Items filtered by date: Jumat, 10 Maret 2017

LAHAT - Lagi lakalantas menyebabkan korban jiwa. Kali ini, terjadi di ruas Jalinsum Lahat-Muaraenim, Desa Manggul, Kota Lahat, Kamis (9/03), sekitar pukul 21.30 WIB. Nyawa Atika Handayani (23) dan putrinya, Alika yang masih berusia 1,2 tahun, tidak tertolong. Suami Atika juga bapak Alika, Solihin (24), dalam kondisi kritis, hingga dirujuk ke rumah sakit di Palembang.

Kecelakaan maut yang menyebabkan kedua mobil rusak berat berawal saat mobil Daihatsu Terios nopol BG 1297 UN, yang dikemudikan Solihin melaju kencang dari arah Muarenim menuju Kota Lahat. Berada di ruas jalan menikung ke kanan, wilayah Desa Manggul, Solihin yang membawa anak dan istrinya, hendak menyalip mobil di depannya. Guyuran hujan membuat badan jalan basah, tidak menyurutkan kaki warga Talang Kapuk, Kelurahan Pasar Lama, Kota Lahat itu menekan tuas gas.

Namun tidak disadari Solihin, dari arah berlawanan juga melaju dengan kencang mobil Isuzu Phanter pelat dinas nopol BG 186 DZ yang dikemudikan Nurkholis (36), warga Dusun I Kepur Muaraenim. Rasa kaget, membuat Solihin tidak mampu mengendalikan laju mobil yang dikemudikannya. Tabrakan mobil Terios yang dikemudikan Solihin dengan mobil dinas Pemkab Muarenim, yang berisi PNS yang selesai mengunjungi daerah Semende Muarenim, tidak dapat terhindarkan.

Mobil yang dikemudikan Solihin sempat terhempas dan terguling, usai bertabrakan dengan mobil yang dikemudikan Nurholis (36), dengan penumpang Venny (32), Juli Ningsih (48), Ilahiyah Afriani (49), Agnes T Lestari (30) dan Sasmita Furnama (36). Seluruhnya warga Muara Enim. Suara hantaman keras menarik perhatian warga sekitar, yang langsung memadati lokasi kecelakaan.

"Posisi dua korban meninggal dunia duduk di depan, persis di bagian ringsek," jelas Kasatlantas Polres Lahat, AKP Dani Prasetya SIK.

Warga bersama-sama membalikkan terlebih dahulu mobil milik Solihin yang dalam posisi terbalik. Saat ditemukan, Atika tidak menggunakan safety belt sudah tidak bernyawa, dengan posisi memangku Alika. Alika dan Solihin langsung dilarikan ke RSUD Lahat, meski Alika menyusul ibunya. (irw)

Baca selengkapnya Sumatera Ekspres Sabtu (11/3)

Published in NEWS UPDATE
Sabtu, 11 Maret 2017 01:52

Edison Resmi Jabat Sekda

TEBING TINGGI - Kursi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang sudah resmi diduduki Edison Jaya yang sebelumnya menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekda. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Empat Lawang, Januarsyah Hambali.

"Sudah ada surat persetujuan pak gubernur untuk Pak Edison menjabat Sekda Empat Lawang. Surat persetujuannya telah kami terima," kata Januarsyah.

Selanjutnya, kata dia, masih menunggu jadwal pelantikan. Seharusnya, berdasarkan rencana yang ada, pelantikan dilakukan, Senin (13/3) ini. Namun, karena Sekda terpilih ada sangkut pautnya dengan jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) yang merupakan SKPD yang divertikalkan, maka harus menunggu surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Kami sudah antarkan surat ke gubernur untuk diteruskan Kemendagri untuk melepas Pak Edison selaku Kadisdukcapil. Calon Kadisdukcapil yang baru sudah kami siapkan juga," ujarnya. (eno)

Published in NEWS UPDATE

LUBUKLINGGAU – Sebanyak 288 mahasiswa STKIP PGRI Lubuklinggau yang akan diwisuda, Jumat (10/3) di gedung kampus tersebut mengikuti pelatihan menulis surat lamaran pekerjaan bertema “Satu Goresan Sejuta Perubahan”. Ke-288 mahasiswa tersebut rencananya akan diwisuda pada 8 April mendatang.

Ketua STKIP PGRI Lubuklinggau H A Baidjuri Asir melalui Wakil Ketua I Bidang Akademik Yohanes Satinem mengatakan, kegiatan itu untuk membekali para wisudawan agar dapat menulis surat lamaran pekerjaan dengan baik dan benar. Disamping itu, tujuan pelatihan yakni menunjukan kualitas para mahasiswa, sehingga dengan surat lamaran dibuat dapat dilihat kualitasnya.

“Pelatihan semacam ini, baru diadakan pertama kali. Kita ingin bangkit dari ketiduran, dimana selama ini kita sudah kenyang dengan akreditasi C, sehingga kita ingin merombak ke B semua,” kata Yohanes.

Selain itu, pada April nanti Prodi Biologi dan Fisika di kampus tersebut sudah terakreditasi dengan harapan berakreditasi B. Selanjutnya pada minggu ini, akan berangkat bareng Prodi Bahasa Inggris.

“Kita berharap enam prodi semuanya berakreditasi B semua. Sehingga alumni melamar pekerjaan, sudah terlihat format yang baik,” jelasnya. (wek)

Published in PENDIDIKAN

TEBING TINGGI - Situasi Desa Suka Kaya, Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang, Jumat (10/3) sudah kondusif. Warga desa sudah beraktivitas seperti biasa, mereka yang bekerja sebagai petani sudah ke kebun ataupun sawah mereka masing-masing.

Pantauan sumeks.co.id, dua unit mobil yang digunakan anggota polisi dan sudah rusak berat dan nyaris tidak bisa diperbaiki karena dirusak massa diletakkan di pinggir lapangan, cukup jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Desa Suka Kaya, Kecamatan Saling, Hernain Zakaria mengatakan, sekarang situasi sudah kondusif. Warga sudah melakukan aktivitas seperti biasanya. Sementara Pani Karsa alias Ika (26) yang menjadi korban penembakan oleh anggota polisi masih dirawat di Desa Muara Kati, Kabupaten Musi Rawas.

"Sudah pulang dari rumah sakit, pelurunya sudah dikeluarkan. Sekarang di Muara Kati tempat keluarganya karena dekat dengan rumah sakit sekalian diobati secara tradisional," kata Hernain.

Mengenai kendaraan yang digunakan polisi, belum ditarik oleh kepolisian. Pihak Polres hingga kemarin belum ada yang datang ke desa, begitu juga sebaliknya, pihak kades ataupun warga belum ada yang dipanggil untuk ke Polres.

"Kata pihak Polres, mobil biarkan dulu ditinggal di sini (Desa Suka Kaya)," jelasnya. (eno)

Baca selengkapnya Sumatera Ekspres Sabtu (11/3)

Published in BERITA UTAMA

INDERALAYA - Belum ada tanda-tanda perbaikan Jalan Lintas Timur (Jalintim), membuat petugas Satlantas Polres OganIlir (OI) melakukan aksi perbaikan, Jumat (10/3). Perbaikan dipimpin Kasat Lantas Polres AKP M Sadeli SH dan Kanit Patwal IpdaA Rosidi.

"Perbaikianjalintim ini juga berkaitan dengan Operasi Simpatik 2017 yang saat ini berlangsung hingga akhir bulan Maret ini," kata Kapolres Ogan Ilir AKBP M Arif Rifai melalui Kasat Lantas AKP M Sadeli SH.

Dikatakannya, kondisi Jalintim saat ini baik Inderalaya-Kayuagung, maupun Palindra, sudah banyak mengalami kerusakan jalan, membuat pergerakan kendaraan melambat. Bahkan akibat kerusakan jalan banyak kendaraan yang mengalami mogok, karena pecah ban dan patah as, hingga berujung terjadi kemacetan lalu lintas.

"Memang faktor penyebab lainnya terjadi kemacetan akibat dari kurangnya kesadaran para pengemudi dengan saling menyerobot maupun menyalip ketika terjadi kemacetan, akibatnya kendaraan bertemu satu arah hingga menimbulkan kemacetan total," ujarnya. (sid)

Published in NASIONAL
Jumat, 10 Maret 2017 23:08

Ini Jumlah Pengaduan Pilkada ke DKPP

JAKARTA - PascaPilkada serentak 2017, masih berbuntut panjang. Pihak-pihak yang tidak puas malah mengadukan para penyelenggara pemilu. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pun kebanjiran pengaduan yang jumlahnya mencapai 163 kasus dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu. Semua pengaduan tersebut berkaitan dengan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DKPP Prof Jimly Asshiddiqie dalam konferensi pers di ruang sidang DKPP di Gedung DKPP, Jakarta, Jumat (10/3). Jimly menyebut, salah satu faktor yang memengaruhi banyaknya pengaduan ke DKPP adalah adanya penolakan atau kegagalan para pengadu untuk maju ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Seperti diketahui, undang-undang Pilkada secara ketat membatasi persyaratan gugatan perselisihan hasil pemilihan (PHP) ke MK. Gugatan ke MK mempertimbangkan jumlah penduduk di daerah setempat dengan persentase hanya 0,5 persen sampai 2 persen.

“Banyak kandidat yang gagal maju ke MK karena batas selisih yang dipersyaratkan sangat ketat. Mereka yang gagal merasa tidak puas, akibatnya DKPP menjadi pelampiasan,” ungkap Jimly.

Selain karena faktor kegagalan di MK, menurut Jimly, ada juga pengadu yang secara paralel mengadukan ke dua lembaga itu dengan harapan bisa menang dua-duanya. Kalaupun salah satu kalah masih ada harapan di satu lembaga lagi. "Hal inilah yang menyebabkan kenapa sekarang pengaduan ke DKPP jauh lebih banyak dibanding pengaduan ke MK. Dari data diketahui, sampai batas akhir pengajuan PHP terkait Pilkada 2017, MK hanya menerima 48 laporan," ungkapnya.

“Saya sampaikan, DKPP ini pegawainya tak lebih dari 40 orang. Tapi insya Allah kami bisa menanganinya dengan baik,” tutur Jimly.

Soal ketatnya aturan gugatan PHP di MK, tak lepas dari pola pikir yang memahami peradilan hanya berkait dengan soal kalah dan menang. Termasuk para hakim, katanya, juga pola pikirnya kebanyakan seperti itu. Pembatasan di MK bisa jadi cukup logis karena mempertimbangkan antara jumlah putusan dengan batas waktu penanganannya yang hanya 45 hari. Tujuannya untuk menjamin keseriusan dan kualitas putusan yang dihasilkan.

Bagi Jimly, harus ada pemahaman bahwa fungsi peradilan adalah sebagai kanal atau sarana penyelesaian masalah (conflict resolution). Bagi dia, negara harus hadir dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah, bukan justru membatasi. Kalau itu diteruskan, hal tersebut tidak sehat untuk negara demokratis yang menjunjung keadilan sosial seperti di Indonesia.

“Saya katakan seperti ini bukan karena DKPP kebanjiran perkara. Kami senang saja, karena ini kesempatan untuk mengabdi pada negara,” tambah Ketua MK periode 2003-2008 ini. (ran)

Published in PILKADA

KAYUAGUNG – Tiga warga tewas dalam kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Sepucuk, Kayuagung. Selain itu tujuh warga juga mengalami luka bakar dan lima orang lainnya hilang. Namun kejadian tersebut tak benar- benar ada, lantaran hanya simulasi yang dilakukan Kodiklat TNI bersama pihak perusahaan, BPMPD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dispora, BPBD, Manggala Agni, TNI serta intansi terkait lainnya. Simulasi yang digelar di gedung olahraga (GOR) Sepucuk dan GOR Perahu Katjang tersebut melibatkan ratusan personel gabungan.

Skenarionya ada kebakaran lahan dan hutan dan menjalar ke pemukiman warga. Selanjutnya, petugas gabungan langsung bertindak cepat melakukan pemadaman.Ternyata walau sudah dipadamkan, petugas gabungan juga mendapatkan masalah lantaran warga kelaparan, sehingga harus bertindak cepat dan menenangkan warga di pengungsiaan.

Komandan Pusat Latihan Kodiklat TNI, Marsekal Pertama TNI Timbang Sembiring didampingi Direktur Latihan, Brigjen TNI Awaludin, mengatakan, latihan dan simulasi ini dimaksudkan untuk menguji kesiapsiagaan operasional personil gabungan dalam melaksanakan tugas pencegahan dan menanggulangi bencana alam Karhutla. Setelah dilatih, personel gabungan ini menurut dia akan siap diturunkan ke lapangan mengantisipasi karhutla pada 2017.

“Tahun ini, diperkirakan akan ada musim kemarau panjang. Sehingga perlu kewaspadaan yang maksimal sejak dini dari pihak-pihak terkait secara bersamaan,” kata Timbang. (gti)

Published in HEADNEWS
Jumat, 10 Maret 2017 22:42

Sulit Cari Ketua RT

LUBUKLINGGAU – Pendaftaran untuk menjadi calon ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II hingga hari ini (10/3) masih dibuka pihak panitia pelaksana pemilihan ketua RT di wilayah tersebut. Pendaftaran sudah berjalan sejak 3 Maret hingga dengan terakhir yakni 13 Maret.

“Ini saja yang daftar kayaknya kurang, peminatnya kurang,” kata Ketua LPM Kelurahan Cereme Taba sekaligus Ketua Panitia Pemilihan Ketua RT, H Ansori Murni.

Menurutnya, minimnya peserta diperkirakan karena sejumlah factor. “Masih minim calon peserta. Karena mungkin ditinjau dari segi gaji’kan kecil, lalu tugas lumayan banyak. Jadi ada masyarakat itu, ada rasa mau ikut dan tidak juga. Jadi sekarang ini, agak kurang yang mau ikut untuk menjadi calon-calon RT,” ujarnya. (wek)

Published in NEWS UPDATE

MUARA ENIM - PT Bukit Asam (Persero) Tbk menyerahkan kolam renang Bukit Asam Tirta Enim kepada Pemkab Muara Enim, Jumat (10/3). Dengan diserahkannya kolam renang berstandar nasional ini, kini Pemkab Muara Enim sudah memiliki fasilitas untuk menyelenggarakan even pertandingan berskala nasional. Penyerahan kolam renang senilai Rp18,7 miliar ini ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Direktur Utama PT BA Arviyan Arifin dan Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar.

Kolam renang sepanjang 50 meter dan lebar 25 meter untuk 8 line ini memiliki luas 4.900 meter persegi. Ada juga kolam anak. Secara keseluruhan dilengkapi fasilitas penunjang berupa tribun dengan daya tampung 900 orang dan fasilitas VIP untuk 50 orang. Untuk kelancaran even pertandingan dan pembinaan atlet, juga tersedia ruang perkantoran, di antaranya ruang tunggu VIP, ruang kelas untuk teori, ruang pengelola, ruang meeting, dan ruang ganti yang sudah representatif.

Dirut PT BA Arviyan Arifin didampingi Sekretaris Perusahaan Adib Ubaidillah berharap, dengan diserahkannya fasilitas kompleks kolam renang ini, ke depannya semakin banyak bibit unggul untuk atlet renang di tingkat nasional dan bahkan internasional bisa dilahirkan dari Kabupaten Muara Enim.

"Semoga keberadaan kolam renang serta sejumlah fasilitas olahraga dan fasilitas umum lainnya menjadi bukti nyata kepedulian PT BA untuk maju dan berkembang harmonis bersama masyarakat sekitarnya," kata Arviyan. (roz)

Published in AGENDA OLAHRAGA
Jumat, 10 Maret 2017 22:03

Banjir, Harno Panggil Kontraktor

PALEMBANG – Sehari pasca-hujan lebat mengguyur Palembang, wali kota Harnojoyo langsung memanggil perwakilan PT Waskita Karya, kontraktor yang menangani pembangunan light rail transit (LRT). Hal ini terkait temuan sumbatan di drainase Jl Jenderal Sudirman, kawasan Masjid Agung. Hal ini disinyalir juga terjadi di beberapa bagian pembangunan lain, sehingga menyebabkan air susah surut pada Kamis (9/3) petang. Sumbatan tersebut berupa karung berisi pasir yang diduga diletakkan oleh pegawai pembangunan LRT.

Oleh karena itu, dalam rapat di rumah dinas wali kota, Jumat (10/3), Haarnojoyo meminta kontraktor untuk benar-benar mengawasi pembangunan agar tidak memberikan dampak yang merugikan. “Ini maksudnya agar kita bersama bisa cari solusi. Bukan menambah masalah yang ada. Karena pegawai PU PR, mengangkat tumpukan pasir dari drainase di depan Masjid Agung yang jadi penyumbat saat hujan,” kata Harnojoyo.

Kendati demikian, pihaknya juga mengaku akan bergerak cepat mengatasi permasalahan genangan air yang kerap terjadi di Kota Palembang. Terlebih saat hujan turun dengan deras. (aja)

Published in METROPOLIS
Halaman 1 dari 6

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca