Kedepankan Kode Etik Pendidik

18 Mar 2017
179 kali dibaca
ANTUSIAS: Siswa dan guru SMP IT Harapan Mulia memeriahkan kegiatan Pemilihan Guru Favorit dan Coaching Clinic Tingkat SMP se-Kota Palembang. Foto: Alfery/Sumatera Ekspres ANTUSIAS: Siswa dan guru SMP IT Harapan Mulia memeriahkan kegiatan Pemilihan Guru Favorit dan Coaching Clinic Tingkat SMP se-Kota Palembang. Foto: Alfery/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Road show kedelapan Pemilihan Guru Favorit dan Coaching Clinic Jurnalistik Tingkat SMP se-Kota Palembang semakin seru. Kemarin (17/3), tim Harian Sumatera Ekspres bersama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang menyambangi SMP IT Harapan Mulia. Sekolah yang terletak di Jalan Wahidin No 4, Talang Semut, Bukit Kecil ini menyambutnya dengan antusias menunggu sejak pukul 07.00 WIB di aula sekolah.
Bahkan, sebelum acara dimulai siswa secara bergantian menampilkan kemampuan dan bakat di bidang seni. Seperti menyanyi, bermain angklung hingga pembacaan puisi atau musikalisasi puisi.
Drs Ahmad Haris Basid Msi, kasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Palembang mengatakan, banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjadi guru terbaik di sekolah di hati siswa. Salah satunya dengan menerapkan metode pendidikan yang tepat dan benar serta mengena sasaran.
“Guru harus terus berkembang dan terus berinovasi termasuk juga dengan metode pendidikan yang akan diterapkan ke siswa. Karena ini sangat berkaitan erat ke hati anak didik. Kalau sudah pas dan sesuai, akan mudah memberikan ilmu pengetahuan ke siswa,” katanya.
Untuk meningkatkan disiplin ke anak didik maka terlebih dahulu guru harus disiplin. Dengan kata lain, ketika guru sudah disiplin, siswa secara tidak langsung akan meneladani sikap dan keseharian guru tadi. “Ini bisa dilakukan dengan mengedepankan kode etik guru. Di sana sudah jelas mengatur tentang tata cara dan etik seorang guru yang baik saat mengajar,” tegasnya.
Ketua Yayasan Harapan Mulia, Ir Hj Dr Umi Rosidah MM mengatakan, di abad ke-21 ini, setiap siswa dituntut untuk mampu mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Baik itu literasi ataupun akses informasi juga media. “Ilmu bisa didapatkan di mana saja. Tentu saja, disesuaikan dengan karakter dan kepribadian siswa. Semakin baik, bila mampu menguasai literasi dengan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.
Di samping itu, dengan memahami dan mengaplikasikan teknologi yang ada di dalam handphone ataupun laptop atau komputer jinjing, siswa dapat mengetahui perkembangan dan ilmu pengetahuan secara cepat. “Tentu saja perlu filter yang bisa memilih dan memilah mana yang baik dan tidak baik,” bebernya.
Karenanya, di tahun ajaran baru ini, dijelaskannya, Harapan Mulia sedang mengembangkan sekolah berbasis information technology (IT) atau teknologi informasi. “Saat belajar mengajar, siswa akan memakai iPad. Harapannya, siswa bisa lebih semangat lagi dan mampu menyelesaikan masalah yang ada dengan cara cepat dan tepat,” urainya.
Sebelum pelatihan jurnalistik, para siswa juga mendapatkan materi dari kru Zetizen yang disampaikan oleh Nofri dan ilmu graphologi dari Afif Aqilah Management. Coaching clinic jurnalistik juga diberikan oleh Redaktur Olahraga Sumatera Ekspres Edi Triono. “Yang terbaik akan berhak mewakili sekolah ke tingkat Kota Palembang bersaing dengan sekolah lain,” tandasnya. (afi/nan/ce2)

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Terkini

Suara Pembaca