Items filtered by date: Kamis, 09 Maret 2017
Jumat, 10 Maret 2017 06:12

Tiga Pemain Lolos Seleksi Nasional

PALEMBANG - Sepuluh talenta muda lolos seleksi Tim Nasional Indonesia U-19 regional Sumsel. Seleksi dilaksanakan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis,(9/3). Seleksi diikuti empat Asprov PSSI, yakni Sumsel, Jambi, Bengkulu, dan Babel. Total diikuti sekitar 66 peserta.

Asisten pelatih Timnas U-19, Guntur Cahyo Utomo mengatakan, seleksi di Sumsel adalah terakhir. Namun, pihaknya tetap optimis bisa menemukan talenta berbakat di seleksi kali ini. Sebelumnya, dia pun merampungkan seleksi di empat wilayah, regional Jakarta, Surabaya, Pekanbaru, dan Makassar.

"Kita sudah ada 11 nama, tapi 1 nama untuk posisi kiper belum kita putuskan. Selanjutnya mereka akan masuk ke tahap seleksi nasional. Walaupun ini terakhir, kami juga masih optimis bisa mendapatkan talenta terbaik anak bangsa di seleksi kali ini," kata Guntur.

Kesepuluh talenta terbaik itu adalah Alfin (Sumsel), Dedi (Sumsel), Rian (Sumsel), Fajri (Babel), Asharudin (Babel), Iqbal Mediawan (Jambi), M Syarif (Jambi), Martha (Jambi), Ahmad Irfan (Bengkulu), dan Dendi Saputra (Bengkulu).

Para pemain itu, dikatakannya, akan diboyong ke Jakarta kendati headcoach Timnas U-19, Indra Sjafri, telah mendapatkan kerangka tim dari seleksi sebelumnya. "Mereka yang lolos akan kita boyong ke Jakarta untuk mengikuti seleksi secara nasional. Untuk waktu, akan kita berikan informasi lebih lanjut," tuturnya.

Pihaknya merampungkan 23 kuota pemain dan menjalankan pemusatan resmi pada 12 Maret di Cibubur. Artinya, pihaknya sengaja mengapresiasi semua talenta di setiap wilayah di Tanah Air.

"Saya juga optimis talenta terakhir yang kita dapatkan ini akan mengisi skuat Timnas. Semoga saja mereka terpilih di seleksi berikutnya. Jumlah skuat inti yang nanti terpilih sekitar 23 pemain dan langsung pemusatan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Asprov PSSI Sumsel, Bambang Supriyanto menyatakan, sangat senang putra Sumsel berhasil paling banyak berjumlah tiga orang. "Dari 20 orang, kita terpilih 3 orang, lumayan banyak dibandingkan Asprov lain. Sisanya akan kita konsentrasikan ke Sriwijaya FC U-21," ucap Bambang. (cj11/ion/ce4)

Published in ALL SPORT
Jumat, 10 Maret 2017 06:07

Pak Bos Gantung Diri di Kantornya

FS (59), pemilik CV (Commanditaire Vennootschap) yang bergerak di bidang perdagangan equipment alat berat memutuskan untuk bunuh diri.

Seutas kain cokelat digunakan untuk menggantung dirinya. FS tewas di kantornya di Gang Kenangan, Jalan Mayjen Sutoyo, Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, Kaltim.

FS pertama kali ditemukan anaknya, Hendra (35), Kamis (9/3) sekira pukul 13.00 Wita.

Saat memasuki ruang kantor ayahnya, Hendra kaget melihat ayahnya tergantung di tembok dengan kondisi meninggal dunia.

FS saat ditemukan masih menggunakan pakaian rapi. Berkaca mata dengan kemeja putih dan celana hitam.

"Saya temukan, bapak sudah tiada," ujar Hendra tanpa tahu penyebab kematian ayahnya itu.

Hendra menyebut sekira pukul 12.00 Wita sempat berkomunikasi dengan ayahnya. Mengabarkan akan berkunjung ke kantor usai mengantarkan anaknya sekolah.

Tidak ada tampak tanda-tanda sebelum bunuh diri. Karena itu dia tidak menyangka, ayahnya nekat bunuh diri.


Sementara menurut kakak ipar FS, Suwardoyo (60), FS menderita sakit yang berkepanjangan.

Dan baru-baru ini baru selesai menjalani operasi pengangkatan batu empedu.

Polisi yang mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), langsung mengamankan mayat tersebut untuk dilakukan visum.

"Kami masih akan melihat visum. Dan kita belum bisa menentukan apakah ada faktor kekerasan (pembunuhan) atau bukan. Karena masih menunggu hasil visum nanti," ujar Paur Subbag Humas Polres Balikpapan Iptu Suharto saat ditemui di TKP. (*/rdh/tom/k18)

Published in NASIONAL
Jumat, 10 Maret 2017 06:07

Bidik Transaksi Rp 50 Miliar

PALEMBANG - DPD REI Sumsel terus mendorong pertumbuhan bisnis properti di provinsi ini. Salah satu caranya dengan mengadakan Realestat Expo 2017. Rencananya, pameran akan berlangsung 21-26 Maret 2017 di Atrium Palembang Square (PS) Mall.

Sekretaris DPD REI Sumsel, Bagus Pranajaya mengatakan, hal ini merupakan upaya REI untuk mendongkrak penjualan rumah di Sumsel. "Banyak kemudahan KPR bank dan diskon menarik diberikan," katanya kepada Sumatera Ekspres.

Menurut Bagus, akan banyak developer yang terlibat dalam pameran yang sudah rutin diadakan oleh DPD REI Sumsel tersebut. "Total ada sebanyak 49 stand yang ikut dan 88 persen peserta terdiri dari pengembang," jelasnya. Pihaknya menargetkan transaksi sampai dengan Rp 50 miliar.

Tak hanya itu saja, perbankan juga akan terlibat dalam pameran. Seperti Bank BNI 46, Bank Artha Graha, BSB Syariah, BSB Konvensional, Ban BTN, Bank Mandiri dan, Bank BTN Syariah. "Ada juga dari produk turunan yaitu PT Cipta Mortal Utama yang merupakan produk semen," ujarnya. (rip)

Published in TOP NEWS
Jumat, 10 Maret 2017 05:08

ACL, Harus Dilepas

PALEMBANG – Rahasia hasil tes Magnetic Resonance Imaging (MRI) Bio Paulin Pierre terbongkar. Pemain belakang Sriwijaya FC itu dinyatakan bermasalah pada anterior cruciate ligament (ACL).

Nah, dengan demikian, manajemen harus melakukan tindakan. Mengingat, cedera ACL biasanya memakan waktu cukup lama untuk penyembuhan. "Dia (Bio, red) ada masalah pada ACL . Ya, barang kali harus pulang," kata Nasrun Umar, manajer Sriwijaya FC, kemarin (9/3).

ACL merupakan momok cedera cukup berisiko pada pemain. Butuh waktu cukup lama untuk memulihkan kondisi pemain menjadi 100 persen. Berkaca pada salah satu gelandang, Ichsan Kurniawan. Ya, gelandang talenta asli OKU Timur tersebut terpaksa minggir dari lapangan hijau sampai enam bulan. Cedera yang cukup panjang. Pria yang juga menjabat kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel ini sebelumnya memberikan ultimatum pada pemain ciri khas kuncit kuda itu.

Dia akan dilepas jika memang dari hasil MRI mendapat cedera yang mengharuskannya istirahat lama. Bio bukan kali pertama cedera ACL. Artinya, cederanya adalah kambuhan. Ia pernah alami cedera serupa ketiga di Persipura sebelum hijrah ke Sriwijaya.

"Jadi, dimungkinkan kita akan lakukan refreshment (penyegaran) di posisi ini. Begitu juga dengan posisi wing bek kiri. Zalnando yang kemungkinan akan dipanggil Timnas juga dari sekarang harus kita antisipasi," tambahnya.

Dari beberapa rumor beredar, Sriwijaya FC sudah lakukan beberapa bidikan di posisi lini belakang. Mulai dari bek kiri Persiba Balikpapan, Abdul Rachman, hingga bek serba bisa, Saiful Indra Cahya.

"Masih kita tunggu. Bidikan-bidikan memang sudah ada, tapi masih dalam tahap komunikasi. Kita juga tidak ingin buru-buru untuk perekrutan pemain. Tentu yang direkrut sesuai kebutuhan," ungkap asisten tim Sriwijaya FC, Ahmad Haris.

Disinggung mengenai trio eks Bhayangkara, yakni Maldini Pali, Hendra Sandi, dan Indra Perana, yang belum tampak dalam sesi latihan tim, menurut Haris, ketiganya akan tiba secepatnya setelah pendikan dan pelantikan Polri. "Mungkin besok (hari ini, red) mereka sudah datang," tukasnya. (cj11/ion/ce4)

Published in GELORA SRIWIJAYA
Jumat, 10 Maret 2017 05:03

Perluas Jaringan UMKM Lokal

PALEMBANG – Promosikan kreativitas daerah, sebanyak 28 stan usaha mikro kecil menangah (UMKM) dari berbagai kabupaten/kota hadirkan kreativitas produknya dalam pameran produk unggulan nusantara di Palembang Trade Center (PTC) Mall.

Pimpinan Alliya Cipta Pradana, Januaransyah Basuki mengatakan, sebagai penyelenggara event ini, pihaknya memang setiap tahun melakukan pameran ini. Mereka bekerja sama dengan pemda yang ingin mempromosikan kreativitas dari setiap daerah.

“Ini semacam unjuk kreativitas, selain dari profit yang bisa diperoleh dari penjulan produk yang dilakukan, di sisi lain ini juga untuk memperluas jaringan penjualan di setiap kota yang masuk ke dalam roadshow ini,” terangnya, kemarin (9/3).

Pameran yang akan berlangsung selama 4 hari mulai 9 Maret sampai 12 Maret ini di antaranya diikuti, Kabupaten Banyuasin, Bandar Lampung, Pekalongan, Jombang, dan lainnya. “Di sini berbagai produk kreativitas yang diunggulkan dipamerkan, seperti mutiara lombok, ataupun industri pariwisata yang ditampilkan Banyuasin,” jelasnya.

Di sini, produk batik, aksesori, kerajinan seperti pahatan kayu dan lainnya bisa ditemukan dan ditawarkan dengan harga yang terbilang cukup ekonomis. Seperti mutiara lombok yang dipasarkan dengan kisaran Rp1, 2 juta untuk cincin, atau Rp600 ribuan untuk gelang dan lainnya.

“Untuk di Palembang, kami menargetkan transaksi di angka Rp500 juta,” ujarnya. Angka ini jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan capaian yang didapat di pameran sebelumnya di Pekanbaru yang tembus Rp1 Miliar. Setelah di Palembang, road show pameran UMKM ini akan berlanjut ke kota lainnya, seperti Lampung, Jogja dan Bandung. (cj10/rip/ce2)

Published in HEADNEWS
Jumat, 10 Maret 2017 04:01

Anniversary, Gelar Midnight Sale

PALEMBANG - Mitra10 menghadirkan event bazar dan midnight sale di minggu ini. Dalam acara tersebut, akan banyak penawaran menarik yang diberikan untuk member dan juga calon member.

Customer service Mitra10 Palembang, Budi mengatakan, event ini dilakukan dalam rangka memperingati anniversary ke- 20 Mitra 10 secara nasional dan ke-2 tahun untuk kehadiran di Palembang.

"Event bazar sudah bisa dikunjungi mulai 9 Maret sampai 11 Maret ini dengan penawaran menarik bukan hanya dari kami tapi juga tenant-tenant besar yang terlibat, seperti Yamaha, Matahari, Mitsubishi dan lainnya," terangnya, kemarin (9/3).

Menurutnya, masyarakat yang belum menjadi member Mitra 10 berkesempatan untuk jadi member gratis. "Kami juga sudah sebar brosur, nanti pengunjung yang datang cukup tunjukkan brosur atau datang langsung ke pameran untuk info lebih lanjut," jelasnya.

Sedangkan untuk midnight sale akan digelar pada 11 Maret atau jadi puncak penutup event ini. "Malamnya, midnight sale kami gelar hingga tengah malam pukul 00.00 dengan penawaran diskon up to 20 persen untuk selected item," paparnya.

Selain itu, dapatkan penawaran menarik lainnya dari supermarket bahan bangunan yang berlokasi di Jl Letjen Harun Sohar ini.(cj10/ce2)

Published in TOP NEWS
Jumat, 10 Maret 2017 03:59

Branded sale, Jam Tangan Paling Dicari

PALEMBANG - Branded sale kembali hadir di Palembang. Seperti biasa, diskon fantastis produk fashion bermerek dihadirkan. Waktunya mulai 8 Maret sampai 12 Maret mendatang.
Penanggung jawab branded sale, Agustino mengatakan, kehadiran bazar branded sale tahun ini membawa kurang lebih 22 ribu produk. Dari berbagai brand ternama, seperti Gues, Gap, VNC, Banana Public dan lainnya.

"Berbeda dari bazar kami sebelumnya, kali ini diskon yang kami berikan lebih besar, yakni 80 sampai 90 persen," terangnya saat ditemui di lokasi pameran di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, kemarin (9/3).

Banyak item fashion yang bisa dibeli di sini, bukan hanya sepatu atau baju, jam tangan, tas hingga aksesori juga ada dan yang paling penting harga dipasarkan benar-benar murah.
"Celana Gues denim di sini kami banderol hanya Rp500 ribu untuk dua pieces dari harga normal per pieces Rp1 juta. Jam tangan dari Gues bahkan ada yang Rp199 ribu. Kapan lagi, dapat barang bagus dengan harga spesial seperti ini," katanya.

Dari berbagai item fashion yang dihadirkan di bazar ini, biasanya kata dia, jam tangan merupakan produk yang paling banyak diincar. "Selebihnya tas dan sepatu," tambahnya.
Bukan hanya sekadar menawarkan harga murah, produk, seperti jam tangan juga diberi garansi untuk yang harga spesial. "Masih kami beri garansi hingga 3 bulan," ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, branded sale ini merupakan barang stok lama yang dipasarkan kembali oleh pihaknya, meski begitu barang-barang ini tetaplah berkualitas sama. "Ini merupakan produk stok lama pada tahun 2010 sampai 2012," jelasnya.

Sedangkan dari sisi penjualan, kehadiran kembali di Palembang, kata Agustino, karena event ini sebelumnya diterima baik di sini. Begitupun tahun ini, dimana antusias pembeli khususnya mereka yang sudah pernah ke sini sebelumnya terbilang cukup tinggi. "Target kami selama 5 hari di sini setidaknya bisa bawah pulang Rp1,2 miliar sampai Rp1,4 miliar," tandasnya. (Cj10/ce2)

Published in EKONOMI

Boneka Barbie menjadi eye catching di tangan Mukhlison Sodri. Awalnya iseng membuat baju untuk boneka yang tersohor itu berupa baju pengantin, kebaya, busana pesta dari kain perca. Kini, ide kreatifnya itu bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit.

-------------------------------------------
ARDILA WAHYUNI - Palembang
--------------------------------------------

BONEKA Barbie terbilang sangat legendaris. Peminatnya pun banyak. Hal tersebut dimanfaatkan pria kelahiran Baturaja, 14 September 1986 ini dengan membuat baju untuk boneka Barbie sehingga terlihat lebih modern.

Koleksi busana Barbie tersebut dapat dilihat dari akun Instragam miliknya, house_of_doll_by_uky. Di sana terlihat jelas berbagai koleksi Barbie mengenakan baju kekinian. Seperti gaun pengantin, gaun malam, kebaya, tentunya dilengkapi aksesori berupa anting-anting, tas, topi dan lainnya.

Diceritakan anak pasangan Alm Sumardy dan Syamsiar Arini ini, dirinya mengeluti usaha ini sejak empat tahun itu. Itu pun bukan karena dirinya memang mahir di bidang desain busana. Tetapi Uky belajar secara otodidak. Yakni iseng mengotak-atik kain perca (bekas). Ia menjahit bahan perca tersebut untuk dibuatkan baju boneka Barbie.

Sebab, bagi lajang ini, baju boneka legendaris tersebut hanya baju casual. Ya, hanya berupa celana dengan rok atau dress. “Saya ingin beri sentuhan berbeda di boneka Barbie dengan busana glamour yang merupakan pakaian khas Indonesia,” terangnya saat diwawancarai Sumatera Ekspres awal pekan ini.

Kata Uky, baju Barbie ini dibikin sedemikian rupa dengan detail layak-nya busana sesungguhnya. Baju yang dirancang seperti dress, kebaya hingga gown. “Pelanggan pun bisa request design yang diinginkan untuk boneka kesayangan. Tinggal memberikan contoh,” ucap anak ketiga dari empat bersaudara ini.

Diungkapkan Uky, bahan perca didapat dari para penjahit. Namun ada juga beli di pasar. Untuk membuat satu busana butuh waktu sekitar dua hari hingga tujuh hari, tergantung tingkat kerumitan.

Adapun tahapannya, ungkap Uky, dimulai dengan menentukan desain. Kemudian, mengukur size baju. “Setelah itu membuat pola, lalu proses penjahitan,” ucap pria lulusan SMA Negeri 14 ini.

Kata Uky, pemasaran hanya melalui media sosial (medsos) seperti facebook dan Instragam. Untuk menarik minat konsumen, Uky mengaku, dirinya sengaja men-setting foto-foto boneka Barbie terlihat seperti boneka ukuran besar. Hasilnya pun sangat positif. Konsumennya tidak hanya berasal dari wilayah Sumsel, tetapi sudah tembus ke pelosok nusantara. Tapi, sebut dia, paling banyak order dari Pekanbaru, Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, Lombok. Bahkan, produknya sudah sampai Singapura.

Peminatnya, tambah Uky, para kolektor boneka yang ingin koleksinya tampil dengan baju ketika dipajang. Bahkan, diaku iUky, ada konsumennya yang ingin dibuatkan miniatur baju saat pernikahan. “Request tidak hanya baju untuk bonekanya, tetapi juga baju yang berukuran besar untuk pemiliknya sendiri,” paparnya sambil tertawa.

Sejauh ini, kata dia, hasil dari usaha ini lumayan dan menjanjikan. Satu produk dibandrol Rp75 hingga Rp500 ribu. Harga tergantung bahan, tingkat kesulitan dan ukuran. “Semakin rumit (detail, red) tentu semakin mahal,” imbuhnya.

Yang jelas, tambah dia, per minggu pasti ada order. Bahkan, dirinya saat ini kewalahan memenuhi permintaan konsumen. Dirinya pun kadang mengalami kesulitan pemilihan bahan. Dicontohkannya, untuk motif di busana yang dikenakan manusia tampak kecil sekali, tetapi untuk boneka bisa menjadi besar. “Ini kan salah satu kesulitannya,” paparnya.

Kemudian, beberapa kasus kesulitan adalah dalam memenuhi orderan. Karena dikerjakan sendiri dan butuh ketelitian, karena membuat busananya kan dalam ukuran kecil, harus teliti dalam detail. “Saya kerja, jadi tidak bisa full time membuat baju Barbie ini. Saat break kerja baru membuat baju,” jelasnya.

Kendati menjanjikan, Uky mengaku, belum berniat untuk total 100 persen mengeluti usaha tersebut dan mengundurkan diri dari pekerjaan. Dirinya saat ini masih fokus memperbaiki hasil karyanya agar dapat bersaing dan dilirik. Selain juga memperbanyak konsumen. “Nantilah, saat ini tingkatkan dulu hasil karya sehingga mampu menembus pasar lebih luas,” pungkasnya. (*/ce1)

Published in METROPOLIS

BADUNG - Kapolda Bali Irjen Petrus Golose memastikan pemuda bernama Presli Simon Situmeang yang berupaya masuk ke kawasan St Regis Hotel, Nusa Dua Bali pada Kamis (9/3) dini hari tak membahayakan keamanan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulziz yang sedang menginap di hotel mewah itu.

Menurut Petrus, pemuda kelahiran Tarutung, Sumatera Utara pada 17 Juli 1986 itu memang bermaksud masuk ke St Regis Hotel. Tujuannya menemui Putri Dina yang disebut-sebut anak Raja Salman.

“Dia mencoba bertemu dengan Putri Dina. Saya tidak tahu dari mana pelaku tahu informasi ini,” kata Petrus.

Meski demikian perwira Polri yang dikenal jago soal teknologi informasi itu menjamin upaya Simon tak sampai mengganggu keamanan ataupun keamanan Raja Salman beserta rombongan. Hanya saja, kata Petrus, pihaknya memang perlu memeriksa Simon, termasuk kondisi psikologisnya.

“Sama seperti penyusup di hari-hari sebelumnya. Setelah kita cek perlu pendalaman kejiwaan,” ucapnya.

Sebelumnya memang ada dua perempuan yang berupaya masuk ke St Regis Hotel untuk menemui Raja Salman. Yang pertama adalah Dewi Palapa asal Tanjungbalai, Sumut.

Sedangkan yang kedua adalah Mariana asal Semarang, Jawa Tengah. Perempuan yang mengaku berprofesi sebagai notaris itu bahkan menyebut ada dua anaknya yang termasuk dalam rombongan Raja Salman.

Lantas, apakah Putri Dina memang ada di Bali? Petrus mengaku tidak tahu.

Yang pasti, katanya, sampai saat ini petugas keamanan belum menemukan hal-hal yang mencurigakan. “Dia (Simon, red) cuma datang. Sangat mudah diamankan petugas yang berjaga di sana,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Simon ditangkap di gerbang St Regis Hotel, Kamis (9/3) sekitar pukul 03.30 dini hari waktu Indonesia tengah (WITA). Tim Satgas Intel yang berjaga di kawasan St Regis Hotel mengamankan pemuda yang mengaku wiraswasta itu karena berupaya masuk kawasan hotel yang menjadi tempat menginap Raja Salman itu.

Simon mengaku mau menemui Putri Dina yang menurutnya salah satu anak Raja Salman. Pemuda yang dalam kartu identittasnya tercatat sebagai warga Pondokgede, Bekasi, Jawa Barat itu mengaku mengenal Putri Dina saat bertemu di Ancol dan HKBP Rawamangun.(dre/radarbali/JPG)

Published in BERITA UTAMA
Jumat, 10 Maret 2017 01:38

Dua Bulan, Tilang 587 Kendaraan

LAHAT - Pelanggaran lalu lintas di Lahat cukup tinggi. Sepanjang Januari hingga Februari 2017, jajaran Satlantas Polres Lahat menilang hampir 600 pengendara. Penilangan meliputi berbagai pelanggaran. Ringan maupun pelanggaran berat.

Kapolres Lahat, AKBP Rantau Isnur Eka SIK, melalui Kasatlantas, AKP Dani Prasetya SIK mengatakan, selama Januari pihaknya telah menilang kendaraan, baik roda empat maupun roda dua sebanyak 225 pengendara. ‘’Lalu di Februari kemarin, ada sebanyak 362 pengendara. Jadi total keseluruhan ada 587 tilang," terang Dani, Kamis (9/3).

Namun demikian, penindakan berupa penilangan bukanlah bagian dari Operasi Simpatik yang tengah berlangsung saat ini, melainkan tindakan hasil dari razia rutin. ‘’Petugas polisi di lapangan boleh saja melakukan tindakan ke pengguna kendaraan bermotor yang melanggar aturan, tetapi itu di luar Operasi Simpatik," terangnya. (irw/ce4)

Published in SUMSEL
Halaman 1 dari 6

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca