Items filtered by date: Oktober 2016
Selasa, 01 November 2016 06:48

Guru Garis Depan Tunggu Pengumuman

TAHUNA — Para Guru Garis Depan (GGD) yang bertugas di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap bisa segera diangkat menjadi CPNS. Hingga saat ini mereka masih menunggu pengumuman di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kepulauan Sangihe, H Tatawi.

Menurut Tatawi, pengangkatan GGD merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang prosesnya melalui KemenPAN-RB, untuk menjawab kekurangan guru di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

”Yang pasti tahun ini, GGD akan diumumkan dan jatah di Kabupaten Kepulauan Sangihe hanya 25 orang. Tetapi kita usulkan ada 68 orang putra-putri Sangihe untuk mengikuti seleksi GGD,” ujarnya.

Nantinya kata Tatawi, jika 25 GGD sudah dinyatakan lulus oleh KemenPAN, mereka akan ditempatkan di SD maupun SMP yang kekurangan guru, di wilayah kepulauan maupun daratan terpencil.

“Jadi sebelum bertugas, 25 GGD akan dibuat surat perjanjian siap ditempatkan di daerah terpencil,” kunci Tatawi.(ite/gnr/sam/jpnn)

Published in HEADNEWS
Selasa, 01 November 2016 05:53

BIN Gadungan Dituntut Setahun

IT I – Lantaran terbukti melakukan penipuan terhadap pacarnya sendiri, terdakwa Adrian Juniar dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nina Lestarina dengan pidana penjara selama satu tahun. Tuntutan tersebut disampaikan di Pengadilan Negeri Klas I A Khusus Palembang, kemarin (31/10). “Berdasarkan fakta persidangan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP,” ujar JPU Nina Lestarina.


Untuk itu, lanjutnya, agar majelis hakim menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun. “Dikurangi sepenuhnya selama terdakwa menjalani masa tahanan,” bebernya. Setelah mendengarkan tuntutan tersebut, terdakwa yang tidak didampingi penasihat hukum terdakwa meminta agar diberikan keringanan hukuman. “Saya benar-benar menyesal Pak,” ungkap terdakwa. Namun begitu, majelis hakim membutuhkan waktu untuk bermusyawarah guna menentukan hukuman terhadap terdakwa. “Untuk putusan akan dibacakan pada persidangan pekan depan,” tutupnya.

Fakta persidangan, terdakwa melakukan penipuan terhadap korban Muia Pratiwi yang sudah dipacari sejak enam bulan. Terdakwa mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Nasional (BIN) dan bisa membebaskan ayah korban yang tersangkut narkoba dari Rutan Pakjo.

Terdakwa meminta uang Rp15 juta kepada korban dan disetujui tanpa menaruh curiga. Lalu meminta kembali uang tambagan Rp5 juta dan itu pun dituruti korban. Terakhir, meminta kembali uang Rp2 juta yang diberikan melalui transfer.
Namun hingga saat ini ayah korban tidak juga keluar dari penjara, sementara uang yang diberikan sudah digunakan untuk keperluan pribadi. Akibatnya korban mengalami kerugian Rp22 juta. (way/ce4)

Published in TOP NEWS
Selasa, 01 November 2016 05:03

Clinton Berusaha Keras Stabilkan Dukungan

ALBUQUERQUE – Investigasi lanjutan skandal e-mail alias surat elektronik (surel) Hillary Clinton memompakan semangat baru kepada calon presiden (capres) Partai Republik Donald Trump. Minggu waktu setempat (30/10), taipan 70 tahun tersebut berterima kasih kepada Anthony Weiner, mantan senator yang tersandung masalah sexting atau SMS soal seks dengan perempuan di bawah umur.

’’Kita tidak pernah menyangka bahwa kita ternyata harus berterima kasih kepada Anthony Weiner,’’ kata Trump di hadapan massa Republik di Kota Las Vegas, Clark County, Negara Bagian Nevada. Akhir pekan lalu, FBI meminta Departemen Kehakiman melanjutkan investigasi skandal surel Clinton setelah menemukan jejak komunikasi elektronik antara Huma Abedin dan sang capres Demokrat di laptop Weiner.

Abedin adalah mantan istri Weiner. Sejak menjadi senator, Clinton menjadikan Abedin sebagai orang kepercayaannya. Sebenarnya, FBI belum tahu pasti apakah isi komunikasi dua orang penting Demokrat itu melibatkan data rahasia. Tapi, karena Clinton menggunakan server pribadinya dalam komunikasi yang diduga juga berbau pekerjaan itu, FBI pun langsung memutuskan menindaklanjuti temuan tersebut.

Juli lalu, Departemen Kehakiman AS menghentikan investigasi skandal surel Clinton atas rujukan FBI. Sebab, selain pelanggaran etika, tidak ada penyimpangan serius di sana. Terkait temuan baru dari laptop Weiner pun, FBI juga belum bisa memastikan apakah ada unsur pidana di sana. Namun, Direktur FBI James Comey menyatakan bahwa temuan baru itu layak ditelusuri lebih lanjut.
Sayangnya, FBI memublikasikan informasi tentang temuan baru itu kepada publik saat Negeri Paman Sam bersiap menentukan masa depan pemerintahan. Keputusan Comey itu jelas mengundang reaksi tajam Demokrat. Mereka menuduh Comey berpihak. Apalagi, sebelumnya tidak pernah ada yang seperti itu. Sesuai Hatch Act, seharusnya para pejabat federal menunda penyelidikan politik sejak 60 hari sebelum pilpres.
’’Saya menulis (surat) ini untuk memberitahukan kepada Anda bahwa menurut kantor saya, tindakan Anda tersebut bertentangan dengan Hatch Act. Dan, aksi berpihak Anda bisa jadi adalah sebuah pelanggaran hukum,’’ terang Harry Reid, ketua kubu minoritas Senat AS, dalam suratnya kepada Comey. Politikus senior itu menyayangkan keputusan Comey yang dia anggap tergesa-gesa tersebut.
Ya, senada dengan Reid, seluruh pejabat tinggi Demokrat menyesalkan kebijakan Comey akhir pekan lalu. Apalagi, faktanya, dia memublikasikan temuan baru FBI sebelum berkonsultasi dengan Departemen Kehakiman AS. Informasi Comey itulah yang lantas melahirkan kegaduhan di masyarakat. Kubu Demokrat pun langsung resah. Sebab, ’’kado’’ FBI itu hadir saat dukungan terhadap Clinton maksimal.
Tapi, nasi sudah menjadi bubur. Salah atau benar keputusan Comey, publik kadung tahu bahwa akan ada babak investigasi anyar yang melibatkan sang mantan first lady. Itulah mengapa tim sukses Clinton harus bekerja keras lagi memenangkan suara rakyat. Salah satu caranya adalah mengimbau para pemilih memberikan suara mereka pada early voting. Sejauh ini, Demokrat masih memimpin dalam early voting.
’’Memublikasikan keputusan seperti itu hanya dengan bekal informasi yang sangat sedikit, bagi saya, adalah sesuatu yang sangat janggal. Tapi, ini bukan hanya janggal, melainkan juga tidak pernah terjadi sebelumnya dan sangat mengganggu. Sebab, para pemilih berhak atas informasi lengkap dan menyeluruh (tentang capres mereka) sebelum pemungutan suara berlangsung,’’ urai Clinton dalam kampanyenya di Daytona Beach.
Mengingat pemungutan suara yang tinggal tujuh hari lagi, dampak serius skandal surel Clinton tidak akan terjadi sebelum masyarakat menentukan presiden baru mereka. Sebab, penyelidikan sekitar 650.000 surel di laptop Weiner itu akan butuh waktu lama. Setidaknya berminggu-minggu. Kendati demikian, dampak politiknya jelas akan muncul pada hari H. (AFP/Reuters/CNN/hep/c17/any)

Published in INTERNASIONAL
Selasa, 01 November 2016 05:00

Kembali Pimpin Golkar OKUS

MUARADUA – Belum ada kader lain yang bisa mengisi tampuk kepemimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten OKU Selatan (OKUS). H Muhtadin Sera’i, kembali terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) III Partai Golkar, yang digelar di pendopo Hotel Samudra, Muaradua, OKUS, Minggu (30/10).


Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten OKUS periode 2016-2021, H Muhtadin Sera’i, mengatakan, sebagai orang yang kembali dipercaya, dia siap memujudkan cita-cita dan program yang dimandatkan Partai Golkar. “Saya akan mengupayakan segala kemampuan untuk membesarkan partai dengan menggerakkan seluruh komponen,” akunya.

Mantan bupati OKUS periode 2005-2010 dan 2010-2015 itu, memaparkan musda pada hakekatnya merupakan media silaturahmi dan wahana pengambilan keputusan dalam organisasi. “Juga sebagai bentuk pendidikan demokrasi yang aspiratif dalam menentukan pimpinannya untuk masa lima tahun,” ujarnya.

Panitia penyelenggara musda, Sri Mulyadi, mengatakan, peserta Musda III Partai Golkar ini sebanyak 150 orang. Terdiri dari pengurus DPD provinsi, DPD kabupaten, pengurus dan anggota dari 19 kecamatan se-Kabupaten OKUS, serta pengurus ormas sayap Partai Golkar Kabupaten OKUS. “Beliau (H Muhtadin Sera’i, red) masih dipercaya oleh seluruh peserta,” tandasnya. (dwa/air/ce2)

Published in PILKADA
Selasa, 01 November 2016 04:50

Schweinsteiger Kembali ke Tim Utama MU

MANCHESTER - Setelah dua bulan dalam 'pengasingan', gelandang Manchester United Bastian Schweinsteiger akhirnya kembali ke tim utama MU. Pemain berkebangsaan Jerman berusia 32 tahun itu tampak hadir dalam sesi latihan MU di Aon Training Complex, Senin (31/10).

Selama ini, Schweinsteiger tidak dianggap sang pelatih Jose Mourinho. Jangankan boleh bergabung di tim utama, Mourinho sempat melarang Schweinsteiger latihan bersama tim cadangan. Di akun twitter Manchester United, ‏@ManUtd, tampak sejumlah foto Schweinsteiger.

Kemungkinan, Schweinsteiger akan dipersiapkan untuk dibawa ke markas Fenerbache, lawan MU di laga Europa League pekan ini. (adk/jpnn)

Published in TOP SOCCER

PALEMBANG - Kabar buruk menghantui Sriwijaya FC. Bek andalannya, Fachrudin Aryanto, dikabarkan terancam absen lebih lama membela tim berjuluk Laskar Wong Kito. Seperti diketahui, Fachrudin tengah menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 20-26 Oktober.

Selepas pemusatan latihan berakhir, para penggawa Garuda tidak kembali ke klub masing-masing dan hanya beristirahat selama dua hari sebelum kembali memusatkan latihan pada 28 Oktober di Karawaci Tanggerang. Padatnya jadwal Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2016 terus berlanjut.  Dua laga uji coba tandang ke Myanmar dan Vietnam pertandingannya akan digelar 4 dan 8 November nanti.

Praktis ini memastika Fachrudin tidak akan bisa membela tim kebanggaan Sumsel di ajang Torbika Soccer Championship (TSC) A 2016, setidaknya sampai Desember mendatang. "Ya, kalau sekarang masih persiapan untuk uji coba. Rabu ke Myanmar dan 8 uji coba ke Vietnam," kata Fachrudin saat dikonfirmasi, kemarin (31/10). Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah ini pun cukup bersedih lantaran belum bisa berjuang bersama-sama skuat Jakabaring. "Saya bersama timnas, setidaknya sampai Piala AFF selesai (19 November-17 Desember) di Myanmar dan Filipina. Meski tanpa saya, saya yakin Sriwijaya FC bisa tetap tampil baik ke depan," ungkapnya.

Absennya Fachrudin ke Timnas Garuda membuat Sriwijaya FC kehilangan sosok penting lini belakang. Wajar, mengingat pemain 27 tahun itu salah satu pemain di balik kokohnya pertahanan Sriwijaya FC musim ini bersama Mauricio Leal. Rasa kehilangan itu juga diakuii pelatih Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro. Namun, pelatih asal Cilacap Jawa Tengah itu merelakan kepergian Fachrudin demi Timnas Indonesia dan berusaha mencari solusi. "Harus ada penggantinya. Kita masih ada beberapa pemain di posisi bek, seperti Ngurah Nanak, Mauricio, Achmad Jufrianto, dan Andes Hadinata. Tentu kita maksimalkan pemain yang ada," jelasnya.

Di beberapa pertandingan terakhir, Widodo memang tampak melakukan upaya menutup lubang pertahanan dengan menduetkan beberapa pilar. Seperti saat menghadapi Persija Jakarta (23/10), Widodo memilih menduetkan Nanak dengan Mauricio Leal. Hasilnya tak cukup mengecewakan, Sriwijaya FC menang dengan skor tipis 2-1. Lalu di pertandingan lawan Peripura Jayapura (30/10) lalu, absennya Mauricio membuat Widodo terpaksa menduetkan Jufrianto dengan Ngurah Nanak. Hasilnya juga tak buruk meski Sriwijaya harus menelan kekalahan tipis dengan skor 0-1. "Belum tahu karena masih akan kita lihat di beberapa latihan nanti," jelasnya. (cj11/ion/ce4)

Published in GELORA SRIWIJAYA
Selasa, 01 November 2016 04:37

Kasus Pembunuhan Sopir Travel Terungkap

PALEMBANG – Masih ingat pembunuhan disertai perampokan terhadap sopir travel, Arie Iskandar (27), warga Kecamatan SU I Palembang, 29 September lalu? Saat itu, korban ditemukan di semak belukar kebun karet seberang SPBU Kecamatan Lembak. Kasusnya terkuak. Dua dari tiga pelakunya ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Sumsel, Satreskrim Polres Muara Enim, dan Polsek Lembak. Otak pembunuhan dan perampokan tersebut, Sohan (46), guru agama sebuah SD di Empat Lawang.

Dia ditangkap polisi di rumahnya, Jumat (28/10) lalu. Dua hari sebelumnya, polisi telah lebih dulu meringkus Evan (39), warga Jl Sapta Marga, Kecamatan Kalidoni. Sopir angkot jurusan Perumnas-Ampera sekaligus adik ipar Sohan itu ditangkap di kawasan BKB. Sedang seorang pelaku lain, Tn, dalam pengejaran polisi. Sohan mengaku telah menjadi otak dari perampokan terhadap korban. “Tapi niat awal saya sebenarnya tidak menyuruh untuk membunuh,” akunya saat gelar kasus di Mapolda Sumsel, kemarin (31/10).

Kata Sohan, dia terlilit utang dengan leasing sebesar Rp30 juta. Sudah tujuh bulan dia tidak membayar sehingga dikejar terus oleh debt collector leasing tersebut.“Saya bingung. Lalu, kami ngobrol dan merencanakan untuk merampok mobil travel,” jelasnya. Mereka lalu berpura-pura jadi penumpang travel. Korban yang saat itu menunggu penumpang di kawasan Seberang Ulu I diminta mereka mengantar ke wilayah Prabumulih.

Tanpa curiga, korban bersedia. Di tengah jalan, sebelum SPBU Lembak, Sohan minta berhenti dengan alasan ingin buang air kecil. Evan yang sudah bersiap lalu menjerat leher korban dari belakang. Sedang Tn yang menghujamkan pisaunya ke kepala dan tubuh korban. “Aku sudah teriak, jangan dibunuh, jangan dibunuh, jangan dibunuh. Tapi kejadiannya begitu cepat,” beber Sohan.

Setelah membuang korban di semak belukar tak jauh dari tugu batas kota, mereka membawa kabur Innova warna grey BG 1560 MW milik korban. Mobil itu dijual di kawasan Empat Lawang seharga Rp20 juta. “Uangnya kami bagi bertiga. Saya dapat Rp4,8 juta,” pungkasnya.

Setelah melakukan pembunuhan itu, Sohan tetap mengajar seperti biasa. Sedangkan Evan mengaku dapat bagian Rp4,5 juta. Uang itu ia gunakan untuk perawatan cucunya yang baru saja lahir di Bengkulu. “Cucu saya sakit. Jadi, butuh uang. Sementara menantu saya belum bekerja,” akunya.

Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga didampingi Kasubdit III AKBP Hans Rahmatullah mengatakan, selain meringkus kedua tersangka, juga menyita handphone Samsung tipe E1205 Y milik korban. Juga sejumlah baju, dua utas tali tambang plastik yang digunakan untuk menjerat leher korban. “Kedua pelaku kami jerat Pasal 365 ayat 3 tentang perampokan disertai pembunuhan dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Reskrim AKP Agus P dan Kapolsek Lembak AKP Aidil Fitri membenarkan adanya penangkapan itu."Kedua pelaku saat ini sudah diamankan di Polda Sumsel," ujarnya. Dijelaskan, saat penemuan awal, korban diketahui menderita 10 luka tusuk di tubuhnya. Awalnya, identitas korban tidak diketahui.

Pria yang memiliki ciri-ciri tinggi kisaran 170 cm, kulit putih dan rambut model mohak serta berumur kisaran 30 tahun tersebut ditemukan dengan kondisi memakai baju kaus putih penuh darah serta celana jeans pendek warna abu-abu dalam keadaan terlepas. Di lehernya ada tali dan kedua tangan terikat ke depan. Melalui penyelidikan, terungkaplah identitas korban.(vis/roz/ce2)

Published in DOR!
Selasa, 01 November 2016 03:49

Gaji RT Naik Rp100 Ribu, Berlaku Tahun Depan

PALEMBANG - Kabar gembira bagi para Rukun Tetangga (RT) yang ada di metropolis. Pasalnya, mulai tahun depan gaji mereka bakal mengalami kenaikan. Kenaikannya sebesar Rp100 ribu diharapkan bisa menambah semangat dalam bekerja. “Dengan kenaikan ini, kita berharap kinerja para RT bakal lebih produktif,” ujar Wakil Wali kota (Wawako) Fitrianti Agustinda saat dibincangi disela-sela acara pengukuhan 40 RT dan 10 RW di lingkungan Kelurahan D1 Kecamatan Ilir Timur (IT) I, kemarin (31/10).Dijelaskannya, kenaikan gaji para RT tersebut sengaja dilakukan. Yakni untuk memberikan semangat kerja dalam melayani masyarakat.

“Karena merekalah ujung tombak mengurus keperluan administrasi negara di lingkungan dan wilayah kerja masing-masing,” bebernya. Para ketua RT juga, lanjut dia, han yang bersentuhan langsung dengan masyarakat yang setiap harinya menerima laporan dan selalu berkomunikasi dengan masyarakat. Bahkan hampir 24 jam RT melakukan kegiataan yang berhubungan dengan keamanan dan ketentraman di lingkungan masing-masing. “Ini tentunya bukanlah tugas yang mudah dan memerlukan pendekatan yang ekstra kepada masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Camat IT 1 Agus Rizal merinci, untuk jumlah RT yang ada di kecamatannya sendiri sekitar 266 orang. “Untuk pelantikan keempat ini berjumlah 50 orang dengan 40 RT dan 10 RW,” terangnya seraya berharap para RT yang dilantik ini bisa bekerja lebih produktif lagi. (chy)

 

Published in METROPOLIS
Selasa, 01 November 2016 03:38

Laba Tumbuh 16,3 Persen

JAKARTA - Matahari Department Store mencatat pertumbuhan sepanjang sembilan bulan tahun ini. Laba bersih naik 16,3 persen menjadi Rp1,61 triliun, periode yang sama tahun lalu hanya Rp1,38 triliun. Penjualan kotor Rp13,21 triliun, tumbuh 9,2 persen dari tahun lalu Rp12,1 triliun. Pendapatan bersih Rp7,52 triliun, naik 10,4 persen dari sebelumnya Rp6,81 triliun.

"Terlepas dari lingkungan ekonomi yang kurang baik, strategi utama kami tetap tak berubah. Strategi ini membuat kami terus dapat meningkatkan penjualan dan laba," ujar Richard Gibson, CEO Matahari Department Store, kemarin.

Strategi tersebut, terang dia, adalah tetap fokus menyediakan produk fashionable dengan nilai lebih bagi pelanggan. Selain itu, pihaknya berupaya mengimplementasikan pengawasan ketat biaya internal seluruh divisi.

Saat ini, Matahari memiliki 148 gerai di 68 kota, termasuk 5 toko baru yang telah dibuka, yakni di Cileungsi (Jabar), Tanjung Pinang, (Riau), Jambi, Mojokerto, dan Kemang Jakarta Selatan. Satu gerai buka Oktober lalu di Semanggi Jakarta Selatan dan dua store baru hingga akhir tahun nanti.(rei/ce4)

Published in EKONOMI
Selasa, 01 November 2016 03:37

KH Nawawi Dencik : Dahlan Sedang Diuji Allah

PALEMBANG-Suport buat Dahlan Iskan terus mengalir.Tak hanya dari kalangan Dahlanis (sebutan para pendukung Dahlan Iskan), tapi juga dari para kyai dan alim ulama.Salah satunya dari imam besar Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, KH KgsNawawi Dencik Al-Hafidz.


Nawawi yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ahlul Quran menyebut, Dahlan Iskan orang yang baik. Dalam menjalankan tugas, sesuai aturan dan sebenar-benarnya. Kata Nawawi, Dahlan Iskan juga sangat dekat dengan para Kyai, Alim Ulama, dan Santri.

“Saya sangat sedih beliau dianggap korupsi. Mohon maaf, kalau menurut saya, secara finansial uang Dahlan Iskan itu sudah lebih.Jadi, bagaimana mungkin mau korupsi?Beliau bekerja saja tidak mau menerima gaji,” kata Nawawi, yang hafiz 30 juz, kemarin (31/10).

Namun, kata Nawawi yang juga pendiri Ponpes Al Lathifiyyah Palembang,dirinya yakin Allah akan memberikan jalan yang terbaik buat Dahlan Iskan. “Orang yang baik, ujiannya berat. Tapi, itu tanda kecintaan Allah pada hamba-Nya yang baik.Dari sekian banyak manusia di Indonesia ini, Dahlan diuji-Nya. Dicintai-Nya. Ini jalan bagi Dahlan untuk menuju kebaikan,” lanjutnya.

Nawawi mengenal Dahlan Iskan sebagai sosok yang dekat dengan pemuka agama. Bahkan, lanjut Nawawi, Dahlan Iskan-lah yang mendatangkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf pada acara "Palembang bersholawat" di lapangan Masjid Al-Burhan, Jl Basuki Rahmat, Lorong Zuriah--belakang Hotel Aston Palembang tahun 2012 lalu.

“Sebelumnya, Pak Dahlan memang mengatakan pada saya usai shalat berjamaah di Masjid Agung. Kata beliau, ingin membawa Habib Syech ke Palembang.Mendatangkan Habis Syech itu sulit. Jadwalnya padat. Tapi, Dahlan menepati janjinya. Itu bukti Dahlan Iskan orang yang amanah,” lanjutnya.

Nawawi juga berkeinginan untuk menjenguk Dahlan Iskan di Lapas Madaeng, Sidoarjo. Menurutnya, dia khawatir dengan kesehatan Dahlan Iskan.Apalagi, pernah menjalani operasi transplantasi hati. “Mudah-mudahan beliau bisa jaga kesehatan. Selalu dijaga dan dilindungi Allah,”pungkasnya.

Sementara, Koordinator Dahlanis Sumsel, Aidil Mashar mengatakan dalam waktu dekat, Dahlanis Sumsel akan menggelar aksi pengumpulan tanda tangan.“Kalau aksinya, ya sama seperti Dahlanis Surabaya dan Malang lakukan. Segera akan kami gelar," pungkasnya. (vis)

 

Published in NASIONAL
Halaman 1 dari 217

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca