Items filtered by date: Minggu, 05 Maret 2017
Senin, 06 Maret 2017 06:42

Lewati Target Finis Tiga Nasional

BOGOR - Pembalap andalan Sumsel, Handry Pratama Putra, di luar dugaan mampu tembus juara tiga nasional pada Sentul Drag Race Seri 1 2017. Pada balapan lurus 201 meter di Sirkuit International Sentul, Bogor, Minggu (5/3), pemuda yang beken disapa HPP itu finis dengan catatan waktu 12,35 second pada nomor paling bergengsi Free For All (FFA).

Tampil dengan nomor start 14, HPP kalah dari dua racer terbaik tuan rumah, Jawa Barat. Reindi Riupassa dari klub Putra Raflesia Feat Prodrac Racing pada posisi pertama dengan catatan waktu 10,334 detik. Kemudian, Nicky Livanda dari team JDM pada posisi kedua 11,496 second.

"Alhamdulillah saya bersyukur bisa finis dengan catatan waktu sangat baik. Ini jelas di luar perkiraan saya pribadi," kata pembalap yang tergabung di tim Yag Autoteknik tersebut usai balapan.

Tiga besar nasional bukanlah target utama pria kelahiran 7 Januari 1988 tersebut. Mengingat, sebelum balapan, peraih podium pertama di Jambi Open 2016 itu, cukup realistis. "Persiapan jelang balapan tidak maksimal. Mesin ready seminggu sebelum turun. Ya, sudah tentu hasil ini sangat mengejutkan," tambah ketua DPD KNPI Kota Palembang ini.

Raihan pada seri 1 dijadikan Tama, sapaan akrabnya, sebagai motivasi pada seri II, Mei nanti. "Ya, jelas lebih semangat pada balapan berikut," tandas suami Amelia ini.

Selain mengaspal di kelas FFA, Tama bersama tunggangannya, Mitsubishi Evo 3, main di kelas 12 second. Bahkan pada kelas 12 second, dia berhasil naik podium pertama dengan catatan waktu 12,128 second.

Dia berhasil meninggalkan dua pembalap DKI Jakarta, Stenly dan Caymund Kurniawan, pada posisi kedua dan tiga. Stenly bukukan waktu 12,471 second, sedangkan Cymond 12,600 second. (cj11/ion/ce4)

Published in ALL SPORT
Senin, 06 Maret 2017 06:20

Film Debut Terlaris 2017

LOS ANGELES – Hugh Jackman menutup karirnya sebagai mutan bercakar dengan apik. Film Logan yang dibintanginya menuai respons positif baik dari kritikus maupun penonton. Di Amerika Utara, film berdurasi 141 menit itu mencatat angka pembukaan USD 32 juta (Rp 425 miliar) saat rilis Jumat lalu (4/3).

Diperkirakan Logan bisa meraup setidaknya USD 80 juta (Rp 1,04 triliun) untuk akhir pekan. Capaian itu akan mengantarkannya menjadi film dengan debut terlaris sepanjang 2017. Sebelumnya posisi tersebut ditempati Lego Batman yang mendapat USD 53 juta (Rp 705 miliar) pada pekan pertama pemutarannya.

Dibuat dengan biaya USD 97 juta (Rp 1,29 triliun), Logan juga menjadi film rating R dengan studio terbanyak yang memutarnya pada minggu pertama. Tercatat ada 4.071 studio, mengalahkan Spy (2015) yang diputar di 3.711 bioskop.

Diceritakan, Logan harus menyembunyikan Profesor X dan mutan lainnya di pingiran Texas. Dia juga mesti melindungi sosok mutan muda misterius dengan kemampuan luar biasa bernama Laura (Dafne Keen).

Kritikus ramai-ramai memberi review bagus untuk film garapan James Mangold itu. Logan dianggap sebagai titik balik jagat mutan Marvel yang dimiliki 20th Century Fox, yang sudah diawali Deadpool Februari tahun lalu. Sebelum Deadpool, Fox sering disebut tak bisa menggarap film superhero dengan bagus. ’’Film ini punya tema cenderung gelap dan menampilkan cerita akhir sebuah era yang menarik. Menyentuh buat para penggila X-Men dan penonton baru,’’ papar kritikus The Hollywood Reporter Sheri Linden.

Sementara itu, kritikus untuk Vulture Anthony Riesman beranggapan, Logan merupakan salah satu film adaptasi komik superhero terbaik selama dua dekade terakhir. Riesman mengungkapkan, pihak Fox dan tim produksi tidak salah memutuskan Logan jadi film dengan rating R. ’’Film ini adalah kumpulan kebrutalan yang bikin bergidik, humor yang shocking, dan momen-momen emosional. Rasanya tidak seperti nonton film superhero,’’ tulisnya.

Kolumnis Forbes Mark Hughes menyatakan, Logan serupa crossover antara film western, film samurai Jepang, dan The Dark Knight. ’’Saya optimistis film ini bisa masuk jajaran film terbaik di Globes atau Oscars,’’ tegasnya.

Sebagai sutradara, Mangold menyatakan cukup khawatir saat menggarap film keempatnya bersama Jackman itu. Terlebih, setelah dirinya memutuskan Logan bakal digarap khusus penonton dewasa. ’’Saat membuat film R-rated, kamu harus mengurangi ongkos produksi karena target penontonnya jauh lebih terbatas. Sangat riskan,’’ tegasnya.

Meski demikian, alumnus sekolah perfilman Columbia University itu berhasil meyakinkan Fox dan Jackman sebagai pemeran utama. ’’Saya dan Hugh sama-sama berambisi membuat film superhero yang wow. Bukan dari segi pendapatan, tapi lebih ke sisi cerita,’’ ucap Mangold sebagaimana dikutip Vanity's Fair. Film spinoff dan solo ketiga Logan tersebut banyak diinspirasi komik Old Man Logan, versi alternatif Wolverine yang diterbitkan pertama pada 2008.

Beban tersebut juga dirasakan Jackman. Aktor yang besar di Australia itu menyatakan, filmnya kali ini berbeda dengan serial X-Men atau standalone Wolverine sebelumnya. ’’Film ini serius dan emosional. Saya kadang terharu saat syuting,’’ ucapnya sebagaimana dikutip Sydney Morning Herald. Menurut dia, film terbarunya itu merefleksikan kehidupan nyata. ’’Cerita film ini benar-benar hebat, dan pada intinya menyadarkan bahwa setiap orang bisa menjadi lebih baik dari dirinya sekarang ini,’’ imbuhnya. (fam/c17/ayi)

Published in HEADNEWS
Senin, 06 Maret 2017 06:18

Tragis, Tommy Page Bunuh Diri

Pencinta musik era 1990-an di Indonesia pasti mengenal penyanyi Tommy Page. Pelantun hit I'll Be Your Everything itu beberapa kali mengunjungi penggemarnya di Indonesia. Tidak ada kabarnya setelah ketenarannya meredup, Page bikin headline di beberapa media.

Dia ditemukan tewas di New York, Amerika Serikat. Detail kematiannya belum jelas. Namun, Direktur Editorial Billboard.com Denise Warner mengatakan Page meninggal dunia pada Jumat karena bunuh diri.

Page yang berusia 46 tahun menjadi salah satu pendiri majalah Billboard pada 2011 sebagai rekanan penerbit. Setahun kemudian, dia mempromosikan majalah itu. Penyanyi pop ternama itu beken dengan beberapa hit. Yang paling tenar adalah A Shoulder To Cry On.
"Kami semua berduka atas kematian rekan dan teman ami Tommy Page," ujar presdien Billboard Entertainment Group John Amato. "Dia adalah jiwa yang luar biasa dan entertainer sejati," sambungnya. Rest in peace Tommy.

Bagi penggemar Tommy Page di Indonesia, meski penyanyi berusia 46 tahun itu tidak lagi menelurkan album baru, lagu-lagunya selalu membawa kenangan. Beberapa yang terkenal antara lain Painting In My Mind, A Zillion Kisses, I Think I’m In Love, I’ll Be Your Everything, serta Wherever You Close You Eyes. Dan, tidak ketinggalan, lagu yang sukses bikin baper Shoulder to Cry On.

Bila sedang patah hati atau jatuh cinta namun tidak kesampaian, lagu-lagu Page selalu sukses bikin yang mendengarkan bertambah sedih dan tercabik-cabik. Page pun cukup sering manggung di Indonesia.

Terakhir pada Juni 2016. Dia tampil di Jakarta dan Bandung. Sangking seringnya ke Indonesia, Page menganggap Indonesia adalah rumah keduanya. Lewat akun Twitternya, Page kerap menyapa penggemarnya di Indonesia dan bertanya lagu apa yang mereka harapkan akan ditampilkan Page saat konser.

Page juga executive di Warner Bros. Records. Di perusahaan itu dia membantu membentuk karir Michael Buble, Alanis Morissette, Josh Groban, dan Green Day. Page, lulusan Stern School of Business Universitas New York memulai karirnya pada 1990.

Single pertamanya I'll Be Your Everything yang dirilis pada April 1990 langsung melesat di tangga lagu Billboard Hot 100. Lagu itu ditulis juga oleh Jordan Knight dan Danny Wood dari New Kids on the Block. Bahkan Page dan NKOTB kerap menghelat konser bersama. (Reuters/abc/tia/nan)

Published in SHOW & SELEBRITI
Senin, 06 Maret 2017 05:47

Selangkah Lagi ke Timnas

JAKARTA - Mimpi Zalnando membela panji Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017 Malaysia, Agustus nanti, selangkah lagi terwujud. Ini setelah bek kiri Sriwijaya FC tersebut selalu dipanggil ikut seleksi hingga tahap akhir atau ketiga.

Seleksi tahap ketiga sendiri dilaksanakan 7-9 Maret mendatang di lapangan SPH Karawaci Tangerang, Banten. "Surat masuk ke Sriwijaya FC dari PSSI perihal seleksi Timnas Indonesia hanya untuk Zalnando. Kami tentu sangat bangga dengan pemanggilan ini dan kami mendukung penuh Zalnando ke timnas," ungkap Faisal Mursyid, sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri, selaku pengelola Sriwijaya FC, Minggu (5/3).

Mengingat ini adalah seleksi akhir sebelum memasuki pembentukan timnas, seleksi tahap ini tentu menentukan bagi peluang Zalnando dan pemain lainnya memakai jersey timnas. Dalam daftar panggil, PSSI memanggil 24 nama pemain. Selain nama Zalnando yang ikut seleksi sejak pertama sampai tahap ketiga ini, ada kiper Kurniawan Kartika Adjie dari Persiba Balikpapan.

Kemudian, bek Hansamu Yama, Ryuji Utomo, Ricky Fadjrin, Rizky Dwi Febriyanto, Evan Dimas, Arsyad Yusgiantoro, Saddil Ramdani, dan Ahmad Nur Hardianto. Ada juga nama yang baru masuk di seleksi ketiga macam Dendy Sulistyawan, Terens Puhiri, dan Henhen Herdiana.

Selebihnya pemain yang keluar masuk seleksi seperti Gian Zola, Osvaldo Haay, Nazar Nurzaidan, Nasir, dan lainnya. Sedangkan I Putu Gede Juniantara dan Hargianto tidak bisa ikut seleksi karena akan mengikuti pelantikan sebagai anggota kepolisian Republik Indonesia, 7 Maret 2017.

Terkait dua nama milik klub Bhayangkara FC ini, pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla, tidak akan panggil penggantinya. Slot keduanya tetap, makanya untuk seleksi kali ini hanya libatkan 24 nama. Jumlah paling sedikit jika melihat pemanggilan tahap pertama 25 pemain dan 26 pemain untuk pemanggilan tahap kedua.

"Saya diberitahu bahwa Putu dan Hargianto tidak bisa hadir karena akan dilantik sebagai anggota polisi. Saya tidak permasalahkan itu. Namun kami juga tidak memanggil pemain untuk mengganti mereka. Jadi, seleksi tahap ketiga nanti diikuti 24 pemain saja," terang Milla yang menimba ilmu di akademi sepak bola Barcelona La Massia itu.

Rencananya, latihan akan dilaksanakan empat kali. Dimulai Selasa (7/3) pagi mulai pukul 08.00 WIB. Kemudian, Rabu (8/3) pagi mulai pukul 08.00 WIB dan sore pukul 16.00 WIB. Terakhir, Kamis (9/3) pagi mulai pukul 08.00 WIB. (kmd/ion/ce4)

Published in GELORA SRIWIJAYA
Senin, 06 Maret 2017 05:05

Harus Berpisah Sebulan

ACHA Septriasa ternyata tetap konsisten bermain film. Meski baru menikah dengan Vicky Kharisma 11 Desember 2016 lalu, dirinya akan terlibat dalam film terbaru yang berjudul Cinta Dua Kodi. Kondisi tersebut membuat Acha harus meninggalkan suami di Australia selama sebulan. 

Keterlibatan Acha sebagai bintang utama sudah mendapat restu dari Vicky. Karena jika tidak menerima izin, dirinya tak akan mungkin nekad terpisah jarak dan waktu selama satu bulan ke depan.

"Jujur, dari tahun kemarin sampai awal tahun ini harusnya ada lima film bisa dealing sama management saya. Tapi baru ini yang cocok waktunya. Juga baru bulan ini diizinkan suami. Ini suatu project yang seperti gayung bersambut. Ini jadi film layar lebar pertama saya setelah resmi jadi ibu rumah tangga," jelas Acha.

Acha mengaku tak menyangka bisa secepat ini kembali berada di depan kamera. Namun menurutnya, ini adalah takdir untuk memerankan tokoh pengusaha muslimah bernama Ika Kartika yang kisahnya begitu inspiratif.

"Ini sesuatu yang belum saya rencanakan bisa balik secepat ini. Namun balik lagi ke film itu kan rezeki ya, jodoh juga. Setiap karakter itu saya percaya memilih pemainnya sendiri. Itu juga yang diucapkan beberapa director sama saya," tuturnya.

Lantas, benarkah Acha dibayar mahal oleh produser demi terlibat produksi perdana Inspira Pictures ini? "Suami nanya saya dapat (honor) berapa di sini? As long as I am happy, dia akan mengizinkan saya. Honor berapanya, lihat aja tadi pertama kali launching aja gede-gedean gini. Jadi saya percaya kalau orang punya modal yang baik, pasti filmnya juga baik," pungkas. (dod/nan)

Published in SHOW & SELEBRITI
Senin, 06 Maret 2017 05:02

Mengurai Permasalahan di Jalan Raya

Oleh: Ahmad Satria Budiman*


Jalan raya merupakan salah satu infrastruktur daerah yang berperan penting dalam pengaruhnya terhadap laju perekonomian. Tanpa adanya jalan raya, proses distribusi barang dan jasa akan terganggu, baik di lingkungan perkotaan maupun di luar perkotaan. Tanpa jalan raya juga, aktivitas manusia untuk bepergian dari dan ke suatu tempat juga akan terganggu.

Menurut hemat penulis, saat ini ada dua permasalahan mendasar yang terjadi di jalan raya, khususnya di Sumatera Selatan. Kedua permasalahan tersebut yakni kemacetan yang lebih banyak terjadi di dalam Kota Palembang dan kerusakan jalan yang lebih banyak terjadi di luar Kota Palembang atau di jalur transportasi antar kota dalam provinsi.

Kemacetan lalu lintas terjadi karena volume kendaraan tidak sebanding dengan kapasitas jalan. Semakin hari, jumlah kendaraan semakin bertambah. Tetapi di sisi lain, jalan raya cenderung tidak mengalami perpanjangan dan pelebaran yang signifikan. Secara tak langsung, kerugian yang ditimbulkan dari kemacetan di antaranya waktu tempuh semakin lama, boros konsumsi bahan bakar, serta dampak emosional bagi pengendara.

Kemacetan juga terjadi karena faktor-faktor lain. Seperti kendaraan umum berhenti di sembarang tempat, kendaraan pribadi yang parkir di bahu jalan, truk pengangkut barang yang mogok di tengah jalan, waktu-waktu padat beraktivitas, tidak menaati rambu lalu lintas. Sementara itu, kerusakan jalan raya terjadi karena beban kendaraan terlalu berat dan lambannya penanganan terhadap kondisi jalan banyak berlubang.

Kondisi ini semakin parah ketika musim hujan. Lubang jalan tergenang air dan tampak samar-samar. Jika pengendara kurang berhati-hati, kendaraan bisa terperosok. Di sejumlah tempat, kondisi yang demikian memaksa kendaraan untuk berjalan secara bergiliran bila terdapat lubang yang cukup dalam dan berlumpur di salah satu ruas jalan. Kerugian yang ditimbulkan kerusakan jalan kurang lebih sama seperti kemacetan, ditambah kerusakan kendaraan, potensi kecelakaan tunggal, dan pungutan liar (pungli).

Sebagai relawan yang sesekali bertugas di luar kota, penulis sering mendapati kondisi jalan berlubang yang sangat mengganggu perjalanan. Terutama memang saat hujan deras dan melakukan perjalanan di malam hari. Sebagai contoh, jalan raya Palembang-Inderalaya, Indralaya-Prabumulih-Baturaja, Palembang-Betung, Betung-Sungai Lilin-Bayung Lencir, dan Sekayu-Lubuklinggau. Sejak awal 2016 hingga awal 2017, jalan raya antar kota dalam provinsi seakan belum mendapatkan perhatian serius.

Solusi yang Dilakukan

Untuk menjawab permasalahan, ada beberapa langkah solutif. Di antaranya, pengembangan infrastruktur untuk menambah jalan raya dan meningkatkan sistem transportasi umum. Dalam hal ini, pemerintah membangun Jembatan Musi IV di hilir Ampera dan Musi VI di hulu Ampera. Kedua proyek senilai Rp526 miliar dan Rp384 miliar tersebut bertujuan untuk meringankan beban Jembatan Ampera yang akan memasuki usia 52 tahun pada 30 September 2017 mendatang.

Diketahui, Musi IV dibangun dengan model ekstrados berkabel penahan atau cable-stayed bridge. Dengan panjang 1.130 meter, jembatan ini membentang dari Jalan Perintis Kemerdekaan di Ilir Timur (IT) II menuju Jalan Ahmad Yani di Seberang Ulu (SU) II. Sementara itu, Musi VI dibangun dengan sistem rangka baja pelengkung atau arch bridge. Dengan panjang 710 meter, jembatan ini membentang dari Jalan Sultan M. Mansyur di Ilir Barat (IB) II menuju Jalan Faqih Usman di Seberang Ulu (SU) I.

Sedangkan untuk transportasi umum, pemerintah membangun light rail transit (LRT) yang hingga sekarang progresnya sekitar 40 persen. Proyek LRT senilai Rp11,4 triliun, yang terbagi ke dalam 5 zona dan memiliki panjang lintasan 23,4 kilometer tersebut, akan membelah kepadatan kota dan melintasi Sungai Musi, dimulai dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II sampai dengan Jakabaring Sport City (JSC).

Meskipun demikian, pengembangan infrastruktur sebaiknya juga diiringi perilaku masyarakat. Dalam hal ini pengendara untuk taat pada rambu lalu lintas. Langkah solutif paling sederhana adalah patuh terhadap alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), marka jalan, dan rambu-rambu lain seperti tidak parkir atau berhenti di sembarang tempat. Lebih lanjut, kondisi terburu-buru yang lantas mengorbankan kepentingan bersama bukanlah tindakan yang dapat dibenarkan, terkecuali alasan-alasan tertentu seperti kemanusiaan dan kenegaraan.

Sementara itu, untuk mengatasi kerusakan jalan, langkah solutif yang dapat dilakukan terlebih dulu adalah mencari akar permasalahan. Jika upaya tambal sulam bertahan selama beberapa bulan saja, sebaiknya dicari solusi lain yang lebih efektif, seperti cor beton atau pengaspalan ulang. Jika pun masalahnya terletak pada beban kendaraan yang terlalu berat, diperlukan regulasi dan tindakan tegas yang harus dilaksanakan seluruh pihak terkait. Kemudian jika kendalanya pendanaan, tentu diperlukan strategi kerja sama dengan sektor swasta.

Sebagian masyarakat kita menggantungkan hidupnya pada jalur transportasi antar kota dalam provinsi untuk menjual hasil perkebunan dan pertanian. Karena itu, kondisi jalan mulus adalah mutlak diperlukan untuk menjaga stabilitas perekonomian. Dan kondisi tersebut dapat terwujud melalui upaya perbaikan dan pemeliharaan jalan secara intensif dengan menyesuaikan akar permasalahan supaya kerusakan jalan bisa segera terselesaikan.

Baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat seyogianya bahu-membahu dengan menyampingkan ego sektoral dan mengutamakan kepentingan rakyat, agar jalan raya aman dan nyaman digunakan oleh siapa saja. Dengan demikian, geliat pengembangan infrastruktur dapat dirasakan manfaatnya secara berimbang. Tidak hanya di lingkungan perkotaan, tapi juga di luar perkotaan, sebagai langkah menuju Sumatera Selatan semakin gemilang. (**)


* Penggiat Sosial, Tinggal di Palembang

Published in BUDAYA & OPINI
Senin, 06 Maret 2017 05:00

Tunda Penetapan Paslon Terpilih

 

SEKAYU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muba harus menunggu surat keputusan (SK) Mahkamah Konstitusi (MK) melaksanakan penetapan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muba terpilih. Ini sesuai surat edaran (SE) KPU RI No 199 Tahun 2017. Padahal tidak ada paslon yang mengikuti ilkada Muba mengajukan permohonan perselisihan hasil pemilih (PHP).

Akibatnya, jadwal penetapan paslon Bupati dan Wakil Bupati Muba terpilih ditunda dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. “Sesuai tahapan PKPU, jadwal penetapan paslon Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilakukan 8-10 Maret,” kata H Ahmad Firdaus Marvels SE MSi, Ketua KPU Kabupaten Muba, kemarin.

Berdasarkan perolehan suara terbanyak, paslon nomor urut 1, Dodi Reza Alex dan Beni Hernedi ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muba terpilih. Sedangkan MK baru melaksanakan sidang PHP yang diajukan 42 kabupaten/kota serta Provinsi pada 13 Maret mendatang. Karena itu, KPU Kabupaten Muba menunggu hasil keputusan MK baru bisa menetapkan pasangan terpilih.

“Kita (KPU Muba) berkoordinasi dengan Panwaslu dan KPU Provinsi Sumsel mengenai keputusan MK ini,” ungkapnya. Diperkirakan pelaksanaan penetapan paslon Bupati dan Wakil Bupati terpilih ditund sekitar satu minggu dari jadwal yang sudah ada. Sebab, lanjut Ahmad Firdaus, keputusan MK tersebut menjadi persyaratan bagi Kementrian Dalan Negeri (Kemendagri) mengeluarkan SK pelantikan Bupati dan Wakil Bupati.

Mulai dari pengajuan SK ke DPRD Kabupaten Muba, Gubernur Sumsel serta Kemendagri. “Keputusan MK itu kemungkinan berisi penjelasan Pilkada Muba tidak ada perselisihan atau permasalahan,” imbuhnya. Selain itu, ungkap dia, karena pelaksanaan Pilkada dilakukan serentak se-Indonesia, jadwal penetapan juga dilakukan bersamaan.

KPU Kabupaten Muba sendiri, tambah Ahmad Firdaus, menargetkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022, bisa dilaksanakan pada April mendatang seperti tidak akan terealisasi. “Kemungkinan pelantikan dilaksanakan serentak dan sesuai jadwal pada Juni mendatang,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Dodi-Beni, Hasan Usman mengaku, pihaknya belum menerima pemberitahuan KPU Kabupaten Muba perihal penundaan penetapan paslon Bupati dan Wakil Bupati terpilih. “Sebenarnya kita menyayangkan, kenapa penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih ditunda,” ungkapnya. Sebab pelaksanaan Pilkada Muba tidak ada perselisihan.

Terpisah, Kapolres Muba AKBP Julihan Muntaha Sik melalui Kabag Ops Polres Muba Kompol Janton S mengatakan, aparat kepolisian akan berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Muba mengenai waktu penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. “Kita akan menerjunkan pengamanan maksimal. Sebanyak 310 aparat kepolisian Polres Muba dan 65 personil BKO Brimob akan dilibatkan dilengkapi persenjataan dan mobil baracuda,” tegasnya. (yud)

Published in PILKADA
Senin, 06 Maret 2017 04:49

Sulit Air Bersih, Aktivitas Lumpuh

SUMSEL – Banjir masih dialami warga di dua kabupaten, Muratara dan Muba. Di Kecamatan Rawas Ilir, Muratara banjir makin meluas. Debit air Sungai Rawas meningkat diiringi tingginya intensitas hujan menjadi penyebab terendamnya pemukiman warga di 8 desa.

Sebelumnya, banjir hanya menggenangi tiga desa, Rawas Ilir, Desa Mandi Angin, Bingin Teluk, dan Desa Bingin Makmur II. Namun kali ini banjir merendam lima desa lainnya seperti Desa Tanjung Raja, Bingin Makmur I, Belani, Pauh, dan Batu Kucing. Ketinggian air berkisar 30 cm hingga 2 meter.

Warga mengaku belum bisa beraktivitas. Mereka pun mulai kesulitan air bersih. Sumur maupun aliran air Sungai Rawas tak bisa dimanfaatkan. ‘’Kami juga lebih banyak berdiam diri di rumah, banjir kali ini cepat naik dan cepat surut,’’ ujar Azhari, warga Pauh, Kecamatan Rawas Ilir.

Kapolres Mura AKBP Hari Brata melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu Pajri Anbia terjun langsung memantau banjir. Pihaknya meminta warga tetap mengutamakan keselamatan dalam menjalankan aktivitas. ‘’Jangan main atau mandi di genangan banjir, demi keselamatan dan kesehatan warga,’’ ujarnya.

Di Muba, banjir membuat aktivitas warga lumpuh. Warga tak bisa meninggalkan rumah dan lebih banyak bertahan. “ Warga beraktifitas pakai perahu ketek, menuju berbagai wilayah yang ada,” ujar Suprapto, sekretaris Camat Hari Leko.

Tenda evakuasi yang dibangun di halaman Kantor Kecamatan Batang Hari Leko terkesan sia-sia. ‘’Tak ada warga yang tinggal di tenda evakuasi yang disediakan,” cetusnya

Kepala BPBD Muba, Haryadi SE MSi mengatakan, ketinggian banjir mulai surut. ‘’Kita tetap siagakan personil TRC, perahu karet dan tenda evakuasi di Desa Lubuk Bintialo,’’ ujarnya
Lantaran ketinggian banjir, terbilang masih tinggi dan merendam Desa Lubuk Bintialo. “ Kita khawatir ketinggian banjir kembali tinggi, karena hujan deras masih menguyur Bumi Serasan Sekate,’’ katanya.  (yud/cj13/ce1)

Published in SUMSEL
Senin, 06 Maret 2017 04:46

Karier Maitimo Terancam Habis

JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra, Teco, mengakui memang menaksir Raphael Maitimo. Tapi, dia membantah telah menjalin komunikasi dengan pemain naturalisasi itu.

Belakangan, nama Maitimo memang gencar dikabarkan dekat dengan Sriwijaya FC. Ini menyusul masalah dia bersama PSM Makassar yang belum tuntas.

Sampai saat ini, Maitimo belum juga bergabung ke PSM. Kondisi itu, kabarnya bakal dimanfaatkan Macan Kemayoran –julukan Sriwijaya FC. Sekalipun manajemen Sriwijaya FC sebelumnya sudah memberi sinyak kuat akan boyong mantan pemain Arema FC tersebut.

"Soal Maitimo ya saya tahu permainan yang dimilikinya. Dia dahulu pernah main di Persija dan Arema, dia bagus dan kuat," ujar Teco kepada wartawan.

Kendati demikian, hal itu hanya sebatas taksiran saja. Sebab, dia membantah telah menjalin komunikasi. "Ya dia bagus ya intinya. Cuma saya sendiri tak ada komunikasi dengan Maitimo," tandas dia.

Disisi lain Kalangan pengurus PSSI memantau polemik antara Maitimo dan manajemen PSM. Jika kasus ini ditangai PSSI, karier Maitimo terancam habis. Direktur Kompetisi Usia Muda PSSI, M Yusuf Kurniawan mengatakan, kasus pemain yang telah teken kontrak kemudian hengkang klub lain bukan hal baru di persepakbolaan Indonesia. Hanya saja, kasus ini idealnya tidak terulang dari musim ke musim.

Karena itu, ia menyarankan, agar manajemen PSM dapat melaporkan masalah itu ke PSSI sebagai federasi tertinggi sepak bola Indonesia. Tentunya dengan membawa seluruh barang bukti. Bukti-bukti itu nantinya yang akan menjadi dasar hukum dalam pengambilan keputusan.

Sebab, ia berharap dalam permasalahan ini idealnya ada efek jera agar tidak terulang. "Sebetulnya saya tidak berkompeten untuk mengomentari ini, tetapi sekadar saran sebaiknya dilaporkan saja. Jika buktinya kuat, dia (Maitimo) bukan hanya tak bisa bermain di Liga 1, tetapi di liga lainnya. Termasuk di luar negeri," katanya. (ies/ion)

Published in TOP SOCCER
Senin, 06 Maret 2017 03:35

Mantan Sopir Bandar Dibekuk

KAYUAGUNG - Ingat penangkapan yang menewaskan terduga bandar narkoba di OKI, Almarhum Kowi, beberapa waktu lalu? Nah, jajaran Satuan Narkoba Polres OKI membekuk seorang pria yang pernah jadi sopirnya.


Tersangkanya, Asri alias Aduk (31),warga Desa Serdang Menang, Kecamatan SP Padang, OKI. Dia diciduk di jalan raya Palembang-Kayuagung, di kawasan Tugu Gading Desa Celikah, pada Jumat (2/3), pukul 16.00 WIB.

Beredar informasi kalau tersangka ini mengedarkan narkoba. Polisi melakukan penyelidikan, lalu menyamar dan janjian transaksi dengan tersangka. Sore itu, mengendarai Jupiter Z merah, tersangka menunggu calon pembeli di lokasi.

Ketika itulah dia langsung disergap aparat didapati dua plastik bening berisi sabu seberat 1,10 gram dan sebilah pisau bergagang kayu darinya. Polisi juga menyita uang Rp200 ribu berikut tas hitam.

“Dia mantan sopir almarhum Kowi. Saat ditangkap, dia kurir dari seorang bandar lain di wilayah SP Padang,” jelas Kapolres OKI AKBP Amazona Pelamonia SH SIK melalui Kasat Reserse Narkoba Polres OKI AKP Jhoni Fajri, kemarin.

“Tersangka mengaku dapat upah Rp300 ribu untuk sekali transaksi,” ujarnya. Saat ini, dia menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres OKI. Kasusnya dalam pengembangan. (gti/ce1)

Published in DOR!
Halaman 1 dari 4

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca