LUBUKLINGGAU - Keberadaan warga negara asing (WNA) di Lubuklinggau dan Kabupaten Mura, tercatat 17 orang. Mereka berasal dari Malasyia, China dan Amerika Serikat (AS)

Data yang dimiliki kantor Imgrasi Cabang Muara Enim menyebutkan ke 17 WNA tersebut yakni 8 WNA bekerja di Kabupaten Mura dan 9 orang berada di Lubuklinggau. Ke 17 WNA tersebut keberadaannya bekerja di perusahaan dengan mengantongi visa kerja dan izin tinggal terbatas.

"Semuanya masih terkontrol, izin tinggalnya masih berlaku dan masih ada izin tinggalnya. Dia bekerja perusahaan-perusahaan. Visa kerja, izin tinggal terbatas," kata Kepala Imgrasi Cabang Muara Enim Telmaizul Syatri usai Rakor tim pengawasan orang asing (Tim Pora) Lubuklinggau, Mura dan Muratara di Hotel Smart, Kamis (23/3).

Pihaknya mengungkapkan bahwa semua WNA yang bekerja di Kabupaten Mura dan Lubuklinggau masih dalam pengawasan kantor imigrasi Muara Enim. Dalam hal pengawasan terhadap keberadaan WNA, pihaknya menggunakan dua cara yakni pengawasan tertutup dan terbuka.

"Pengawasan secara tertutup, menggunakan intelijen dan pengawasan terbuka dengan secara resmi serta melakukan pengawasan secara mandiri melalui koordinasi dengan perusahaan dan pemerintah daerah," bebernya. (wek)

LUBUKLINGGAU - Lokasi judi sabung ayam di RT 06, Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II digerebek petugas Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat, Selasa (21/3) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat digrebek, di lokasi gelanggang judi sabung ayam belum ramai pengunjung dan pemain. Sebab saat itu cuaca hujan, sehingga tidak ada pengunjung yang diamankan. Penggerebekan dipimpin Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Sopian Hadi beserta anggotanya. Ikut mendampingi Lurah Ulak Lebar, Dovin Novio.

Dari lokasi Polisi hanya mengamankan barang bukti (BB) yakni kayu-kayu tiang pondok, pembatas lapak, lapak jualan dan lapak judi. Di lokasi gelanggang sabung ayam, polisi juga sudah memasang Police line.

"Penggerebekan merujuk dari laporan, informasi masyarakat perihal adanya kegiatan judi sabung ayam di wilayah itu," kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Sopian Hadi.

Menurutnya, kegiatan gelanggang judi sabung ayam tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar. Apalagi, gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah itu meningkat. Masyarakat juga mengaku khawatir dengan adanya judi sabung ayam akan berdampak terhadap anak-anak mereka. (wek)

LUBUKLINGGAU - Berdasar pengalaman tahun sebelumnya, soal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Lubuklinggau terdapat tiga wilayah yang dianggap rawan kebakaran. Yakni, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Lubuklinggau Selatan II, dan Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

"Titik rawan pantauan kami Bukit Sulap paling bahaya, kemudian wilayah Kecamatan Utara I, Selatan II dan Timur II di pinggir jalan," kata Kepala Damkar dan Penanggulangan Bencana Daerah Lubuklinggau, Kgs Ferry usai Rakor lintas sektoral tentang penanganan Karhutla di wilayah hukum Polres Lubulinggau, Rabu (22/3) di Mapolres Lubuklinggau.

Kebanyakan kebakaran lahan yang terjadi di Lubuklinggau akibat pembukaan lahan. Di samping itu, penyebab lainnya yakni keberadaan lahan kosong yang berada dipinggir jalan acapkali terbakar akibat pengendara membuang puntung rokok sembarangan.

"Di Lubuklinggau, 50 persen Karhutla akibat buka lahan," ujarnya. (wek)

LUBUKLINGGAU - Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat meringkus Eman alias Elman (24) yang merupakan daftar pencarian orang (DPO) kasus curat. Tersangka diringkus, Sabtu (18/3) sekitar pukul 11.00 WIB tanpa perlawanan saat tengah bertandang ke rumah temannya di daerah Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong (Bengkulu).

Penangkapan terhadap warga Jl Kelabat, Kelurahan Jawa Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Timur itu menindaklanjuti Laporan Polisi B -205/XII /2016/ Sek/Barat 11 Desember 2016. Tersangka melakukan curat terhadap korban Edwar (33) di Toko Tani Kencana, Jl Jenderal Sudirman, depan Bank BRI Pasar Inpres, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

"Kita dapat informasi keberadaan pelaku. Informasi di dalami dan bekerja sama dengan unit Reskrim Polsek Kota Padang untuk melakukan penangkapan," kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Sofyan Hadi.

Setelah dilakukan penangkapan, tersangka selanjutnya diinterogerasi dan mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian dengan membobol Toko Tani Kencana. Dalam beraksi, mereka bertiga yakni Hendra Siswanto (napi), Buyung (DPO) dan tersangka Eman alias Elman.

"Sabtu (10 Desember 2016) jam 03.00 WIB, pelaku melakukan pencurian di Toko Tani Kencana dengan cara Hendra dan Buyung masuk ke dalam toko lewat pintu belakang dengan merusak gembok," ujarnya. (wek)

LUBUKLINGGAU - Masih adanya lembaga yang melaksanakan rehabilitasi terhadap pasien penyalahguna narkoba tidak melapor ke Badan Narkotika Nasional (BNN) membuat proses pendataan sulit dilakukan. Baik itu pendataan terhadap jumlah pasiennya maupun lembaganya.

"Jadi itu memang ada beberapa, makanya untuk itu sekarang kita rangkul mereka, dengan demikian juga nanti terdata lembaganya, terdata pasiennya, juga tersertifikasi penyelenggaraannya," kata Kepala BNN Lubuklinggau, Ibnu Mundzakir.

Menurutnya, sejauh ini lembaga atau yayasan yang melakukan rehabilitasi terhadap pasien penyalahguna narkoba sudah melaksanakan tahapan-tahapan rehabilitasi. Namun apa yang sudah dilaksanakan penyelenggaraannya oleh mereka tidak tercatat di BNN maupun tidak dilaporkan ke intansi-instansi terkait.

"Sejauh ini mereka sudah melaksanakan rehabnya, baru secara tradisional atau juga secara agama. Tapi tidak tercatat di BNN maupun instansi terkait lain. Yang jelas mereka tidak terdata," ujarnya. 

Lebih lanjut kata Ibnu, karena tidak terdata itu, maka terkait dengan program tindaklanjut selanjutnya tidak bisa dilaksanakan. Sebab proses rehabilitasi terhadap pasien penyalahguna narkoba masih ada beberapa tahapan lagi yang harus dilakukan.

Sementara itu, BNN sejauh ini di 2016 berdasarkan data asesment, tercatat 178 orang telah menjalani rehabilitasi. Mereka yang menjalani rehab, ada menjalani rehab jalan dan adapula direhab inap. Mereka yang menjalani rehab inap tersebar di sejumlah tempat yakni di Lido, Bengkulu, Palembang, dan Lampung.

"Nah dari luar itu, mungkin masih banyak lagi. Sebab tidak terdata," bebernya. (wek)

LUBUKLINGGAU - Sebuah rumah semi permanen milik Muchlis (44) di Jl Waringin Ujung, RT 04, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II mengalami rusak parah setelah angin puting beliung disertai hujan deras menghajar pohon tua yang ada di belakang hingga roboh menimpa rumah.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian pada Kamis (16/3) sore sekitar pukul 17.30 WIB tersebut. Pohon tua yang berada di belakang rumah itu tumbang mengakibatkan genting serta rangka atap rumah ambruk. Batang pohon yang menimpa rumah yang ditempati Muchlis beserta keluarganya membuat berantakan isi di dalam rumah. Kerugian ditaksir puluhan juta.

"Isi rumah, perabotan berantakan, genteng, atap rumah hancur. Satu unit parabola alami penyok," kata Muchlis.

Menurutnya, kejadian tersebut berlangsung cukup cepat. Awal kejadian, dirinya dan istri tengah beristirahat di bawah pohon jambu depan rumahnya usai pulang dari bekerja. Sedangkan anak-anaknya berada di dalam rumah.

"Lagi duduk istirahat, tahu-tahunya hujan sama angin. Lantas saya sama istri masuk ke dalam rumah," bebernya.

Kemudian, ketika istrinya berada di dapur belakang rumah langsung berlari ke depan memanggil serta memberitahukan Muchlis bahwa ada bunyi batang pohon roboh. Lantas dia dan istrinya beserta empat anaknya berkumpul di teras depan rumah. Tak lama berselang pohon tua jenis Pulai roboh menimpa rumah.

"Kami keluar, sampai depan kayu langsung roboh. Beruntung tidak ada korban. Semuanya selamat, alhamdulillah," ujarnya. (wek)

LUBUKLINGGAU - Unit Renata Satreskrim Polres Lubuklinggau menangkap WE (34), warga Jl Garuda Hitam, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II yang diduga telah melakukan perbuatan cabul.

Tersangka yang masih bujangan itu ditangkap, Selasa (14/3) sekitar pukul 10.30 WIB di depan lorong rumahnya tanpa perlawanan. Penangkapan menindaklanjuti laporan korban yakni MF (15), pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Lubuklinggau. Tersangka beraksi, Senin (6/3) sekitar pukul 21.45 WIB di kosan korban, Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Kali Serayu, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

"Tersangka telah melakukan bujuk rayu kepada korban, apabila telah melakukan perbuatan cabul akan diberikan uang sebesar Rp10 ribu dan rokok," kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kasatreskrim, AKP Ali Rojikin.

Mulanya, polisi mendapat laporan dari orang tua korban yang mengaku bahwa anaknya telah terkena penyakit kelamin akibat telah berhubungan intim dengan tersangka. Berdasarkan laporan dan bukti visum dari pihak rumah sakit, kepolisian langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka. (wek)

LUBUKLINGGAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melaksanakan perekrutan Pemuda Peduli Lubuklinggau untuk meningkatkan kepeduliaan dan mengentaskan permasalahan dalam lingkungan masyarakat, khususnya remaja. Perekrutan itu membutuhkan 30 orang baik laki-laki maupun perempuan umur 15 sampai 19 tahun yang berjiwa sosial tinggi dan benar-benar peduli.

“Saat ini pemerintah membutuhkan mereka yang peduli terhadap Lubuklinggau tanpa memikirkan apapun, tulus untuk membantu pemerintah,” kata Ketua P2TP2A Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana usai menyambangi SMPN 5 Lubuklinggau, Selasa (14/3).

Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan atas kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) serta Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

“Jadi tujuannya membentuk pemuda yang memang peduli dengan kondisi Lubuklinggau. Silahkan mengajukan lamaran ke Sekretariat P2TP2A Lubuklinggau, depan Masjid Agung As-Salam,” ujarnya. (wek)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Rabu (15/3). 



LUBUKLINGGAU – Sebanyak 288 mahasiswa STKIP PGRI Lubuklinggau yang akan diwisuda, Jumat (10/3) di gedung kampus tersebut mengikuti pelatihan menulis surat lamaran pekerjaan bertema “Satu Goresan Sejuta Perubahan”. Ke-288 mahasiswa tersebut rencananya akan diwisuda pada 8 April mendatang.

Ketua STKIP PGRI Lubuklinggau H A Baidjuri Asir melalui Wakil Ketua I Bidang Akademik Yohanes Satinem mengatakan, kegiatan itu untuk membekali para wisudawan agar dapat menulis surat lamaran pekerjaan dengan baik dan benar. Disamping itu, tujuan pelatihan yakni menunjukan kualitas para mahasiswa, sehingga dengan surat lamaran dibuat dapat dilihat kualitasnya.

“Pelatihan semacam ini, baru diadakan pertama kali. Kita ingin bangkit dari ketiduran, dimana selama ini kita sudah kenyang dengan akreditasi C, sehingga kita ingin merombak ke B semua,” kata Yohanes.

Selain itu, pada April nanti Prodi Biologi dan Fisika di kampus tersebut sudah terakreditasi dengan harapan berakreditasi B. Selanjutnya pada minggu ini, akan berangkat bareng Prodi Bahasa Inggris.

“Kita berharap enam prodi semuanya berakreditasi B semua. Sehingga alumni melamar pekerjaan, sudah terlihat format yang baik,” jelasnya. (wek)

LUBUKLINGGAU – Pendaftaran untuk menjadi calon ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II hingga hari ini (10/3) masih dibuka pihak panitia pelaksana pemilihan ketua RT di wilayah tersebut. Pendaftaran sudah berjalan sejak 3 Maret hingga dengan terakhir yakni 13 Maret.

“Ini saja yang daftar kayaknya kurang, peminatnya kurang,” kata Ketua LPM Kelurahan Cereme Taba sekaligus Ketua Panitia Pemilihan Ketua RT, H Ansori Murni.

Menurutnya, minimnya peserta diperkirakan karena sejumlah factor. “Masih minim calon peserta. Karena mungkin ditinjau dari segi gaji’kan kecil, lalu tugas lumayan banyak. Jadi ada masyarakat itu, ada rasa mau ikut dan tidak juga. Jadi sekarang ini, agak kurang yang mau ikut untuk menjadi calon-calon RT,” ujarnya. (wek)

Halaman 1 dari 28

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca