PENDOPO - menekan angka lonjakan jumlah penduduk, berbagai langkah Dinsa Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar seminar penekanan laju pertumbuhan penduduk dan melantik Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (FAPSEDU) serta Koalisi Indonesia untuk Kependudukan.

Sosialisasi digelar di gedung Serbaguna Simpang Lima Pendopo, Kamis (23/3) yang dibuka Wakil Bupati Ferdian Andreas Lacony S Kom MM. Dia berharap dengan dilantiknya FAPSEDU‎ dan digelarnya sosialisasi,  mampu memberikan dampak positif. "Kependudukan terlihat seperti remeh namun menjadi masalah di berbagai negara, sebab kalau laju pertumbuhan tidak terkontrol, permasalahan bakal banyak bermunculan. Kalau ingin membentuk generasi berkualitas maka keluarga tersebut harus didorong untuk ikut program KB dan pengendalian penduduk terus kita sosialisasikan," kata Ferdian.

Ditambahkan, Kepala DPPKBPPPA Kabupaten PALI Dra Yenni Nopriani, ‎melalui seminar penekanan laju pertumbuhan penduduk ini juga, ke depan pertumbuhan penduduk di kabupaten bisa ditekan demi terwujudnya PALI sejahtera. "Sebab masyarakat sejahtera berawal dari keluarga kecil yang bahagia," tambahnya. (ebi)

PENDOPO - Warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel mendadak geger, lantaran ditemukannya sesosok pria yang belakangan diketahui bernama Ir (32), warga Kampung IV, Desa Air Itam Barat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan tubuh penuh luka bacokan senjata tajam (sajam).

Informasi yang berhasil dihimpun sumeks.co.id, penemuan mayat pertama kali diketahui warga setempat, Rabu (15/3) sekitar pukul 17.28 WIB, di sekitar rawa-rawa aliran Terusan Toman, tepian jalan Desa Air Itam menuju Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI.

Berawal saat keluarga korban melakukan pencarian terhadap keberadaan Ir, yang keluar rumah Selasa (14/3) sekitar pukul 22.00 WIB, tidak kunjung pulang. Namun, salah satu warga setempat sempat melihat korban melintas menggunakan sepeda motornya seorang diri mengarah ke lokasi kejadian. Disanalah, warga beramai-ramai melakukan penelusuran dan akhirnya menemukan sepeda motor korban terparkir di tepian jalan.

Lalu, wargapun melihat bercak-bercak darah yang berentetan hingga 50 meter menuju rawa-rawa tersebut. Benar saja setelah dicek, terlihat sesosok mayat yang ternyata adalah korban Ir Semadi (32).

Salah satu warga setempat mengatakan, informasinya korban yang bekerja di perusahaan ini memang sempat ditelepon seseorang, hingga membuatnya langsung keluar rumah. Kemudian, keluarga menghubungginya melalui ponsel, justru tidak aktif-aktif hingga ditemukan sudah tewas mengenaskan.

"‎Setelah diangkat mayat korban bersama petugas kepolisian, lalu dibawa ke Puskesmas Air Itam untuk dilakukan visum. Kalau saya lihat tadi banyak luka bacokan pak. Kemungkinan korban dikeroyok, lalu korban lari ke arah rawa-rama. Karena posisi mayatnya tadi ditemukan sedang berdiri," ujarnya.

Sementara, Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan SIK, melalui Kapolsek Penukal AKP Deni NS mengatakan bahwa korban tewas akibat dibunuh oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam. Karena, dibeberapa tubuh korban banyak ditemukan luka bacokan‎. Sementara, heandphone korban hingga kini tidak kita temukan."Ini merupakan korban pembunuhan. Karena, luka bacok terlihat di bagian wajah, kepala dan pundak. Sedangkan ada beberapa luka tusuk terutama di bagian leher belakang. Saat ini kita sudah kerahkan semua anggota untuk melakukan pengejaran terhadap pelakunya," jelasnya. (ebi)

PENDOPO - ‎Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lagi-lagi kembali melakukan bongkar pasang terhadap para pejabat administrator dan pengawas di dalam roda pemerintahannya. Tidak tangung-tangung, sebanyak 28 pejabat diambil sumpahnya yang dilantik oleh Wakil Bupati Ferdian Andreas Lacony S Kom MM di di aula perkantoran Pemkab, Selasa (14/3).

Dalam sambutanya, Wabup Ferdian Andreas Lacony mempersilahkan, kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk bisa menunjukkan kinerjanya dengan maksimal. Karena, semua pejabat yang dilantik merupakan orang-orang yang dipercaya mengisi jabatan tersebut.

"Silahkan tunjukkan kinerja masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Tunjukkan kinerja lebih baik untuk masyarakat PALI. Sebab Kabupaten PALI butuh percepatan pembangunan dan butuh orang-orang yang bisa loyal serta mampu bekerja sesuai fungsinya masing-masing," kata Ferdian. (ebi)

PENDOPO - Mengantisipasi merebaknya pengguna obat batuk kemasan berlebihan dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, jajaran Polsek Talang Ubi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar razia mendadak di sekolah-sekolah, Senin (13/3).

Tim gabungan tersebut dibagi menjadi dua dengan sasaran Sekolah Menegah Atas (SMA) untuk mencari barang-barang yang dianggap dapat merusak masa depan generasi muda.

"Kegiatan ini sebagai antisipasi dan mencegah. Selain itu kita juga tertibkan kendaraan bermotor yang memakai knalpot bersuara besar, sebab hal itu bisa mengganggu kenyamanan warga lain," kata Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan SIK melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondaes, didampinggi Kanit Sabhara Iptu Ade Rudi Alam.

Senada diungkapkan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Mukhlis Nabil. Pihaknya menggandeng Polsek Talang Ubi dan pihak kecamatan untuk menggelar razia pencegahan dini penyalahgunaan narkoba serta mensosialisasikan bahayanya.

"Kita periksa langsung di masing-masing ruangan kelas dan tas bawaan pelajar, kita cek. Namun tidak ditemukan barang yang dilarang. Selain memeriksa tas pelajar, kita juga beri himbauan dan sosialisasi bahaya Narkoba dan cara gunakan kendaraan bermotor yang benar tanpa mengindahkan keselamatan pengendara maupun orang lain," jelasnya. (ebi)

LAHAT - Rencana tujuh siswa kelas X SMKN 1, Babat Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel untuk menikmati indahnya sunrise di puncak Bukit Besar, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat berujung petaka.

Tiga rekannya sesama pendaki tewas. Mereka tersambar petir di bukit yang letaknya berdampingn dengan Bukit Serelo, Sabtu (11/3) sekitar pukul 18.30 WIB.

Medan yang sulit serta cuaca kurang bersahabat menyebabkan tim evakuasi TNI da Polri yang dibantu warga sekitar kesulitan. Tim baru bisa membawa jenazah dan korban terluka ke RSUD Lahat, sekitar pukul 01.00 WIB.

Korban yang tewas yakni M Ramadhan (16), warga Desa Babat Kecamatan Abab, Kabupaten PALI; Almahesa (16), warga Desa Tanjung Kurung;  dan Sangkut (16), warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Penukal Kabupaten PALI.

Kemudian korban yang selamat yakni  Ayu (14), warga Desa Babat Kecamatan Penukal; Reni, warga Gunung Raja Penukal; Wawan (16), warga Desa Betung; dan Rudi (16), warga Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Abab. (irw)

Baca selengkapnya Sumatera Ekspres Senin (13/3)

PENDOPO - Ceceran minyak mentah yang berasal dari line pipa transfer milik PT Medco Energi yang terletak di wilayah Desa Sukaraja, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sudah mulai dibersihkan, dengan melibatkan beberapa warga setempat.

Dimana ceceran minyak dimasukkan ke kantong plastik dan mulai diangkut ke pinggir jalan oleh warga yang dipekerjakan pihak perusahaan.

"Sudah dua minggu, enam warga dipekerjakan oleh Medco untuk membersihkan sisa ceceran minyak. Tetapi hanya menggunakan alat seadanya tanpa bantuan alat berat dari perusahaan," ujar Eka Udin, Ketua BPD Sukaraja, Jumat (3/3).

Diakuinya apabila ingin sepenuhnya bersih, tidak mungkin dilakukan para pekerja yang hanya menggunakan alat manual. Dirinya serta warga lain terutama yang terkena imbas langsung ceceran minyak tersebut, meminta bantuan alat berat untuk membantu mengeruk tanah yang sudah bercampur minyak.

"Mungkin dalam dua bulan lagi selesai apabila membersihkan sisa minyak serta sampahnya, namun apabila ingin benar-benar tuntas, dibutuhkan alat berat untuk mengeruk tanah yang sudah melekat bercampur minyak mentah ini," jelasnya. (ebi)

PENDOPO - Sebanyak 68 calon kepala desa (Kades) dari 18 desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang bakal mengikuti Pemilihan Kades (Pilkades) secara serentak pada 4 April mendatang ternyata tidak ditemukanya satu pun yang positif menggunakan narkoba alias "bebas". Hal tersebut terlihat, setelah para calon kades ini mengikuti tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) setempat di Gedung Pessos Komperta Pendopo, Jumat (3/3).

Kepala DPMD Kabupaten PALI, A Ghani Ahmad melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat, Edy Irwan mengatakan bahwa para calon kades yang bakal ikut pilkades serentak diwajibkan untuk mengikuti tes urine tersebut. "Jadi semua calon kades wajib ikut tes urine tanpa terkecuali. Karena memang itu salah satu syarat yang harus dilewati setiap calon kades. Tes urine ini sebagai langkah antisipasi terhadap calon kades yang diduga sering menggunakan dan mengkonsumsi narkoba, agar tidak menimbulkan masalah ke depanya,"  kata Edy. (ebi)

‎PALI - Setelah membuka trayek Pendopo-Talang Akar dan Pendopo-Benakat minyak, dengan tarif Rp5 ribu setiap penumpang, kini angkutan Damri kembali membuka trayek baru untuk melayani warganya di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang hendak menuju Kota Palembang.

Dimana, mulai saat ini satu unit armada Damri bertuliskan trayek Palembang-Prabumulih-PALI, sudah terparkir di lingkungan terminal Ibukota Pendopo untuk menunggu penumpang yang ingin berangkat, dengan tarif yang cukup ekonomis ke Palembang yakni sebesar Rp60 ribu‎ dari tarif angkutan travel plat hitam sebesar Rp90 ribu per penumpang.

"Besok sudah mulai beroperasi, sementara ini baru dua armada yang kita turunkan. Tetapi apabila animo masyarakat tinggi, kita akan tambah lagi menjadi empat armada dari PALI armada kita standby mulai jam 07.00 WIB di terminal. Untuk di Palembang standby di full kita di km 9," ujar‎ Nofi Syamrizal, selaku Manager Usaha Damri kepada wartawan.

Diungkapkanya, bahwa pihaknya juga siap antar jemput penumpang dirumahnya masing-masing. "Tinggal kontak saja ke pengemudinya, pasti dijemput atau diantar. Untuk keberangkatan menuju Palembang, armada kita menunggu angkutan dari desa-desa,
setelah angkutan desa datang barulah berangkat," katanya. (ebi)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Jumat (3/3). 

 

PENDOPO - Sebagian warga Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali resah dengan ulah perusahaan minyak dan gas (migas) PT Benakat Barat Petrolium (PT BBP). Ini lantaran lokasi sumur BKB 10 dan BKB 227 yang berada di wilayah ini tidak sempurna dalam pembuangan atau pembakaran gasnya (flaring/filot flame). Akibatnya, gas tersebut berterbangan di udara sehingga menyebabkan pencemaran karena menimbulkan bau yang cukup menyegat, dan sangat berpotensi terjadinya kebakaran ataupun ledakan.

Elmi (28), warga Desa Benakat Minyak mengatakan bahwa penduduk setempat terkadang merasa was-was dan takut apabila ingin menghidupkan kompor untuk memasak, lantaran aroma menyegat gas sudah memasuki rumah-rumah warga. “Keberadaan sumur minyak tersebut berjarak sekitar 50 hingga 100 meter dari tempat tinggal warga Dusun 3 Desa Benakat Minyak. Hal ini menyebabkan aktivitas sehari-hari warga menjadi terganggu karena dampak negatif dari polusi udara yang tercemar oleh gas tersebut," ujarnya.‎

Ditambahkan Situr (27), warga setempat. Dia mengungkapkan bahwa kondisi seperti ini sudah berlangsung sekitar empat bulan terakhir. Namun hingga saat ini tidak ada etikad baik dari pihak perusahaan untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi.

Sementara itu, Humas PT BBP Anggit saat dihubunggi melalui nomor ponselnya untuk dikonfirmasi terkait adanya kejadian ini justru tidak bisa dihubungi dengan jawaban dari provider. (ebi)

PENDOPO - Sebanyak 18 jurnalis baik cetak maupun elektronik yang selama ini telah bertugas di lingkungan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diberangkatkan oleh PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field, untuk dikenalkan bagaimana proses pengelolaan minyak dan gas (migas) mulai dari sektor hulu hingga sektor hilir.

Acara yang dijadwalkan, Rabu(1/3) ini, nantinya akan dihadiri perwakilan dari berbagai media di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), yang diundang Forum Komunikasi Humas - Media Pertamina Sumbagsel, dan akan berkumpul di salah satu hotel ternama di Kota Palembang.

Asisten Manager Legel and Relation PT Pertamina EP Pendopo Field, melalui staf Legal and Relation Nursiela mengatakan, bahwa tujuan utama diundangnya awak media tersebut tidak lain agar bisa lebih mengenal bagaimana proses sektor hulu yang merupakan produksi dan sektor hilir yang merupakan pemasaran.

"Di Kabupaten PALI ada 18 awak media yang diundang. Nantinya para awak media akan berkumpul dengan jurnalis yang diundang Pertamina di Sumbagsel, mereka akan dikenalkan proses hulu dan hilir Pertamina, yang merupakan pertama kalinya dilaksanakan," ujarnya, Selasa (28/2).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa kegiatan ini juga sebagai bentuk dalam mempererat tali silaturahmi antara PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field antar sesama awak media mulai dari sektor hulu hingga ke sektor hilir, yang pertama kali kita lakukan. "Kalau harapan kami kegiatan ini, akan diadakan secara berkelanjutan dan ini juga sebagai ajang silaturahmi. Dan kemungkinan pelaksanaanya nanti bisa dilakukan di tempat yang selalu berbeda. Sehingga bisa menciptakan suasana yang baru," harapnya. (ebi)

Halaman 1 dari 20

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca