puisi punya berbagai macam sejarah. Bahkan, banyak pergerakan pemuda pada zaman kemerdekaan sampai revolusi yang memanfaatkan puisi untuk menyuarakan aspirasi. Namun, puisi juga memiliki kekuatan menyebarkan kesenangan dan bukan sekadar untuk curhat

Ngomongin puisi, di Palembang sendiri punya komunitas puisi yang terkenal dan udah malang-melintang di dunia perpuisian. Mereka adalah Malam Puisi Palembang. Komunitas ini berdiri sejak 26 September 2013. Dengan konsep sederhana, membaca puisi dan musikalisasi menjadi jamuan yang paling sering. Dari awal berdiri hingga tahun 2015, para punggawa atau yang disebut team penggerak Malam Puisi Palembang ini terdiri dari 25 orang. Dengan bakat, kreatifitas, dan keinginan mereka lah Malam Puisi Palembang dapat terlaksana.

Memilih tempat umum seperti cafe, kedai kopi, dan taman sebagai kegiatan menjadi pilihan Malam Puisi Palembang agar masyarakat bisa menikmati dan berpartisipasi untuk karya-karya sastra yang ada di Indonesia. Komunitas ini memiliki agenda rutin setiap bulannya. Dengan menyediakan ruang bagi pecinta puisi untuk bisa berapresiasi untuk karya-karya puisinya sendiri atau puisi karya dari penyair-penyair yang sudah ada lebih dulu.

Malam Puisi Palembang juga rutin mengikuti dan memenuhi undangan-undangan dari sahabat komunitas lain untuk beberapa kegiatan sosial. Semoga dengan adanya ruang untuk pecinta puisi berapresiasi, puisi dan penyairnya akan selalu lahir dengan napas-napas baru. Malam Puisi ini adalah sebuah ruang untuk membaca puisi yang diadakan pertama kali pada bulan Maret 2013 di Kedai Kopi Kultur, di Bali.

Malam Puisi yang diadakan setiap sebulan sekali ini bertujuan untuk menyediakan ruang bagi pecinta puisi; baik itu pendengar, penulis, maupun pembaca puisi yang ingin menyuarakan karyanya di depan orang banyak. Selama 3 bulan pertama Malam Puisi di Bali berhasil menginspirasi rekan-rekan di daerah lain untuk mengadakan Malam Puisi di daerah mereka.

Hingga Bulan ke-enam, Malam Puisi telah diadakan di Bali, Jakarta, Surabaya (vakum), Jogjakarta, Palembang, Balikpapan, Medan, Purwokerto, Rantau Prapat, Bekasi, Bandung, Batam, dan Malang. Hingga kini antusiasme yang sangat besar, terlihat dari para pecinta sastra di seluruh Indonesia untuk mengadakan Malam Puisi di daerah mereka.

Kalau untuk anggota malam puisi ini sendiri memang mempunyai basic suka puisi, tapi ada juga yang baru menyukai puisi, "Beda hal nya dengan kelas puisi yang kalau kelas puisi mengkhusukan untuk belajar puisi, kalo disini ruang apresiasi siapa saja bisa bergabung," ungkap Arco Transept, koordinator Malam Puisi Pusat. Untuk saat ini sendiri jumlah komunitas Malam Puisi ini sekitar 32 kota di seluruh Indonesia.

Di era puisi yang sekarang udah banyak dilupakan oleh orang-orang, tetapi komunitas ini tetap melestarikan kecintaan mereka terhadap puisi, karena begitu cintanya mereka terhadap puisi ini sendiri akhirnya terbentuk komunitas Malam Puisi ini yang harapan kedepannya seluruh orang, bahkan Generasi Z bisa terus suka terhadap puisi. (sef/awd)

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Terkini

Suara Pembaca