PALEMBANG – Roadshow pemilihan guru favorit dan coaching clinic jurnalistik tingkat SMP se-Kota Palembang terus berlanjut. Memasuki hari ke-13, tim Sumatera Ekspres menyambangi SMPN 2 Palembang.

Event yang diusung Harian Pagi Sumatera Ekspres kerja sama Pemkot Palembang ini berlangsung meriah. Sebanyak 250 siswa antusias mengikuti acara yang berlangsung di aula kelas IX (1-4), Kamis (23/3).

Dalam sambutannya, Wakil Kepala SMPN 2, H Ahmad Sangkut, meminta siswa memilih guru favorit berdasarkan hati nurani. ‘’Kita menyambut baik adanya kegiatan pengenalan jurnalis ke para siswa. Tentunya hal ini diharapkan bisa mengembangkan minat menulis siswa," tutur Sangkut.

Sementara itu, Drs Hamsir, kasi kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang, meminta siswa memilih guru favorit secara profesional. ‘’Kriterianya guru menguasai pelajaran, cara penyampaian yang membuat betah siswa. Lalu, menguasai kemampuan pedagogik, memiliki kompetensi sosial, dan kepribadian. Empat kompetensi itulah yang harus dimiliki guru profesional,’’ ujarnya yang menambahkan, keterampilan anak menulis bisa menjadi sumber penghasilan.

Saat penyampaian coaching clinic jurnalis, peserta terlihat semangat. Rian Saputra, redaktur Sumatera Ekspres mengatakan, unsur membuat berita berpedoman pada 5H+1W. Lalu, para siswa diuji membuat 2-3 paragraf berita dari tema roadshow. Acara ini juga diisi pengenalan rubrikasi Zetizen dan ilmu grafologi.
Suasana kembali meriah saat dua siswi, Isabela dan Yoke, mendapat tantangan berbicara menggunakan bahasa Inggris di depan seluruh peserta. (cj11/ce4)

TEBING TINGGI - Desa Tanjung Ning Simpang, Kecamatan Saling, Empat Lawang mendadak heboh, Selasa (22/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Pasalnya ada seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya alias orang tak dikenal (OTD) masuk ke halaman SD Negeri 7 Saling.

Sontak sejumlah siswa SD berteriak histeris ketika melihat perempuan tersebut masuk ke halaman sekolah tanpa permisi dan berperilaku aneh. Warga sekitar juga heboh adanya kejadian itu dan perempuan tersebut langsung diamankan ke rumah Kepala Desa (Kades) Tanjung Ning Simpang.

Hal ini dilakukan warga bukan tanpa alasan, warga cemas karena beberapa minggu terakhir ini, masyarakat dibuat resah dengan adanya berita hoax tentang penculikan anak-anak di bawah umur.

Kades Tanjung Ning Simpangn, Umirtu mengatakan, warga menangkap seseorang perempuan yang dicurigai atau diduga hendak melakukan penculikan anak-anak di bawah umur di halaman SD Negeri 7 Saling. Banyak anak-anak yang berteriak dan perempuan itu langsung ditangkap warga.

"Tadi saya lagi di pasar, terus ada warga yang nelpon dia bilang ada orang yang ditangkap warga dan dibawa ke rumah Kades," kata Umirtu. (eno)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Rabu (22/3). 

Try out kadang jadi hal menyeramkan yang sering kali buat pusing. Mulai dari segi peraturan sampai sistemnya. Buat generasi Z jangan ikutan males ngikutin try out yah. Karena try out bakalan membuka pikiran kamu dalam mengerjakan soal ujian, khususnya kelas VI, IX, dan XII.

Meskipun kadang membosankan lantaran simulasi yang dilakukan berkelanjutan bahkan sering banget. Tapi, masih banyak lho, temen-temen kita yang menunggu kehadirannya. Seperti Shavira Azzahra, “Aku sangat senang kalo udah mendekati jadwal try out. Karena selain bisa menguji kemampuan kita, melalui try out juga kita bisa menyiapkan kepercayaan diri untuk menghadapi ujian yang sesungguhnya,” kata siswa SMA Negeri 15 Palembang tersebut.

Soal try out yang menyerupai soal ujian yang sebenarnya mampu membuat siswa menyesuaikan diri dan belajar lebih giat lagi kalo hasil try out yang di dapatkan kurang maksimal. “Try out itu sangat membantu aku banget dalam mengukur materi yang udah aku pahami. Apalagi kalo hasil try out-nya kurang memuasakan, artinya aku harus belajar lebih untuk materi tersebut,” curhat

Yaps, sejak kurikulum 2013 banyak banget rangkaian bahasan soal, baik soal buat tugas keseharian di kelas sampai paket soal ujian yang bervariasi. Mulai dari 5 paket, 10 paket dan 20 paket. Nah, karena itulah pihak sekolah melakukan simulasi atau try out agar siswa lebih siap lagi dalam menghadapi ujian.

Contohnya SMA Negeri 3 Palembang yang sering ngadain try out pada saat menjelang UN. ”Sekolah kami sering mengadakan kegiatan try out baik itu menjelang Ujian Sekolah Berbasis Komputer (UNBK) maupun UN. Kegiatan semacam ini sudah dilaksanakan 3 kali dalam satu periode ini. Kami pun bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Ganesha Operation (GO), Erlangga, dan BTA 70 untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkap Rozali SPd, Wakil Kurikulum SMA Negeri 3 Palembang. (msa/fin)

 

BATURAJA-Beberapa pekan terakhir masyarakat dihebohkan dengan isu penculikan anak yang dilakukan orang tak dikenal di wilayah Baturaja. Melihat kondisi tersebut, aparat kepolisian turun ke sekolah-sekolah. Meminta agar para murid, guru, dan orang tua atau wali murid tidak perlu berlebihan.

"Namun, kami meminta kita semua tetap tetap waspada. Terutama terhadap orang-orang yang tak dikenal," kata Babinkamtibmas wilayah Kelurahan Sukajadi, Brigpol Ardian, saat menjadi pembina upacara di SDN 18 OKU, Senin pagi (20/3).

Terutama bagi para siswa. Jika ada orang tak dikenal mau mengajak pergi, sebaiknya dijauhi dan jangan diikuti. Sebab bisa membuat orang tuanya bingung mencarin jika anaknya tidak pulang tepat waktu.

Dia pun menegaskan, apa yang dihebohkan di media sosial terkait aksi penculikan semuanya tidak benar. Seperti isu penculikan di Kelurahan Air Gading, Sukajadi, dan beberapa lokasi lainnya di Baturaja.

"Kabar tersebut hoax yang disebarkan orang-orang tak bertanggung jawab. Untuk membuat resah para orang tua dan masyarakat Baturaja,” tambahnya seraya berpesan agar para siswa belajar sungguh-sungguh. (gsm)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Selasa (21/3). 

 

MUARA ENIM--Setelah diresmikannya Rumah Tahfidz Al Ikhlas di lingkungan madrasah beberapa waktu lalu, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Muara Enim kini menargetkan siswa-siswi yang ikut tahfidz hafal juz 30. Hal ini bukan berlebihan, karena tahfidz MIN 2 Muara Enim sudah lumayan banyak hafalan surat-surat di juz 30.

Kepala MIN 2 Muara Enim, Jumianah SAg mengatakan bahwa rumah tahfidz yang dijadikan sebagai wadah siswa siswi calon tahfidz Alquran untuk belajar dan menghafal lebih banyak lagi Alquran mempunyai target untuk bisa hafal juz 30. Oleh sebab itu siswa siswi yang sudah mulai menghafal harus rutin menyetorkan hafalannya kepada ustadz ustadzah pembina tahfidz serial kelasnya.

"Untuk sekarang , target yang ingin kami capai adalah hafal juz 30, kami akan berusah semaksimal mungkin bersama para pembina tahfidz untuk rutin menyuruh dan mengecek hafalan siswa. Agar mereka juga termotivasi untuk memberikan yang terbaik,"ujar Jumianah, Senin (20/3).(roz)

PALI - Menyambut pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan dilaksanakan beberapa minggu kedepan, Menteri Pendidikan dan Kebuudayaan Republik Indonesia, Prof Dr Muhajir Effendy MAP mengajak semua pihak mulai dari pelajar hingga guru dan kepala sekolah untuk mengutamakan kejujuran.

Hal itu diungkapkanya sang menteri dalam kunjungan kerja (kunker)nya, ke Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang langsung melakukan pengecekan persiapan pelaksanaan UNBK yang telah ada di SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi, di dalam Komplek Pertamina Pendopo, Senin (20/3).

"‎Tujuan kita datang ke Kabupaten PALI ini untuk mengecek sekolah-sekolah yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN,red) sekaligus Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN,red). Adapun kendalanya, karena USBN tidak mungkin semuanya menggunakan komputer. Namun, sebagian masih pakai kertas dan itu sama pentingnya," ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menghimbau, semua pihak harus bisa jujur dalam menghadapi USBN dan UNBK ini. "Karena bisa membuat rusak mental para anak bangsa. Kepada guru, untuk tidak memberikan ruang curang pada pelajar yang mengikuti ujian. Karena, kita harus menegakkan kejujuran sejak sekarang," ajaknya. (ebi)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Selasa (21/3). 

MUARA ENIM - Kepolisian Sektor (Polsek) Gunung Megang dipimpin langsung Kapolsek AKP Biladi Ostin, serta didampingi Bhabinkamtibmas Belimbing Aiptu Karna, dan anggota lainnya memberikan penyuluhan terhadap siswa SMP Negeri 1 Belimbing, Desa Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing, Senin (20/3).

Kapolsek dalam kesempatan tersebut meminta para pelajar untuk menghindari kenakalan remaja serta menjauhi narkoba.

“Jangan sekali-kali mencoba ataupun mengenal narkoba, karena narkoba akan merusak masa depan adik-adik. Sekali mencoba akan merusak ribuan sel saraf hingga dapat menyebabkan kematian,” jelas Biladi.

Selain materi tentang bahaya narkoba, Kapolsek juga mengingatkan para pelajar untuk menghindari tawuran maupun pergaulan bebas.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Majunya bangsa dan negara ini berada di tangan kalian. Maka hindarilah kegiatan negatif dan perbanyaklah kegiatan positif, supaya yang dicita-citakan dapat tercapai,” pesannya. (roz)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Selasa (21/3). 

 

MUARADUA-Sejumlah sekolah jenjang menengah atas di Kabupaten OKU Selatan, mulai Senin (20/3) melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). 

Seperti di Madrasah Aliyah Negeri Muaradua, pantauan kujian

oran ini pelaksanakan (USBN) berjalan lancar. “Sesuai Jadwal USBN dilaksanan selama lima hari hingga Jum’at, hal ini karena tergabung langsung dengan UMBN,” Kepala Sekolah MAN Muaradua, Baheransyah SAg MSi melalui Waka Kurikulum yang merangkap sebagai Ketua Panitia pelaksana USBN dan UMBN, Leliyana S Pdi.

Dikatakannya USBN ini sebenarnya tidak terlalu rumit dalam pelaksanaannya, tidak seperti yang kita bayangkan sebelum pelaksanaannya. Karena pelaksanaan USBN dan UMBN ini merupakan ujian kompotensi bagi siswa-siswi.

"Terkait penentuan nilai tidak ditentukan dalam pencapaian minimal dan maksimalnya, karena dalam kelulusan tetap menjadi keputusan pihak sekolah sebagaimana pemerintah sudah tetapkan,’’ujar Leliyana.

Dibeberkannya dalam segi pengumumannyapun dilakukan dengan mudah atau simple, yang nantinya diumumkan melalui website atau internet. “Tidak harus orang murid tua datang ke sekolah cukup nanti di cek lewat Internet saja,”ujarnya. (dwa)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Selasa (21/3). 

 

PALEMBANG - Siapa bilang anak jalanan tak punya mimpi. Jika biasanya kehadiran mereka membuat risih, kemarin (19/3) anak jalanan yang dibina komunitas sosial relawan Sumsel menunjukkan keahlian mereka di seni Festival Anak Jalanan. Performance live music, mewarnai, serta manampilkan seni koran atau pameran koran, anak jalanan ini menunjukkan bahwa mereka masih punya mimpi dan mereka punya keahlian yang bisa dikembangkan untuk mewujudkan mimpi mereka dan bisa membuat hidup mereka lebih baik ke depan.

Ketua Pelaksana Festival Seni Anak Jalanan, Wilvinta Pratiwi mengatakan, anak jalanan yang tampil di even ini merupakan binaan dari empat titik anak jalanan ada di Kota Palembang, yaitu Simpang Charitas, Simpang Sungki, Lampu Merah Angkatan 45, dan di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera).

“Masing-masing dari tiap titik ini, anak jalannya punya mimpi atau keahlian yang mereka miliki, misal Simpang Charitas dan Monpera lebih ke musik dengan kebiasaan mereka mengamen. Angkatan 45 ke seni koran (ini kami bina, karena anak jalanan di sini banyak berprofesi jual koran), Simpang Sungki, kami lakukan pendidikan, karena anak jalanan di sini masih banyak yang ingin sekolah (sekolah),” jelasnya.

Menurut Wilvinta, anak jalanan ini pada dasarnya masih punya harapan, hanya saja karena kondisilah yang membuat mereka berada di jalanan, dan karena lingkungan dan kerasnya kehidupan di jalanan membuat mereka dekat dengan kriminalitas dan perilaku yang tak sopan, sehingga selalu dipandang negatif di masyarakat.

“Untuk itu, kami di komunitas sejak 2 tahun lalu melakukan pembinaan ke mereka, agar setidaknya mereka yang berada di jalanan bisa dihargai, dengan pendidikan, agar sikap mereka juga tidak negatif danbisa dihargai. Lewat pembinaan ini, kami harap mereka yang mengamen atau jual koran dan lainnya diberi uang atau dibeli dagangannya bukan dari rasa kasihan, tapi memang karena ingin dan rasa menghargai,” tuturnya. (cj10)

PALEMBANG - Bank Mega berencana bakal memberikan bantuan ke 34 sekolah hingga akhir tahun ini. Bantuan ini melalui dana Corporate Social Responbility (CSR) di program Tabungan Mega Berbagi. Sekolah yang akan disasar diantaranya berada di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan (Sumsel).
Direktur Utama (Dirut) Bank Mega, Kostaman Thayib mengatakan, CSR ini bentuk komitmen melalui program Tabungan Mega Berbagi sejak 2008 . Tujuannya memberikan bantuan pendidikan yang lebih baik kepada anak Indonesia dengan merenovasi ataupun pembangunan gedung sekolah. “Sekolah MTS dan MA Al-Muawanah di Kabupaten Ogan Ilir ini menjadi sekolah kelima yang kami berikan CSR dalam bentuk renovasi,” terangnya usai peletakan batu pertama untuk renovasi pembangunan sekolah tersebut, kemarin (17/3).
Hadirnya program ini, lanjut dia, sebagai merupakan upaya untuk memajukan pendidikan Indonesia. Karena, pihaknya sadar dengan pendidikan yang baik, akan tercipta sumber daya manusia (SDM) yang handal untuk mampu membangun bangsa ini. “Tabungan ini juga mengajak nasabah yang selama ini bingung untuk memberikan bantuan. Caranya menyisihkan hanya minimal 1 persen dari suku bunga untuk ambil bagian dari perbaikan pendidikan di negara ini,” paparnya.
Selain sekolah MTS dan MA Al Muawanah di Ogan ilir, Tabungan Mega Berbagi sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan serupa ke sekolah di Garut, dan Aceh. “Setelah Sumsel, selanjutnya kami akan ke Padang untuk bantuan yang sama,” ujar Kostaman.
Lebih jauh dikatakannya, saat ini dari program Bank Mega hingga akhir Januari lalu sudah terhimpun donasi mencapai Rp75 Miliar dari 90 ribu nasabah “Dari total dana yang telah dihimpun dari semua jaringan bank kami di Indonesia, Pulau Sumatera merupakan pengkontribusi terbesar kedua dengan 18 persen. Di urutan pertama adalah Sulawesi dengan kontribusi 20 persen,” sebutnya.
Dengan komitmen di awal sejak membuka tabungan, ungkap dia, nasabah yang berprinsip tidak mau riba (berbunga) bisa juga turut ambil bagian. Pasalnya, semua suku bunga yang ditetapkan bank bisa disalurkan untuk CSR program ini. “Harapan kami tentu akan lebih banyak lagi yang ambil bagian dalam program ini,” pungkasnya. (cj10)

Halaman 1 dari 39

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca