Items filtered by date: Sabtu, 04 Maret 2017
Minggu, 05 Maret 2017 06:55

Kebut Semua Proyek Asian Games

PALEMBANG – Penyelesaian venues dan infrastruktur penunjang Asian Games (AG) 2018 menjadi fokus kerja saat ini. Untuk memastikan itu, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H Alex Noerdin melakukan pengecekan, kemarin (4/3).

Pertama kali yang ditinjau Alex adalah proyek LRT di Zona 5. Didampingi Asisten I Dr Akhmad Najib SH, Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel Basyarudin, dan Kepala Proyek Zona 5, Alex naik ke atas badan LRT. Turut mendampingi, Sekretaris PMU LRT Wahidin, Kadispora Yusuf Wibowo, dan Karo Humas Protokol Teddy Meilwansyah.

Dia melihat bagian jalan kereta yang sudah dicor dan dipasangi besi untuk rel. Di bagian girder, sambungan dua badan jalan, dipasang bahan semacam karet untuk mengantisipasi pemuaian
Sedang di tengah jalur ada lubang untuk tempat pembuangan air. “Bayangkan ketinggian LRT ini sampai 9 meter. Pekerja bekerja sampai malam, naik pakai tangga di ketinggian, jadi patut diapresiasi,” kata Alex. Ditargetkan, pekerjaan pembangunan LRT selesai akhir tahun ini.

“Selanjutnya tinggal pemasangana kereta dan ujicoba,” tuturnya. Nantinya, LRT tidak hanya untuk angkutan atlet yang berlaga dalam ajang Asian Games, tapi juga masyarakat umum.
Alex optimistis target penyelesaian tercapai karena saat ini progres fisik sudah 40 persen. Jika kereta selesai dan terpasang, maka progresnya lanjut melejit. Dari Zona 5, Alex melanjutkan peninjauan ke venue menembak dan dayung.

Di lokasi perluasan shooting range, terlihat para pekerja dan alat berat yang terlibat proses pemancangan tiang. Tanah timbunan menumpuk di lokasi yang merupakan daerah rawa. Disana juga dipersiapkan areal untuk venue baseball. Mengenai total anggaran pembangunan di areal Jakabaring Sport City (JSC), Alex mengatakan belum bisa dihitung. “Belum final,” ucapnya. Dia mencontohkan, untuk convention centre dianggarkan Rp 146 miliar dan venue dayung sebesar Rp 136 miliar. Untuk perluasan venue dayung, kata Alex, diperlukan ganti rugi.

Perluasan mengenai sebagian pemukiman penduduk dan sawah. ‘Kita antisipasi pula kesiapan tenaga kerja saat puasa dan Lebaran nanti,” imbuh Alex. Ada kendala, seperti untuk venue bowling. Katanya, sponsor baru didapat. Peralatan di venus itu menurut Alex akan dibantu Pertamina. Untuk venue senam dan takraw tinggal direhab. Begitu juga voli pantai, tinggal rehab dan tambah fasilitas.

Pekerjaan itu sedang proses lelang dengan memakai dana APBD. Awal Juni nanti, pembenahan bisa langsung dikerjakan dan selesai akhir 2017. Begitu juga venues panjat tebing tidak banyak yang dipersiapkan. Meski tidak ingin dikatakan lebih siap dari Jakarta, Alex mengatakan, pekerjaan yang dilakukan di Sumsel sudah bisa dinilai sendiri. Untuk tingkat kesulitannya beragam. Seperti di area shooting range, bagian tengahnya dipasang tiang pancang dengan kedalaman 36 meter.

Sebanyak enam tiang akan disambung. Sedangkan kondisi di lokasi merupakan daerah rawa. Project Manager Venue Dayung, Weldi, mengatakan, pihaknya sedang mengerjakan tribun, boat house, dan rowing venue location. Lintasan dayung bila selesai akan memiliki panjang total 2.200 meter.

“Saat ini baru 1.200 meter, jadi akan ditambah 1.000 meter lagi,” tutur Alex. Menurutnya, panjang lintasan itu sudah memenuhi standar minimal untuk kejuaraan dayung tingkat dunia. Keuntungannya, venue ini di tengah kota. “Memang agak telat karena kendala lahan, tapi proyek tetap berjalan dan optimis dapat diselesaikan pada waktunya,” tukasnya,

Terakhir, Alex meninjau tol Palembang-Inderalaya (Palindra). Meski hanya di seksi 1, tapi pihak kontraktor sekalian menjelaskan progres keseluruhan pembangunan tol tersebut. “Secara keseluruhan fisik sudah 53 persen,” kata manager pelaksana (teknik) PT Hutama Karya (HK), Toni Haryadi. Pekerjaan proyek tol palindra disebutnya sudah mengadopsi teknologi geo textile woven untuk di daerah rawa.

Teknologi asal Swedia itu disebut lebih cepat untuk pekerjaan pembangunan di daerah rawa, dan biaya lebih murah. Progres 7 km pada seksi 1 sudah selesai 76 persen, tinggal finishing. Saat ini sedang melanjutkan pekerjaan pembangunan di seksi 2 dan 3. “Ditarget tol Palindra ini selesai Juli 2017,” katanya.

Usaha PT HK mempercepat pengerjaan tol sepanjang 21,93 km itu terganjal pembebasan lahan. Terutama di seksi II sepanjang 4,9 km dari Pemulutan-KTM Rambutan. Progres fisik di sana baru 1,8 persen. Seksi III sepanjang 9,93 km dari KTM Rambutan-Inderalaya, hingga kemarin (1/3) mencapai 35,4 persen. Seksi I dari Palembang-Pemulutan sepanjang 7,10 km lebih baik, sudah mencapai 75,62 persen.

Pimpinan proyek tol Palindra dari PT HK, Hasan Turcahyo mengakui adanya kendala tersebut. Semua tersebut telah dilaporkannya kepada gubernur. Katanya, seksi I akan diupayakan selesai April 2017, molor dari target awal Januari.

Seksi II ditarget selesai Agustus 2017, molor dari rencana April. Sementara seksi III ditarget selesai Mei 2017. Estimasinya, tahap pertama ketika tol Palindra operasional, kjasitas kendaraan yang melintas sekitar 20 ribu unit per hari. (bis/yun/ce1/tambah)

 

Published in HEADNEWS
Minggu, 05 Maret 2017 05:53

Ribuan Warga Muba Masih Terisolasi

JAKARTA – Masyarakat diminta waspada atas kondisi cuaca dalam tiga hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi keberadaan bibit siklon tropis di Laut Arafuru bagian Utara. Keberadaannya bisa berpotensi menyebabkan kondisi cuaca ekstrem. 

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Yunus S. Swarinoto menjelaskan, awal terdeteksinya bibit siklon tropis bermula saat pihaknya menemukan adanya pusat tekanan rendah di Laut Arafuru bagian utara, Jumat (3/3). Tepatnya di 7.9 °LS 132.8 °BT atau sekitar 1.220 km sebelah timur laut dari kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Setelah dilakukan kajian lebih lanjut, diketahui tekanan minimum di pusat sistem mencapai 1002 hPa. Dengan kecepatan angin maksimum 38 Km/jam, pusat tekanan rendah ini bergerak ke arah barat dengan kecepatan 11 Km/jam. ”Namun dalam 48 hingga 72 jam ke depan, pergerakannya akan dominan ke arah selatan-barat daya,” ujarnya, kemarin (4/3).

Dalam jangka waktu tersebut, bibit siklon ini diperkirakan akan tumbuh menjadi siklon tropis. Siklon akan berada di sekitar perairan sebelah utara Pulau Tiwi, Australia Utara atau sekitar 792 km sebelah Tenggara dari Kota Kupang. Kondisi ini tentu akan berdampak pada keadaan cuaca di Indonesia. ”Apalagi, fenomena atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) masih tampak bergerak ke arah Timur, memasuki wilayah Indonesia bagian barat. Meski intensitasnya melemah,” ungkapnya.

Karenanya, dalam periode tiga hari ke depan, diprediksi terjadi beberapa kondisi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah. Potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Laut Jawa, Laut Bali, Bali, Nusa Tenggara Barat , Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Laut Arafuru, Laut Timor, dan Papua bagian selatan.

Selain itu, ancaman hujan lebat dengan disertai kilat/petir atau hujan ringan sedang berdurasi lama juga perlu diwaspadai di sejumlah daerah. Mulai dari Sumatera (Aceh, Riau, Jambi, Sumatera Barat), Jawa (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur), Sulawesi (Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan). Kemudian, Kalimantan bagian Barat, Tengah, Selatan, Timur dan utara; Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, serta Papua bagian selatan.

Ancaman gelomban tinggi pun diperkirakan terjadi di sejumlah perairan di Indonesia. Gelombang laut dengan ketinggian 2.0 - 2.5 meter diprediksi terjadi di Perairan Kepulauan Kei – Kepulauan Aru, Perairan selatan Kepulauan Leti, Kepulauan Tanimbar, Perairan Raja Ampat – Sorong bagian selatan. Sementara, ancaman gelombang dengan ketinggian 2.5 – 4.0 meter terjadi di wilayah Perairan Selatan Kepulauan Babar, Laut Arafuru bagian Barat, dan Laut Timor.

Atas kondisi ini, BMKG telah melakukan koordinasi dengan Kementerian/lembaga terkait. Yunus pun meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati terhadap ancaman tersebut. ”Masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut dihimbau agar waspada dan berhati-hati serta potensi dampak cuaca buruk lainnya, seperti: genangan, banjir, longsor, jalanan licin, dan pohon tumbang,” tuturnya.

Cuaca ekstrem itu berdampak pada bencana alam seperti banjir di Sumsel. Di kabupaten Musi Banyuasin (Muba), beberapa desa di Kecamatan Batang Hari Leko tergenang air. Ketinggian hingga 3 meter.

Air juga merendam jalan dan halaman sekolah. Karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muba meliburkan aktivitas belajar mengajar. Untuk sementara, para murid diminta belajar di rumah. “Kami berikan tugas kepada siswa dan dikerjakannya di rumah saja,” ujar Drs Safarudin, kepala Disdikbud Muba.

Menurutnya, tidak semua sekolah diliburkan. Tapi hanya yang terendam banjir. Sampai kapan? Safarudin mengakui kebijakan meliburkan sekolah itu, sifatnya tentatif, melihat situasi.

Bila banjir telah surut, siswa kembali masuk sekolah. “Libur ini, bertujuan agar para anak didik tak terjadi apa-apa,” tegasnya. Sangat beresiko jika mereka belajar di tengah kondisi sekolah kebanjiran.

Terpisah, Sekretaris Camat Batang Hari Leko, Suprapto, membenarkan beberapa sekolah telah diliburkan sejak Kamis (2/3) lalu. “Karena akses jalan tak bisa dilintasi. Hampir seluruh wilayah desa terendam banjir,” ungkapnya. Banyak gedung sekolah berdiri di dataran yang rendah.

Menurutnya, banjir terparah merendam Dusun I, II dan III Desa Lubuk Buah Bintialo. Ketinggian banjir di kawasan yang berada di bantaran Sungai Batang Hari Leko itu mencapai 3 meter. “Warga pasrah rumahnya terendam, banjir tahun ini yang paling parah,” ungkapnya.
Di i Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat sejak Jumat (3/3) lalu, lima orang terdata meninggal dunia akibat tertimbun longsor dan dua lainya luka berat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ratusan rumah terendam banjir seperti di 150 rumah di Jorong Ranah Pasar, 50 unit rumah di Jorong Ranah Baru, 50 unit rumah di Jorong Abai. Banjir dan longsor itu melanda delapan kecamatan dan 13 nagari. Selain itu, lima dusun terisolasi dan jalan nasional penghubung Sumatera Barat—Riau putus karena longsor.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Sutopo Purwo Nugroho menuturkan tim gabungan dari BPBD kabupaten Limapuluh Kota bersama TNI, Polri, Basarnas, dan tim lainya telah bisa menjangkau lokasi banjir yang sebelumnya terisolasi di Kecamatan Pangkalan. Petugas juga mencari dan mengevakuasi korban longsor yang terjebak di dalam delapan mobil di KM 17 Koto Alam , Kecamatan pangkalan. ”Kondisi mobil yang sudah berhasil dievakuasi dalam kondisi rusak berat,” ujar dia.

Masa tanggap darurat sudah ditetapkan selama tujuh hari hingg Kamis (9/3). Posko penanganan bencana di kantor lama bupati telah menerima bantuan logistik dari berbagai instasi termasuk BPBD Sumatera Barat, 13 organisasi masyarakat, perseorangan dan perusahaan.
Kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat untuk membersihkan material longsor, mobil rescue, perahu karet, tenda, permakanan, obat-obatan, selimut, dan air minum. ”Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dari ancaman banjir, longsor dan puting beliung mengingat hujan berintensitas masih berpotensi terjadi dalam satu minggu ke depan,” ujar Sutopo. (mia/jun/yud/fdl/frv/vin/air)

Published in HEADNEWS

Satgas Garuda Bhayangkara Formed Unit Police (FPU) VIII yang tergabung dalam United Nations Mission in Darfur (UNAMID) akhirnya meninggalkan Darfur, Sabtu (4/3).

Keberangkatan satgas yang dituding otoritas Sudan menyelundupkan senjata api itu, dibenarkan Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul.

"Ya benar. Satgas FPU VIII, sejumlah 139 orang sudah take off dari Bandara El Fasher, Darfur pada pukul 14.00 waktu setempat," kata Martinus melalui pesan yang diterima.

Dijelaskan Martinus, 139 personel Polri itu akan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Cawang, Jakarta Timur.

"Rencananya tiba dengan pesawat Jordan Air pukul 10.00 WIB," tambahnya.

Sementara itu, terang Martinus, ada juga rombongan di luar Satgas VIII yang akan menyusul. Mereka adalah tim bantuan hukum Polri yang mendampingi Satgas VIII selama diinvestigasi terkait kepemilikan senjata api.

"Tim Bantuan Hukum Indonesia (TBHI) yang mendampingi Satgas FPU VIII, akan kembali besok dengan pesawat Qatar dan tiba di Jakarta pada Senin pagi," tandas dia. (Mg4/jpnn)

Published in INTERNASIONAL

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan, kontestasi Pilkada DKI Jakarta kali ini adalah bagaimana bicara persoalan keseharian warga dan bukan terkait isu-isu primordial.

"Kita fokusnya di warga kebanyakan bukan hanya di warga kelas menengah ke atas," kata Sandiaga, usai silaturrahmi dengan DPC PKB Jakarta Barat, di kawasan Kebon Jeruk, Sabtu (4/3).

Untuk itu, kata Sandiaga, dirinya menjalin silaturrahmi dengan PKB Jakarta Barat.

"Nanti mau dibawa ke teman-teman di ranting-ranting karena itu yang bisa kami kerjakan," ujar Sandiaga.

Pihaknya, tegas Sandiaga, fokus dalam menangani persoalan seluruh warga Jakarta, khususnya masyarakat kelas menengah ke bawah.

"Kalau 'toko sebelah' lebih fokus ke kelas menengah ke atas. Kami fokus di seluruh warga Jakarta dengan pengkhususan kepada kelas menengah ke bawah," pungkasnya. (prs/rmol)

Published in BERITA UTAMA
Minggu, 05 Maret 2017 02:33

Bawa 29 Karateka, Optimis Emas

PALEMBANG - Pengprov Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Sumsel dipastikan membawa 29 karateka terbaik pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Inkai 2017 di Jakarta, pada 7-9 maret mendatang. 29 karateka Ini atlet terbaik Inkai Sumsel yang diseleksi seleksi dari 17 kabupaten/kota di Sumsel.

Ketua Umum Pemprov Inkai Sumsel Piter Irawan, yang melepas langsung kontingen di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Kemarin mengaku optimis dengan anak asuhnya. Baginya, meski persiapan cukup pendek, diajang Kejurnas tahun ini, para karateka Sumsel tetap bisa memberikan hasil terbaik.
"Mudah-mudahan, kita tetap optimis. Target kita tidak ingin muluk-muluk, bisa berikan lebih dari satu emas tahun ini," tutur Piter, saat dibincangi kemarin (4/3).

Rasa optimisnya merujuk pada komposisi karateka yang beberapa kali sudah ikut dalam kejuaraan Nasional. Termasuk Anditiara, karateka kumite Inkai Sumsel binaan Forki Sumsel, yang baru menyabet emas di kejuaraan Nasional PPLP 2017.

"Kita harapkan, pada kejurnas nanti, dia bisa mengulangi kesuksesan meraih emas. Begitupula dengan atlet-atlet yang lain. “Tahun lalu kita hanya mempu menggondol 3 perunggu, jadi tahun ini kita harap lebih dari itu," harapnya.

Sementara itu, Ketua Harian Inkai Sumsel, Zaman mengatakan jika dalam ajang Kejurnas kali ini, juga sengaja memberikan kesempatan pada atlet atlet muda bahkan dari 29 karateka yang ada 80 persen, dihuni para karateka usia junior.

"Memang konsentrasi kita lebih pada pembinaan usia dini. Ada banyak karateka kita yang bagu-bagus, tetapi belum memiliki jam terbang. Jadi memang dari sini kita mulai latih itu, untuk mengenalkan dia bertanding dilevel-level kelas Nasional," ujar Zaman.

Dengan begitu, regenerasi karate muda di Sumsel tiap tahunya bisa terus berjalan dengan baik. "Kita ingin karateka kita bisa bersaing, dengan atlet pulau Jawa. Ajang ini juga sebagi program kita sebelum ajang PON, bahkan kalau bisa nanti bisa menitipkan atlet di ajang olimpiade karate," tuklasnya. (cj11/nan)

Published in ALL SPORT
Minggu, 05 Maret 2017 01:31

Evaluasi Kasus Laka Lantas di Sumsel

Jumlah Korban Meninggal Turun

Jalan Lintas Timur (Jalintim) arah Lampung dan Jambi tetap “angker” bagi pengguna jalan. Sejak awal Maret ini saja, sudah beberapa kali terjadi kecelakaan di ruas tersebut. Belum lagi yang sudah terjadi sepanjang Januari-Februari. Seperti apa evaluasi se-Sumsel?
----------------
Sebagai jalan lintas antarprovinsi, akses dari Palembang hingga Lampung dan Palembang ke Jambi memang padat kendaraan. Karenanya, potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga tinggi.

Dan parahnya, hampir selalu ada yang meregang nyawa dalam kecelakaan di dua ruas Jalintim ini (lihat grafis). Walau tidak tewas di lokasi kejadian, korbannya tak tertolong di pusat kesehatan terdekat atau rumah sakit.

Namun, secara keseluruhan, kasus laka lantas di Sumsel cenderung turun. Sebagai perbandingan, pada 2015 ada 1.606 kasus. Sedang 2016 turun menjadi 1.182 kasus. “Terjadi penurunan 26,40 persen, cukup banyak,” ungkap Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pos Raden Slamet Santoso.

Korelasinya, angka korban meninggal dunia, luka berat dan luka ringan juga turun. Rata-rata penurunannya 17-32 persen. Nah, dari Analisa dan Evaluasi (Anev) laka lantas 2015 dan 2016, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel mengambil banyak pelajaran.

Salah satunya getol melakukan tiga upaya, yaitu pre-emtif, preventif, dan law enforcement (penegakaan hukum). Yang diutamakan adalah tindakan pre-emtif dan preventif. Arahnya, lebih banyak pada penyuluhan dan teguran. Namun, untuk pelanggar yang sudah keterlaluan, tentu ada penegakan hukum.


“Kami juga tidak henti-hentinya mengampanyekan keselamatan dalam berlalu lintas,” ungkap Slamet di ruang RTMC Ditlantas Polda Sumsel. Salah satu terobosan yang diberlakukan saat ini yakni pemberlakuan tilang elektronik (e-Tilang).


Gencarnya kampanye keselamatan berimbas terus turunnya kasus laka lantas di tahun ini. Dalam Januari ada 85 kecelakaan di Sumsel. Sebanyak 42 orang korbannya meninggal, 50 luka berat, dan 86 luka ringan.

Sedang untuk Februari ada 90 kecelakaan. Korbannya, 40 meninggal, 40 luka berat, dan 95 luka ringan. “Walau kasusnya sedikit lebih banyak, tapi jumlah korban meninggal berkurang 2 orang. Untuk korban luka berat juga turun 10 orang,” bebernya.

Menurunnya fatalitas kecelakaan ini berkat gencarnya sosialisasi keselamatan berlalu lintas. “Target kami, di Maret dan bulan berikutnya, semuanya turun,” lanjut Slamet. Saat ini, sedang digelar Operasi Simpatik. Pelaksanaannya 1-21 Maret. Ada beberapa sasaran utama Operasi Simpatik.

Seperti pengendara yang melawan arus lalu lintas, tidak menggunakan helm (pengendara sepeda motor) dan sabuk keselamatan (pengendara mobil), menerobos traffic light, belok arah tidak dalam kondisi aman, serta melebihi batas kecepatan.

Dari beberapa sasaran yang disosialisasikan lewat Operasi Simpatik tersebut, lanjutnya, akan dilakukan teguran dan tindakan. “Jadi, kami mengimbau kepada semua pengendara untuk taat peraturan lalu lintas. Ingat, kecelakaan berawal dari pelanggaran,” tegas Slamet.

Terpisah, Kanit Laka Satlantas Polresta Palembang, Iptu FG Malina SH menyatakan, dibandingkan Januari lalu, maka pada Februari terjadi peningkatan lima kasus laka lantas. Rinciannya, pada Januari terjadi 24 laka. Masing-masing tabrak lari 8 kasus, korban meninggal dunia 4 kasus, korban luka berat 21 kasus, dan korban luka ringan 14 kasus.

Sedang sepanjang Februari terjadi 29 laka. Dimana 8 kasus tabrak lari, 3 kasus korban meninggal, 18 kasus korbannya luka berat dan 25 kasus korban luka ringan. "Untuk kerugian materi di Januari capai Rp44.250.000, sedang Februari hanya Rp157.800.000," tandasnya.
Khusus di Maret ini, baru empat kasus. Yang terbaru, kecelakaan yang dialami seorang ibu karena tergilas ban bus Transmusi di kawasan Cinde dan kecelakaan di Jl Kapten A Rivai depan Kantor Gubernur Sumsel. (vis/chy/ce2)

Published in LAPSUS

Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat sepanjang 2016 ada 56 terdakwa korupsi yang divonis bebas.Bahkan satu di antaranya dibebaskan Mahkamah Agung (MA). "Mahkamah Agung juga tercatat pernah membebaskan seorang terdakwa korupsi," kata peneliti ICW Aradila Caesar bersama Lalola Easter, Tama S Langkun, Sabtu (4/3).

Dia menjelaskan, MA membebaskan mantan Wali Kota Tual, Maluku, Adam Rahyan yang didakwa merugikan negara Rp 5.785.000.000 dalam perkara korupsi dana asuransi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Tenggara periode 1999-2004.

Selain itu, ICW menyatakan yang terbanyak menjatuhkan vonis bebas adalah Pengadilan Tipikor Makassar yakni 20 terdakwa.Berikutnya adalah Pengadilan Tinggi Jayapura 6, Pengadilan Tipikor Aceh 6, dan Pengadilan Tipikor Palu 4.

Kemudian, Pengadilan Tipikor Ternate 4, Pengadilan Tipikor Pekanbaru 3, Pengadilan Tipikor Gorontalo 2, dan Pengadilan Tipikor Bandung 2. Selanjutnya, Pengadilan Tipikor Surabaya 1, Pengadilan Tipikor Tanjung Karang 1, Pengadilan Tipikor Jambi 1, Pengadilan Tipikor Palembang 1, Pengadilan Tipikor Kupang 1, Pengadilan Tipikor Manado 1, Pengadilan Tipikor Ambon 1, Pengadilan Tipikor Padang 1, Mahkamah Agung 1.

"Jumlah terdakwa yang dibebaskan oleh pengadilan diperkiran lebih besar jumlahnya mengingat masih banyak putusan pengadilan yang tidak diperoleh sepanjang 2016," kata Aradila.

Dia menambahkan, dalam praktik penjatuhan hukuman terdakwa korupsi, seringkali hakim menjatuhkan hukuman dua per tiga dari tuntutan jaksa.

Hal ini merupakan praktik yang lazim terjadi dan merupakan konsekuensi dari kekosongan aturan tentang pedoman pemidanaan.

Meskipun seringkali menjatuhkan hukuman di bawah tuntutan jaksa, tapi pengadilan juga tak jarang memvonis lebih tinggi dari tuntutan jaksa. "Sedikitnya ada 12 orang terdakwa yang harus menerima hukuman lebih tinggi dari pada tuntutan jaksa," katanya.

Vonis yang lebih tinggi dari tuntutan jaksa setidaknya menunjukkan dua persoalan penting.Pertama, jaksa tidak optimal dalam melakukan penuntutan.

Kedua, majelis hakim tidak menjadikan tuntutan sebagai rujukan dalam menjatuhkan putusan dan tidak memiliki panduan yang cukup dapat dipertanggungjawabkan.Selain banyaknya putusan di atas tuntutan, banyak juga yang jauh dari tuntutan jaksa. Seringkali kurang dari setengah tuntutan jaksa. "Tercatat sedikitnya ada 59 terdakwa yang dihukum jauh dari tuntutan jaksa," kata dia. (boy/jpnn)

Published in NASIONAL
Sabtu, 04 Maret 2017 23:29

Dijambret Pria Berbaju Pramuka

PALEMBANG - Di depan Jl Swadaya kawasan Kemuning, aksi jambret terjadi, kemarin (4/3), pukul 09.30 WIB. Korbannya, Hanna, yang ketika itu dibonceng temannya naik sepeda motor Vario BG 2729 AAU.


Sedang pelakunya diketahui berseragam pramuka. Saat itu, korban dan temannya melintas di lokasi kejadian. Tiba-tiba, pelaku naik sepeda motor langsung memepet. “Tas saya dijambret, setelah itu orangnya kabur,” ucap korban.

Spontan, gadis manis tinggi semampai dengan rambut dikuncir itu berteriak histeris.
Teriakan minta tolongnya didengar sejumlah tukang ojek dan warga di lokasi. Namun, karena pelaku begitu cepat kabur dengan motornya, tak ada yang bisa mengejar.

Korban kehilangan tas berisi iPohne 4, dompet berisi uang dan sejumlah surat berharga. Termasuklah kartu ujian. Seorang anggota Polsekta Kemuning yang kebetulah patroli tak jauh dari tempat itu segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). "Sayang sekali pelakunya kabur. Kami akan melakukan pencarian," kata anggota tersebut. (chy/ce2)

 

Published in HEADNEWS
Sabtu, 04 Maret 2017 23:27

Ringkus Polisi Gadungan

PRABUMULIH – Pernah beberapa kali lolos dari penyergapan, Aldino (28) kali ini tak berkutik. Warga Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur itu diciduk di rumah mertuanya, Kamis (2/3) pukul 18.00 WIB.


Tak ada perlawanan darinya ketika anggota Unit Reskrim Polsek Prabumulih Timur mengepung rumah di Jl Pelangi, Kelurahan Wonosari itu. Penangkapan pria pengangguran tersebut berdasarkan pengaduan korbannya, Safaruddin (43), warga PALI yang tertipu hingga Rp14,5 juta.

Modus tersangka, mengaku sebagai anggota Polres Prabumulih. Dia menawarkan jasa untuk mengambil mobil korban yang ditarik leasing. Di hadapan petugas, tersangka mengakui segala perbuatannya.

Dalam aksinya, tersangka berkomplot dengan AN, karyawan eksternal sebuah perusahaan leasing. "Awalnya kami minta Rp7,5 juta. Terus AN minta lagi hingga totalnya Rp14,5 juta," ungkap tersangka.

Guna kepentingan penyelidikan, ayah satu orang anak ini kini harus mendekam di sel tahanan sementara Mapolsek Prabumulih Timur.
“Kami berusaha menangkap pelaku lain yang belum tertangkap,” tandas Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hendra Gunawan. Apalagi, tersangka mengaku hanya dapat Rp3,2 juta. Sedang sisanya dibawa kabur temannya.(Kos/ce2)

 

Published in DOR!
Sabtu, 04 Maret 2017 23:25

Pantau Try Hamdani

PALEMBANG - Sriwijaya FC masih terus melihat perkembangan kiper muda Try Hamdani Goentara. Ya, mantan kiper Laskar Wong Kito musim 2016 memang baru dilepas musim ini ke PSS Sleman.

Tetapi di tim barunya, jebolan kiper PS Pusri langsung tampil gemilang. Meskipun pada akhirnya, Try gagal mengatarkan PSS Sleman lolos ke babak penyisihan grup Piala Presiden.

Penampilan apik Try inilah yang tak menampik Manajer Sriwijaya FC Nasrun Umar, masih terus memantau seluruh mantan asuhnya. "Dia kita lepas musim ini. Tetapi bukan karena kita tidak sayang, tetapi justru kita ingin mendewasakannya. Dengan bermain di tim luar, kita harap pengalamanya akan terus bertambah," tutur Nasrun Umar,kemarin (4/3).

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Perhubungan Sumsel itu menambahkan sampai saat ini dia masih memegang prinsip untuk terus mengembangkan potensi pesebakbola yang ada di Sumsel. Try yang memang talenta jebolan asli Sumsel, jelas terus masuk dalam pantauanya.

"Sampai saat ini saya masih punya impian, kelak Sriwijaya FC akan didominasi para pemain Sumsel. Sekarang pun masih berjalan. Jadi percayalah, jika kedepan Try sudah tampil bagus disana, bukan tidak mungkin dengan kemampuan yang kita punya dia (Try, red) akan kita bawa lagi ke Bumi Sriwijaya," tuturnya.

Sementara itu, Try Hamdani yang kini membela PSS Sleman juga tidak menutupi, kelak kembali berseragam Sriwijaya FC. Hanya saja saat ini dirinya masih ingin konsentrasi dulu bersama PSS Sleman untuk merengkuh gelar di liga Divisi Utama.

"Isyaalah, saat ini fokus saya memang masih untuk PSS Sleman. Kerja keras dulu, untuk memberikan yang terbaik di liga nanti," tutur pemain 23 tahun itu. (cj11/nan)

 

Published in TOP SOCCER
Halaman 1 dari 7

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca